YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Olahraga

Belgia Tekuk Rusia 1-0

Monday, 23 June 2014 | View : 404

siarjustisia.com-RIO DE JANEIRO.

Pertandingan Grup H Piala Dunia 2014 kembali tersaji, Minggu (22/6/2014) pk 17.00 waktu setempat.

Kali ini mempertemukan antara Belgia dan Rusia yang diadakan di Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Brasil mengeluarkan Belgia sebagai pemenangnya. Gol tunggal Divock Origi akhirnya membawa Belgia ke jalur kemenangan atas Rusia. ‘Setan Merah’, julukan Belgia menang 1-0 sekaligus memastikan diri lolos ke babak 16 besar.

Pada laga yang dihelat di Estadio Maracana, Rio de Janeiro, Brasil Minggu (22/6/2014) malam WIB, pertandingan relatif saling serang sejak menit awal. Pada babak pertama Belgia dan Rusia sama-sama bermain menyerang sejak menit awal. Tak banyak peluang hadir dari kedua tim.

Gelandang Rusia, Viktor Fayzulin, mengancam lebih dulu lewat tendangan jarak jauh. Tapi masih bisa diblok oleh kiper Thibaut Courtois.

Giliran Belgia sekarang. Dries Mertens tendangan kerasnya dari sisi depan kiri kotak penalti Rusia masih menyamping ke kiri gawang Igor Akinfeev.

Tak hanya sekali, lima menit kemudian atau pada menit ke 19, dirinya melakukan hal serupa. Namun hasilnya tetap sama.

Dilatih oleh pelatih penuh pengalaman, Fabio Capello, Rusia berhasil memuncaki grup F pada babak kualifikasi Piala Dunia 2014. Mengemas 7 kemenangan dengan mencetak 20 gol berbanding 5 kebobolan, Rusia berhasil mengemas 22 poin. Namun, Rusia harus bermain imbang 1-1 kala menghadapi wakil Asia, Korea Selatan di partai perdana.

Kembali ke pertandingan. Pertahanan Rusia, terutama sektor kiri benar-benar dibuat tak nyaman oleh Dries Mertens, winger yang bermain bersama Napoli ini terus mengancam melalui aksi individunya. Namun, penyelesaian akhir menjadi problem tersendiri bagi dirinya.

Tiga menit sebelum turun minum hampir memecahkan kebuntuan melalui Viktor Fayzulin dan Aleksandr Kokorin. Viktor Fayzulin melakukan first time keras dari depan kotak penalti hasil sepak pojok. Tapi bola masih tipis di atas mistar gawang. Lalu Aleksandr Kokorin yang sundulannya masih sedikit menyamping dari gawang Belgia.

Kedudukan imbang tanpa gol menjadi hasil di 45 menit pertama pertandingan kedua Grup H Piala Dunia 2014.

Hingga Babak pertama berakhir skor imbang tanpa gol.

Hasil ini tentu bukan suatu yang baik bagi Rusia.

Di babak kedua pertandingan berjalan dalam tempo lebih pelan dibanding babak sebelumnya. Relatif tak ada peluang berbahaya dari kedua tim.

Babak kedua masih tanpa gol, membuat Rusia ingin mencuri kemenangan lebih awal. Kali ini pertahanan Belgia yang direpotkan oleh barisan tengah dan depan Rusia. Salah satunya melalui tendangan Denis Glushakov di dalam sarang pertahanan Belgia. Tetapi bola masih terlalu lemah dan melambung ke atas mistar. Rusia kembali memiliki peluang berbahaya, setelah tendangan keras mendatar Andrey Eshchenko berjarak tipis dari sisi kanan gawang Thibaut Courtois.

Masuknya Alan Dzagoev di menit 84 hampir berbuah petaka bagi Rusia. Anak asuh Marc Wilmots ini hampir benar-benar membuka keunggulan kalau saja tendangan bebas pemain bertalenta Kevin Mirallas tak membentur tiang gawang Igor Akinfeev.

Belgia masih penasaran. Giliran aksi individu Eden Hazard yang menusuk ke jantung pertahanan Rusia dan melakukan tembakan keras. Namun hanya berbuah sepakan pojok.

Kebuntuan akhirnya pecah tiga menit jelang waktu normal usai.

Belum hilang kecemasan lini pertahanan Rusia, Rode Duivels-julukan Belgia, kembali mengancam. Kali ini berbuah manis.

Eden Hazard mengawali serangan Belgia usai menerima umpan Divock Origi dan berlari hingga ke kotak penalti.

Pemain Belgia, Eden Hazard yang sangat sering merepotkan baris pertahanan sebelah kanan Rusia lagi-lagi mampu merangsek lewat sodoran individunya dan mengoper bola ke arah Divock Origi.

Mendekati garis out, Eden Hazard kemudian menyodorkan umpan tarik yang dituntaskan dengan baik oleh Divock Origi dengan kaki kanannya. Divock Origi pun menyelesaikan tugasnya dengan baik di menit 88.

