YouTube Facebook Twitter RSS
21 Feb 2018, 0

Nusantara

Tim Gabungan Kerahkan 16 Kapal Cari Korban Pesawat M-28 Sky Truck Polri

Sunday, 04 December 2016 | View : 301
Tags : Polri

siarjustisia.com-BATAM.

Polda Kepri membenarkan pesawat M-28 Sky Truck dengan nomor regristrasi B-4201 hilang kontak dan diketahui jatuh di perairan Kabupatan Lingga pada sisi selatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
"Iya benar, pesawat sempat hilang kontak. Informasi terahir jatuh di perairan wilayah Kabupaten Lingga," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga di Batam, Sabtu (3/12/2016).
Ia mengatakan pesawat berwarna biru putih tersebut dalam perjalanan dari Pangkal Pinang Bangka Belitung menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Dari data penumpang yang kami dapatkan, dalam pesawat tersebut penumpang dan kru berjumlah 15 orang personel. Baru data global saja yang bisa saya sampaikan," kata dia.
AKBP S. Erlangga juga membenarkan bahwa semua yang ada dalam pesawat nahas tersebut merupakan personel dari kepolisian.
"Semua dari kesatuan Ditpolud Baharkam Polri. Pesawat membawa kru untuk helikopter di Polda Kepri. Jadi di BKO kan ke Polda Kepri," kata AKBP S. Erlangga.
AKBP S. Erlangga mengatakan, pesawat tersebut terakhir kali melakukan kontak dengan radar di Tanjungpinang pada pukul 11.10 WIB.
Ia mengatakan, saat ini berbagai pihak baik Polda Kepri, Basarnas Tanjungpinang, TNI AL, Polres Lingga dibantu masyarakat sudah bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban.
"Saat ini kami tengah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi pada lokasi jatuhnya pesawat. Titiknya sudah diketahui, sudah dipastikan," kata dia.
Polda Kepri, kata AKBP S. Erlangga, mohon doa dari seluruh masyarakat agar proses evakuasi terhadap korban dan pesawat bisa segera dilaksanakan.
"Kami mohon doa pada masyarakat agar evakuasi bisa cepat dilakukan. Dan ada yang bisa diselamatkan dari peristiwa kecelakaan pesawat tersebut," kata AKBP S. Erlangga.
Tim SAR menemukan satu jenazah korban pesawat Polri M-28 Sky Truck P-4201 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga.
"Sabtu (3/12/2016) sekitar pukul 17.55 WIB satu jenazah ditemukan. Rencanannya pagi ini dibawa ke RS Bhayangkara Batam," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga di Batam, Minggu (4/12/2016) pagi.
Setelah sampai di RS Bhayangkara Polda Kepri di Batam, kata dia, akan dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polda Kepri.
"Nanti akan diidentifikasi dulu memastikan identitasnya," kata dia.
Pada Sabtu (3/12/2016) petang, kata dia, pencarian sempat dihentikan akibat cuaca tidak mendukung. Kegiatan pencarian dilanjutkan Minggu (4/12/2016) pagi ini.
"Iya, sempat dihentikan karena cuaca buruk dan hari mulai gelap. Namun pagi tadi sudah kembali dilakukan pencarian," kata AKBP S. Erlangga.
Selain satu jenazah, sejumlah barang milik penumpang seperti tas, pakaian, KTA, topi, poto-poto sudah terlebih dahulu ditemukan nelayan dan tim SAR.
AKBP S. Erlangga juga mengklarifikasi jumlah penumpang yang ada di dalam pesawat dari 16 orang menjadi 13 orang personel saja.
"Sesuai data memang 16, namun tiga personel masing-masing Brigadir Sandoko, Brigadir Endri L., dan Bripda Angga sudah turun di Pangkal Pinang. Sehingga tinggal 13 orang dalam pesawat," kata dia.
Pada Minggu (4/12/2016) pagi, kata dia, jumlah personel yang melakukan pencarian sebanyak 151 orang dari unsur Basarnas, Polair, TNI AL, BC, BC.RRC Singapura, KPLP.
"Ada 16 unit kapal dikerahkan, dua unit helikopter, 1 unit pesawat udara," kata AKBP S. Erlangga.
Pesawat baling-baling milik Polri tersebut diketahui terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam pada Sabtu (3/12/2016) siang. Saat berada di atas wilayah Lingga pesawat hilang kontak hingga akhirnya diketahui jatuh di perairan Kabupaten Lingga pada Sabtu (3/12/2016) siang.
Tim SAR Gabungan mengerahkan 16 unit kapal, dua unit helikopter dan satu unit pesawat untuk mencari korban pesawat Sky Truck M-28 yang hilang di Perairan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau.
Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga dalam pesan singkatnya di Batam, Minggu (4/12/2016), menyatakan sengaja membentuk Tim Gabungan yang terdiri atas Basarnas, Pol Air, TNI AL dan BC RCC Singapura dan terus menyisir perairan Kabupaten Lingga untuk mencari korban pesawat nahas itu.
Hingga saat ini, Tim Basarnas sudah menemukan satu jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara di Kota Batam untuk proses identifikasi.
"Ditemukan juga oleh nelayan antara lain tas-tas yang berisikan pakaian, KTA, foto-foto dan topi," kata dia.
Pesawat Polri type N 28 Skytruck hilang kontak di Perairan Lingga dengan membawa 13 penumpang yang terdiri atas lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri.
Pesawat Polri tersebut melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam.
Info dari Singapura menyatakan kontak dengan pesawat sekitar pukul 10.15 WIB, targetnya juga hilang di radar dengan kordinat terakhir lost kontak perkiraan di wilayah laut Kabupaten Lingga.
Sampai saat ini kedua KRI dan dua kapal Patkamla masih terus melakukan pencarian pesawat Polri yang jatuh tersebut.
Tiga kantung jenazah korban pesawat Polri yang jatuh di Perairan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau, tiba di RS Bhayangkara di Kota Batam untuk diidentifikasi lebih lanjut.
"Tiga kantung itu belum bisa disebut berisi tiga jenazah, karena harus diidentifikasi lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dari Batam, Minggu (4/12/2016).
Ia mengatakan, yang pasti sampai saat ini Tim baru bisa menemukan satu jenazah dan telah dibawa menuju Batam.
Kapal yang membawa jenazah korban berlayar ke Batam pada Minggu (4/12/2016), sekitar pukul 8.00 WIB, untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Kepri di RS Bhayangkara.
"Meskipun utuh, harus ada keterangan identitas," katanya.
Pesawat Polri type N 28 Skytruck hilang kontak di Perairan Lingga dengan membawa 13 penumpang yang terdiri atas lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri. Pesawat Polri tersebut melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam. (ant)

