YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Hot News

Massa Prabowo-Hatta Ngamuk Dan Serang Rumah Warga

Tuesday, 24 June 2014 | View : 504

siarjustisia.com-BANTUL.

Seusai melakukan kampanye di lapangan Pandowoharjo, Bantul, massa kampanye calon presiden (capres) nomor urut satu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengamuk di Jalan Bantul, Dusun Kweni, RT02, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Selasa (24/6/2014). Pengrusakan diduga dilakukan oleh sekitar ratusan massa pendukung Prabowo-Hatta.

Sejumlah rumah dan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang berada di Jl. Bantul tepatnya Dusun Kweni, RT02, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul dirusak sekelompok massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang tengah melakukan konvoi, Selasa (24/6/2014) sekitar pukul 16.00 WIB. Paling tidak ada 4 rumah warga, 2 mobil, dan 3 sepeda motor yang menjadi korban amukan massa.

Massa pendukung yang mayoritas berpakaian hijau tersebut adalah simpatisan PPP itu tiba-tiba menyerang deretan rumah warga di sisi barat jalan tanpa alasan yang jelas. Massa pendukung Prabowo-Hatta melempari rumah warga dengan batu ukuran besar.

Sejumlah mobil nampak remuk kacanya. Tak hanya itu beberapa motor warga juga jadi sasaran keganasan aksi brutal massa. Akibatnya, beberapa mobil dan sepeda motor nampak tergeletak dirusak massa.

Masa pendukung capres yang mengenakan kaos, seragam satgas warga hijau itu menyerang warga yang menonton di sepanjang Jalan Bantul Dusun Kweni. Warga yang menonton konvoi di pinggir jalan, ada yang mengalami kekerasan oleh sekelompok massa tersebut.

Tak ketinggalan massa juga melempari rumah warga dengan batu ukuran besar yang ada di sekitar lokasi. Massa berseragam satgas warna hijau tersebut melempari rumah warga dengan batu sehingga ada beberapa kaca jendela dan genting rumah warga yang pecah.

“Tiba-tiba massa simpatisan Prabowo-Hatta datang dan langsung menyerang. Yang diserang rumah-rumah warga di sebelah barat Jalan. Saat itu saya berada di dalam rumah. Begitu ada batu menembus eternit saya langsung lari menggendong anak saya ke arah barat belakang rumah," urai warga setempat Yanti (50).

"Kejadian sekitar pukul 16.30 WIB. Massa yang datang langsung menyerang warga yang ada dipinggir jalan dengan kayu untuk bendera. Ada yang bawa senjata tajam juga," jelas salah satu saksi Waskito warga Dusun Kweni, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul.

Dia mengaku terkejut ketika melihat warga yang menonton langsung diserang. Beberapa orang ada yang lari masuk ke dalam rumah ada gang kampung untuk menyelamatkan diri. "Motor yang rusak karena dipukuli pakai kayu dan batu kemudian ditendang hingga jatuh. Jumlah orang yang menyerang banyak lebih kalau 50-an orang," sambung Waskito.

Petugas yang datang ke lokasi langsung menghentikan aksi saling lempar dan meminta rombongan untuk meneruskan perjalanan. "Kondisi mulai kondusif namun paska kejadian banyak petugas yang berjaga untuk mengantisipasi tindak balasan dari warga dan masa Prabowo-Hatta," imbuh Waskito, salah seorang saksi.

Menurut salah satu pemilik rumah yang dirusak, Heri, kejadian terjadi tanpa diketahui penyebabnya. Heri yang waktu itu sedang berada di kamar mendengar suara benda-benda di banting dan mobilnya dipecahkan kaca depannya.

Melihat itu Heri langsung menyelamatkan keluarganya dan bersembunyi di dalam rumah. Sementara itu massa terus melempari. "Kejadian sekitar pukul 4 lewat, kebetulan pas dikamar jadi nggak tau persis apa sebabnya," ungkapnya.

Selain Heri, Ahmad salah seorang warga yang juga rumahnya dirusak menyatakan hal yang serupa. "Saya nggak tau penyebabnya, tiba-tiba ada yang kejar-kejaran langsung menyerang, melempari dengan batu," paparnya.

Ahmad menduga kemungkinan penyerangan terjadi karena di kampung Kweni merupakan salah satu basis PDIP. "Mungkin karena disini basis," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 16.24 WIB, telah terjadi penyerangan dan pengrusakan rumah diantaranya di rumah milik Bapak Boegiono (Bengkel Las Adi Haskar) Jalan Bantul, Dusun Kweni, RT02, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Kaca rumah milik Sukimin dan Budiono di Jalan Bantul, Dusun Kweni, RT02, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul pecah terkena lemparan batu. Sebuah toko mebel juga turun menjadi korban amukan massa dan kios/warung milik warga juga ada yang rusak.

Selain itu, dua buah mobil rusak diantaranya mobil Daihatsu Grand Max nopol AB 8064 LH yang diparkir di pinggir jalan, kaca depan pecah. Akibat kejadian tersebut tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil Kijang Pick Up dengan nopol AB 9273 GB rusak. Beberapa sepeda motor milik warga yakni sepeda motor rusak sebanyak 3 buah yakni sepeda motor Supra X 125 AB 2529 NF, Suzuki Smash AB 2183 NJ, dan Honda Supra Fit AD 6716 HC.

Sebagaimana diketahui, sebelum peristiwa perusakan terjadi, hari ini massa pendukung pasangan capres cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa baru saja mengikuti kampanye terbuka di Lapangan Cepit, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul yang dimeriahkan oleh si ‘Raja Dangdut’ Rhoma Irama dan Orkes Soneta.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. R. Slamet Santoso menyatakan sebanyak 300 personel gabungan dari Polda DIY, Polresta Yogyakarta dan Brimob langsung diturunkan untuk mengantisipasi bentrok susulan kembali terjadi. "Petugas sudah membubarkan massa yang masih berkerumun," tegasnya. (mer/viv/det)

See Also

Artis Senior Titi Qadarsih Meninggal
Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban KM Sinar Bangun
Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Musibah KM Sinar Bangun Di Perairan Danau Toba
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Pendiri Matahari Group Ditemukan Meninggal Di Sungai Ciliwung
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jabar Meninggal Dunia
Perdana Menteri Jepang Bubarkan Majelis Rendah Parlemen
Press Release MESANIH Pelayanan Jasa Online Berbasis Budaya Lokal
Kodim 0721/Blora Gelar Doa Bersama 171717
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Doa Bersama 171717 Demi Keutuhan NKRI
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Rektor UMK Tegaskan Tolak Narkoba Dan Paham Radikal
Dandim 0716/Demak Tangkal Radikalisme Lewat Mujahadah
Rotasi Sejumlah Perwira Tinggi Dan Perwira Menengah Di Tubuh Polri
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Kodim 0716/Demak Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
Julia Perez Meninggal
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Kapolri Beri Penghargaan Ke 5 Kapolres Terbaik
Pengambilan Sumpah 64 Advokat Peradin Oleh PT Banten
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.397 Since: 07.04.14 | 0.5963 sec