YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Hukum

Polisi Temukan Panah Di Rumah Pembom Gereja Oikumene Samarinda

Friday, 18 November 2016 | View : 386

siarjustisia.com-SAMARINDA.

Polisi menemukan busur dan panah di rumah terduga pelaku peledakan bom di Gereja Oikumene, Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No.32, RT03, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
"Tadi pagi saat dilaksanakan Jumat (18/11/2016) bersih, di rumah terduga pelaku bom, ditemukan busur dan panah," beber Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwiputro, Jumat (18/11/2016).
Polisi telah menetapkan lima orang tersangka pelaku ledakan bom di Gereja Oikumene.
"Kelima orang tersebut termasuk pelaku yang ditangkap sesaat setelah terjadi ledakan, sementara empat orang lainnya ditetapkan tersangka sejak kamarin malam (Kamis). Empat orang yang ditetapkan tersangka itu adalah dari 19 orang yang sebelumnya dimintai keterangan sebagai saksi," jelas Kombes Pol. Setyobudi Dwiputro.
Dari 19 orang itu, beberapa orang diantaranya telah dipulangkan.
"Ada empat atau lima orang dari 19 yang dimintai keterangan itu telah dipulangkan dan mereka adalah perempuan. Sementara, lainnya masih diperiksa intensif," ucap Kombes Pol. Setyobudi Dwiputro.
Tim penyidik gabungan masih akan melakukan gelar perkara untuk menentukan peran mereka pada peledakan bom di Gereja Oikumene.
"Kemungkinan masih bertambahnya jumlah tersangka tetap ada dan itu akan diketahui setelah dilakukan gelar perkara yang akan dilaksanakan hari ini," papar Kombes Pol. Setyobudi Dwiputro seraya mengatakan hasil gelar perkara akan dilaporkannya ke Kapolda Kaltim esok Sabtu (19/11/2016).
Bom meledak di Gereja Oikumene di Kota Samarinda, Minggu (13/11/2016) pagi sekitar pukul 10.15 WITA, menyebabkan lima orang terluka, empat diantaranya menderita luka bakar serius dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah IA Moeis Samarinda Seberang.
Salah satu korban adalah balita Intan Olivia Br. Marbun (2,5). Keesokan harinya Intan Olivia Br Marbun meninggal dunia akibat luka bakar yang membengkakkan paru-parunya setelah menghirup asap saat ledakan bom di gereja itu.
Pelaku pemboman bernama Juhanda alias Jo bin Muhammad Aceng (33 tahun), warga asal Ciniru, Kabupaten Kuningan berhasil diringkus warga saat hendak melarikan diri dengan berenang di Sungai Mahakam. (ant)

See Also

Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Artis Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Polres Metro Jakarta Selatan Gali Motif Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Polres Metro Jakarta Selatan Tangkap Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.247.927 Since: 07.04.14 | 0.6014 sec