YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2019, 0

Hukum

Polisi Temukan Panah Di Rumah Pembom Gereja Oikumene Samarinda

Friday, 18 November 2016 | View : 448

siarjustisia.com-SAMARINDA.

Polisi menemukan busur dan panah di rumah terduga pelaku peledakan bom di Gereja Oikumene, Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No.32, RT03, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
"Tadi pagi saat dilaksanakan Jumat (18/11/2016) bersih, di rumah terduga pelaku bom, ditemukan busur dan panah," beber Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudi Dwiputro, Jumat (18/11/2016).
Polisi telah menetapkan lima orang tersangka pelaku ledakan bom di Gereja Oikumene.
"Kelima orang tersebut termasuk pelaku yang ditangkap sesaat setelah terjadi ledakan, sementara empat orang lainnya ditetapkan tersangka sejak kamarin malam (Kamis). Empat orang yang ditetapkan tersangka itu adalah dari 19 orang yang sebelumnya dimintai keterangan sebagai saksi," jelas Kombes Pol. Setyobudi Dwiputro.
Dari 19 orang itu, beberapa orang diantaranya telah dipulangkan.
"Ada empat atau lima orang dari 19 yang dimintai keterangan itu telah dipulangkan dan mereka adalah perempuan. Sementara, lainnya masih diperiksa intensif," ucap Kombes Pol. Setyobudi Dwiputro.
Tim penyidik gabungan masih akan melakukan gelar perkara untuk menentukan peran mereka pada peledakan bom di Gereja Oikumene.
"Kemungkinan masih bertambahnya jumlah tersangka tetap ada dan itu akan diketahui setelah dilakukan gelar perkara yang akan dilaksanakan hari ini," papar Kombes Pol. Setyobudi Dwiputro seraya mengatakan hasil gelar perkara akan dilaporkannya ke Kapolda Kaltim esok Sabtu (19/11/2016).
Bom meledak di Gereja Oikumene di Kota Samarinda, Minggu (13/11/2016) pagi sekitar pukul 10.15 WITA, menyebabkan lima orang terluka, empat diantaranya menderita luka bakar serius dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah IA Moeis Samarinda Seberang.
Salah satu korban adalah balita Intan Olivia Br. Marbun (2,5). Keesokan harinya Intan Olivia Br Marbun meninggal dunia akibat luka bakar yang membengkakkan paru-parunya setelah menghirup asap saat ledakan bom di gereja itu.
Pelaku pemboman bernama Juhanda alias Jo bin Muhammad Aceng (33 tahun), warga asal Ciniru, Kabupaten Kuningan berhasil diringkus warga saat hendak melarikan diri dengan berenang di Sungai Mahakam. (ant)

See Also

Kronologi Penangkapan Nunung Dan Suaminya
Komedian Nunung Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.114.874 Since: 07.04.14 | 0.5638 sec