See Also

Dampak Kependudukan Pada Ketahanan NKRI Serta Peran Babinsa Dalam Program KKBPK
Babinsa Gendong Mbah Darkum Saat Evakuasi Bencana Banjir
Upacara 17-an Dilanjutkan Acara Wisuda Purna Tugas
Prof. Fathur Sebut Menara Tetenger Strategi Dakwah Sunan Kudus Yang Sejuk
Racikan Masakan Danramil 11/Sayung Menangkal Lapar Korban Banjir
Sejumlah Titik Di Kelapa Gading Dilanda Banjir
Babinsa Koramil 11/Sayung Bersama Guru Selamatkan Buku Pelajaran Dari Banjir
Sinergitas TNI Polri Memberikan Rasa Aman Pada Perayaan Imlek
Danramil 11/Sayung Dampingi Bupati Demak Tinjau Langsung Lokasi Banjir
Sungguh Mulia! Tentara Koramil 11/Sayung Bantu Gendong Anak Sekolah Korban Banjir
7 Rumah Korban Angin Puting Beliung Langsung Direspon Forkopimcam Mranggen
Danramil 02/Bonang Beserta Anggota Laksanakan Salat Subuh Berjamaah Bersama Dengan Kapolres Demak
Babinsa Koramil 04/Dempet Bina Pemuda Yang Mau Masuk Prajurit TNI AD
Kodim 0716/Demak Peringati HUT Ke-64 Dengan Kesederhanaan Dan Penuh Doa
Kepemimpinan Bertumbuh Ala Prof. Fathur Rokhman
Meminimalisir Pelanggaran Lalin, Unit Sub Denpom Pati Laksanakan Gaktib
Tim Gabungan Analisis Penyebab Kecelakaan Maut Di Tanjakan Emen
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut Di Tanjakan Emen Subang
Korban Kecelakaan Maut Tanjakan Emen Subang Diambil Keluarga Di RSUD Subang
Penyelidikan Awal Penyebab Kecelakaan Di Tanjakan Emen Subang
Dosen Dan Peneliti Ikuti Pelatihan HKI
Banyak Korban Tewas Kecelakaan Bus Di Tanjakan Emen Subang
Kecelakaan Bus Di Tanjakan Emen Subang
TNI-Polri Bersinergi Untuk Keamanan Pilkada Di Demak
Tim Sergab Kodim 0716/Demak Siap Turun Lapangan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.397.330 Since: 07.04.14 | 0.8031 sec