YouTube Facebook Twitter RSS
16 Oct 2018, 0

Internasional

Prajurit KRI Bung Tomo-357 Terima Penghargaan PBB

Saturday, 23 April 2016 | View : 1425

siarjustisia.com-SURABAYA

Prajurit KRI Bung Tomo-357 yang tergabung dalam Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/UNIFIL atau "United Nations Interim Force in Lebanon" menerima penghargaan atau tanda jasa dari PBB.

Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan dalam surat elektronika yang diterima awak media di Surabaya, akhir pekan ini, menjelaskan penghargaan itu diterima dalam Medal Parade, yakni upacara seremonial penganugerahan dan penyematan UN Medal atau Tanda Jasa PBB pada 18 April 2016.

"Penghargaan ini diberikan atas prestasi yang telah diraih dalam pelaksanaan operasi tanpa cacat serta partisipasi aktifnya dalam keikutsertaan menjaga perdamaian dunia," kata Dansatgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/UNIFIL-2015 itu.

KRI Bung Tomo-357 telah bergabung dengan UNIFIL sejak bulan Oktober 2015 untuk melaksanakan operasi menjaga stabilitas keamanan sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701.

Upacara "Medal Parade" itu dilaksanakan di dermaga 3 Port of Beirut pada 18 April 2016 pukul 10.00 Local Time (GMT+3) dengan Inspektur Upacara, Maritime Task Force (MTF) Commander, Rear Admiral (RADM) Claudio Henrique Mello De Almeida.

Sejak berdirinya pada tahun 2006, MTF telah dibantu oleh kapal perang dari Angkatan Laut berbagai negara, Kontingen Indonesia bisa berbangga karena melanjutkan tradisi sebelumnya sebagai partisipan sejak tahun 2009.

Turut hadir dalam upacara adalah Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur Laksamana Muda TNI Darwanto besertai Ketua Daerah Jalasenastri Armada Timur Ny. Ina Darwanto, dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Lebanon, Achmad Chozin Khumaidy.

Selain itu, 14 Duta Besar RI Negara Sahabat di antaranya Dubes RI untuk Suriah, Malaysia, Austria, Yunani, Bangladesh, Pakistan, Palestina, Chad, India, Yaman, Korea Selatan, Maladewa, Australia, dan Kuwait.

Seperti dikabarkan sebelumnya Tentara Nasional Indonesia, khususnya TNI Angkatan Laut  melepas keberangkatan salah satu kapal perang terbaru dari jenis Multi Role Light Frigate (MRLF) yakni KRI Bung Tomo-357 dalam rangka Satuan Tugas Maritim Task Force (Satgas MTF) TNI Konga XXVIII-H Unifil Lebanon dalam suatu upacara militer yang akan dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E.

KRI Bung Tomo-357 yang dikomandani Kolonel (P) Yayan Sofiyan, S.T. selaku Dansatgas MTF Konga XXVIII-H/UNIFIL TA. 2015, akan menggantikan KRI Sultan Iskandar Muda (KRI SIM-367) yang telah beroperasi di perairan Lebanon hampir satu tahun lamanya. KRI TOM-357 membawa sebanyak 107 prajurit yang merupakan prajurit terpilih yang telah melalui beberapa tahapan seleksi yang sangat ketat yang terdiri dari 88 prajurit awak kapal perang, pilot dan kru Heli sebanyak 7 orang, perwira kesehatan (dokter), Kopaska, Penyelam, perwira intelijen dan perwira penerangan.

Tujuan keberangkatan KRI Bung Tomo-357 ini untuk mengemban misi perdamaian dunia sesuai mandat Dewan Keamanan PBB Nomor 1701, yang akan bergabung dengan kapal perang angkatan laut negara lainnya yang tergabung dalam Gugus Tugas Maritim (Maritime Task Force) di wilayah perairan Lebanon.

Selain itu, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-H  mempunyai tugas pokok antara lain: melaksanakan Maritime Interdiction Operation (MIO) untuk membantu Angkatan Bersenjata Lebanon atau LAF dalam mencegah  pemasukan senjata illegal dan materiil pendukung lainnya ke Lebanon, serta membantu LAF dalam meningkatkan kemampuan pelaksanaan tugas penegakan kedaulatan.

KRI Bung Tomo-357 ini bertugas selama 10 bulan, dengan rincian 2 bulan pelayaran berangkat dan pulang serta 8 bulan berada di Area of Maritime Operations Lebanon. Rute yang dilewati selama pelayaran menuju Lebanon, yaitu Surabaya-Jakarta-Belawan-Colombo-Salalah-Port Said dan Beirut.

Sebelumnya, Indonesia telah mengirimkan empat kapal perang secara bergantian pada misi Satgas MTF Lebanon dari jenis  Korvet kelas SIGMA (Ship Integrated Geometrical Modularity Approach) yakni KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Frans Kaisepo-368, serta KRI Diponegoro-365, dan baru tahun ini, TNI Angkatan Laut mengirimkan Alutsista terbaru jenis Multi Role Light Frigate (MRLF).

KRI Bung Tomo-597 merupakan satu dari tiga buah kapal perang yang dibeli oleh pemerintah Indonesia produksi BAE System Maritime Naval Ship Inggris, kedua kapal perang lainnya adalah KRI John Lie-358 dan KRI Usman Harun-359. KRI TOM-357 mempunyai spesifikasi berat 1,940 ton dengan panjang keseluruhan 95 meter, lebar 12,8 meter, dengan tenaga penggerak mesin 4 X Man B&W ruston diesel engine yang dapat menyemburkan tenaga hingga berkecepatan mencapai 30 knot dengan daya jelajah 9.000 km.

Persenjataan yang dimiliki antara lain Meriam Oto Melara 76 mm, dua meriam MSI Defence DS 30 B REMSIG 30 mm, Peluncur Triple BAE System kaliber 324 mm untuk perang atas air, enam belas tabung peluncur peluru kendali permukaan ke udara VLS MBDA VLS Mica (BAE System), dua tabung peluru kendali MBDA (Aerospatiale) MM-40 Block II Exoxet serta dilengkapi Radamec 2500 yang merupakan perangkat sensor elektro optic weapon director, dimana alat ini dapat disetting multi mode auto tracker, yaitu lima sasaran dapat dipantau sekaligus dari jarak 18.000 meter. (ant/jos)

See Also

Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.766.994 Since: 07.04.14 | 0.5978 sec