Tersisa dua menit, tak ada lagi gol tercipta. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Laga tampak akan berakhir imbang sampai Divock Origi mencetak satu-satunya gol di laga ini pada menit 88 sekaligus menambah poin Belgia menjadi enam dari dua laga. Dengan hasil kemenangan ini Belgia pun dipastikan melenggang ke babak selanjutnya di Piala Dunia 2014 yaitu melaju ke babak 16 besar.

Kondisi ini membuat tim asuhan Marc Wilmots itu lolos ke perdelapanfinal sebagai wakil pertama Grup H. Perolehan poin Belgia itu minimal akan menempatkannya di posisi kedua.

Sementara itu, Rusia baru mengumpulkan 1 poin dari dua laga usai di laga pertama bermain imbang 1-1 dengan Korea Selatan.

Berikut data dan fakta Belgia-Rusia:

Susunan pemain

Belgia (4-2-3-1):

1-Thibaut Courtois, 2-Toby Alderweireld, 15-Daniel Van Buyten, 4-Vincent Kompany (k), 3-Thomas Vermaelen (5-Jan Vertonghen 31'), 6-Axel Witsel, 8-Marouane Fellaini, 14-Dries Mertens (11-Kevin Mirallas 75'), 7-Kevin De Bruyne, 10-Eden Hazard, 9-Romelu Lukaku (17-Divock Origi 57').

Cadangan: 20-Adnan Januzaj, 12-Simon Mignolet, 22-Nacer Chadli, 19-Mousa Dembele, 16-Steven Defour, 21-Anthony Vanden Borre, 18-Nicolas Lombaerts, 23-Laurent Ciman, 13-Sammy Bossut.

Pelatih: Marc Wilmots.

Rusia (4-2-3-1):

1-Igor Akinfeev, 2-Aleksei Anatolyevich Kozlov (22-Andrey Yeshchenko 62'), 14-Vasili Berezutski (k), 4-Sergei Ignashevich, 23-Dmitri Kombarov, 8-Denis Glushakov, 20-Viktor Fayzulin, 19-Aleksandr Samedov (11-Alexander Kerzhakov 90'), 6-Maksim Kanunnikov, 17-Oleg Shatov (10-Alan Dzagoev 83’), 9-Aleksandr Kokorin.

Cadangan: 7-Igor Denizov, 18-Yuri Zhirkov, 12-Yuri Lodigin, 13-Vladimir Granat, 21-Aleksei Ionov, 16-Sergey Viktorovich Ryzhikov, 15-Pavel Mogilevets, 5-Andrei Sergeyevich Semyonov, 3-Georgi Schennikov.

Pelatih: Fabio Capello.

Gol: Divock Origi 88'.

Tendangan ke gawang: 2-3.

Penguasaan bola: 51%-49%.

Pelanggaran: 13-9.

Offside: 7-0.

Kartu Kuning: 2-1 Axel Witsel (Belgia), Toby Alderweireld (Belgia), Denis Glushakov (Rusia).

Stadion: Estadio Jornalista Mário Filho (Maracanã), Rio de Janeiro, Brasil.

Penonton: 73.819 orang

Wasit: Felix Brych dari Jerman. (jos)

See Also

Hempaskan UEA 1-0, Indonesia U-19 Melaju Ke Perempat Final
Presiden Joko Widodo Dan Petinggi Negara Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
Dandim 0716/Demak Ajak Danramil Beserta Perwira Staf Untuk Bertanding Bola Voli
Kodim 0716/Demak Dan Polres Siap Amankan Pengambilan Api Abadi Di Mrapen
Menko PMK Bilang Manfaatkan Asian Games 2018 Untuk Tingkatkan UKM, Ekonomi, Dan Parawisata
Muhammad Zohri Juarai Lari 100 Meter Putra Kejuaraan Dunia Atletik U-20
Kalahkan Inggris 2-1, Kuda Hitam Kroasia Bikin Kejutan Maju Ke Final
Kalahkan Belgia Skor Tipis 1-0, Prancis Capai Final Piala Dunia 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Kapolres Buka Turnamen Usia Dini Se-Jateng Dan DIY
Kento Momota Rebut Gelar Indonesia Terbuka Untuk Kedua Kalinya
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Raih Gelar Indonesia Terbuka 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Indonesia Terbuka 2018
Hempaskan Tuan Rumah 4-3 Lewat Adu Penalti, Kroasia Capai Semi Final
Tekuk Swedia 2-0, Inggris Melaju Ke Semi Final
Tenggelamkan Brazil 2-1, Belgia Maju Ke Semi Final
Prancis Maju Ke Semi Final Setelah Menang Telak 2-0 Atas Uruguay
Kemenpora Sosialisasikan ASIAN Games Di Kudus
TNI-Polri Bersinergi Dengan Bermain Bola Bersama Forkopimcam Dan Lurah Se-Kecamatan Demak
KONI Demak Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Provinsi
Singkirkan Argentina 4-3, Prancis Maju Ke Perempat Final
Belgia Menang Tipis 1-0 Atas Inggris
Tunisia Tundukkan Panama 2-1
Prajurit Kodim 0716/Demak Bina Kemampuan Dengan Lari Jalan
Senegal Takluk Dari Kolombia 0-1
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.360 Since: 07.04.14 | 0.8773 sec