YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Ekonomi

Tigerair Mandala Berhenti Terbang 1 Juli 2014

Saturday, 21 June 2014 | View : 374

siarjustisia.com-JAKARTA.

Dewan Direksi PT. Mandala Airlines, pemilik brand Tigerair Mandala, mengumumkan bahwa Tigerair Mandala akan menghentikan kegiatan operasional dimulai terhitung tanggal 1 Juli 2014.

Alasannya, sektor penerbangan di Indonesia sudah melebihi kapasitas. Kemudian juga meningkatnya beban operasi yang disebabkan penurunan nilai kurs rupiah.

Dewan mengambil keputusan dengan mempertimbangkan beberapa faktor, antara lain penurunan kondisi pasar Mandala, serta meningkatnya biaya operasional akibat tajamnya depresiasi Rupiah. "Kami telah berusaha mencari berbagai solusi untuk tetap beroperasi, termasuk berdiskusi dengan calon mitra strategis dan penanam modal," kata Ketua Dewan Komisaris Mandala Airlines, Jusman Syafii Djamal, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (18/6/2014).

Pada saat bersamaan, Dewan sedang membahas dengan para pemegang saham untuk menyelesaikan kewajiban utama Mandala kepada para karyawan dan krediturnya.

Sejak beroperasi kembali di bulan April 2012, Mandala terus mengalami kerugian. Dewan meninjau posisi Mandala dan memutuskan bahwa Mandala tidak memiliki sumber daya memadai untuk melanjutkan kegiatan operasionalnya.

Setelah pengumuman ini, penerbangan terakhir yang akan dioperasikan oleh Mandala adalah RI545 pada tanggal 1 Juli 2014, di mana dijadwalkan berangkat dari Hongkong menuju Denpasar pada pukul 02.35 WIB. Selain penerbangan di atas, seluruh penerbangan Mandala pada tanggal 1 Juli 2014 dan seterusnya dibatalkan.

Tigerair Group akan membantu semua penumpang korban dampak penghentian kegiatan operasi ini baik melalui pengalihan penerbangan ke penerbangan Tigerair (TR) jika ada kursi tersedia atau melalui pengembalian dana tiket untuk periode perjalanan pada atau setelah 1 Juli 2014.

Maskapai telah secara resmi menyampaikan informasi terkait penghentian operasional terhitung tanggal 1 Juli 2014 ini kepada Direktorat Jenderal Perhubungan.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal perhubungan udara membenarkan Tigerair Mandala bakal berhenti terbang 1 Juli 2014. Surat pernyataan untuk berhenti beroperasi secara resmi sudah diterima Kemenhub hari Rabu (18/6/2014). "Iya memang berhenti beroperasi. Kita tahu sejak dua hari lalu, diberitahu secara lisan. Kemarin mengirim surat kepada kami dan pagi tadi sudah resmi kita terima," ungkap Direktur Angkutan Udara, Djoko Moerdjatmojo kepada wartawan, Rabu (18/6/2014).

Djoko Moerdjatmojo membeberkan alasan di balik berhentinya Tigerair Mandala. Alasan utamanya karena maskapai ini rugi. Maskapai ini juga memiliki utang. Sehingga uang yang ada saat ini akan dipergunakan untuk membayar utang avtur dan refund tiket. Sebenarnya, Mandala masih menunggu calon investor yang berkenan menyelamatkan maskapai ini. Namun, calon investor yakni Citilink dan AirAsia membatalkan mengakuisisi Tigerair Mandala.

"Ya kan rugi, daripada duitnya dipakai untuk operasional tapi rugi terus ya lebih baik dibuat bayar utang avtur maupun untuk refund," jelasnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memberikan waktu 30 hari kepada manajemen Tigerair Mandala, PT. Mandala Airlines, sebelum rute penerbangan diberikan kepada maskapai lainnya.

Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Eddy Wibowo menerangkan, ketika per 1 Juli 2014 Mandala berhenti beroperasi, akan diberikan waktu 30 hari sebelum rute penerbangan diberikan kepada maskapai lainnya.

Sesuai aturan yang berlaku, izin rute akan hangus dalam jangka waktu 2x30 hari dari berhentinya penerbangan. Izin akan hangus jika selama dua bulan Mandala tak kunjung kembali terbang.

Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Eddy Wibowo mengatakan, berhenti beroperasinya Mandala adalah konsekuensi dari pasar terbuka. Persaingan antara maskapai cukup keras sekarang ini. ''Kita ikut prihatin atas berhenti beroperasi Mandala,'' terang dia kepada wartawan, Rabu (18/6/2014).

Sedangkan, untuk SIUP akan dicabut dalam 1 tahun sejak berhenti beroperasi. "Sama lah aturannya kayak Merpati dan Sky Aviation," ucapnya.

Terlepas dari itu, Direktur Angkutan Udara, Djoko Moerdjatmojo berharap Mandala tidak bernasib sama seperti Merpati Airlines atau Sky Aviation. "Jangan lah sampai ada lagi yang berhenti. Nanti yang susah kita juga," paparnya.

Menurut Djoko Moerdjatmojo, saat ini Sky Aviation telah mendapat pemilik baru. Tapi dia belum dapat memastikan kapan Sky Aviation mulai terbang kembali. "Saya dengar Sky Aviation sudah ada investor, tapi belum ada laporan secara resmi," bebernya.

Untuk informasi lebih lanjut, penumpang yang membutuhkan klarifikasi serta bantuan bisa mengunjungi situs Tigerair, atau menghubungi call center Mandala di (+6221) 2939-6688 atau call center Tigerair terhitung dari tanggal 18 Juni 2014 hingga 31 Juli 2014. (mer/jos)

See Also

Sinergitas Babinsa 13/Karangawen Dengan PPL Saat Dampingi Petani Tanam Kedelai
Danramil 01/Demak Kota Hadiri Launching Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Babinsa Pos Koramil Kebonagung Bersama Warga Bahu Membahu Buat Sumur Penampungan Air
Babinsa 03/Wonosalam Himbau Petani Untuk Segera Persiapkan Lahan Pertanian
Babinsa 01/Demak Kota Turun Langsung Ke Sawah Tebar Benih Padi
Finishing Pembuatan Jalan Beton TMMD Sengkuyung III Tahun 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Petani Tanam Padi Dengan Sistem Gogorancah MT1
Menjalin Keharmonisan, Babinsa Dan Masyarakat Laksanakan Kerja Bakti Pengecoran Jalan Desa
Babinsa Turun Ke Sawah Bantu Petani Siapkan Lahan Pertanian
Anggota Saka Wira Kartika Ikut Bantu Satgas TMMD Bangun Jalan
Babinsa Koramil 10/Guntur Bergotong Royong Bantu Rehab Rumah Warga
Babinsa 12/Mranggen Bantu Panen Padi Perdana
Bursa Asia Melemah
The Fed Naikkan Suku Bunga
Babinsa 12/Mranggen Bantu Petani Sukseskan Swasembada Pangan
Dandim 0716/Demak Bersama LBB Panen Raya Dan Masyarakat Desa Ruwit
Panen Padi L-58 Aromatik Kodim 0716/Demak Dan Lumbung Banyu Bumi
Dandim 0716/Demak Bersama Masyarakat Panen Raya Demlot
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Koperasi Dinilai Penting Untuk Menunjang Pengembangan Usaha Batik Bakaran
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Kembangkan Jenis Usaha Yang Unik Dan Berbeda
Harga Pertalite Naik Rp 200 Per Liter
Usaha Sergab Kodim 0716/Demak Di Kala HPP Lebih Rendah Dari Pasar
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.346 Since: 07.04.14 | 0.5959 sec