YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Nusantara

Tanggapan Ketua Umum Bamus Betawi Menyoal Lebaran Betawi 2016 Di Rapat Kerja Bamus Betawi

Saturday, 03 December 2016 | View : 757

siarjustisia.com-BOGOR.

Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. atau Ahok menyebut salah satu alasannya tidak mencairkan dana hibah untuk Bamus Betawi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 karena penyelenggaraan Lebaran Betawi yang diisi oleh sambutan-sambutan bernuansa politis.

Lebaran Betawi merupakan acara tahunan yang digelar Bamus Betawi. Dalam acara Lebaran Betawi 2016 itu, hadir sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan yang berada di bawah Bamus Betawi, di antaranya Ketua Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Mayjen TNI (Purn.) H. Nachrowi Ramli dan Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) K.H. Lutfi Hakim, M.A. Saat menghadiri Lebaran Betawi, Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) sejak 2009 menggantikan pamannya K.H. Fadohli El Munir, K.H. Lutfi Hakim, M.A. mengajak warga untuk tidak memilih Ahok. Selain itu, ia menyampaikan harapan agar ada partai politik (parpol) yang mau mengusung tokoh Betawi sebagai calon Gubernur. Pembahasan Lutfi Hakim juga ada yang mengarah ke anjuran umat Islam untuk tidak memilih orang yang tidak seagama sebagai pemimpin.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Bamus Betawi Zainuddin alias Oding menjelaskan, saat Lebaran Betawi, ada ulama yang memberi tausyiah dan disebut tak sengaja menyinggung pemilihan Gubernur (pilgub).

"Penceramahnya keseleo lidah, dan penceramah itu bukan dari unsur Bamus Betawi. Sudah kami minta kejelasan dan klarifikasi kepada ulama itu," kata Zainuddin, di Hotel & Resort Prioritas, Jl. Raya Puncak Km.83, Cisarua, Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Sabtu (3/12/2016).

Dia menyebut, Bamus Betawi netral pada pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta 2017. Masyarakat Betawi, kata dia, ada yang memilih pasangan calon Gubernur-wakil Gubernur nomor 1, 2, dan 3.

Bamus Betawi, kata dia, membebaskan masyarakat Betawi memilih pemimpinnya. Di samping itu, dia membantah Ahok telah menghentikan pemberian dana hibah untuk Bamus Betawi.

"Pak Ahok tidak pernah mengatakan akan menghentikan dana Bamus, tidak. Tapi beliau akan memfokuskan untuk membangun dan mengembangkan kesenian di Setu Babakan," kata Zainuddin.

Hanya saja, lanjut dia, pengembangan budaya Betawi tidak hanya dari Setu Babakan saja. Sehingga, Bamus Betawi memerlukan dana hibah tersebut.

"Tiap tahunnya ada evaluasi (penggunaan dana hibah) dan tidak bisa kami gunakan seluruhnya tiap tahun. Insya Allah, tahun depan kami optimalkan, menyerap anggaran seluruhnya," kata Zainuddin.

Adapun dana hibah untuk Bamus Betawi sudah dianggarkan pada APBD DKI 2016. Hanya saja, Ahok mendisposisi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta Here Budi Hartono untuk tidak mencairkan dana hibah tersebut.

Sebab, di dalam Lebaran Betawi yang diselenggarakan Bamus Betawi sempat disampaikan ceramah bernuansa politis.

Ketua Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Mayjen TNI (Purn.) H. Nachrowi Ramli heran dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang menyebut Badan Musyawarah (Bamus) Betawi berpolitik. Menurut Nachrowi Ramli, Bamus Betawi hanya menyampaikan aspirasi terkait dinamika politik jelang Pilkada DKI 2017. "Memangnya salah kalau seperti itu? Kita menyalurkan aspirasi agar didengar parpol. Jadi jangan salah interpretasi. Bamus Betawi bukan berpolitik, melainkan menyampaikan aspirasi," tukas Nachrowi Ramli, di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya No.31, RT01/RW10, Kebon Sirih, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2016). Dalam kesempatan yang sama, Abraham Lunggana alias Haji Lulung juga ikut mengomentari pernyataan Ahok soal Bamus Betawi yang berpolitik. Dia mengatakan, pada dasarnya semua warga Indonesia memiliki hak untuk berpolitik.  Semua orang, kata Haji Lulung, berhak untuk mendukung atau dipilih menjadi cagub. Menurut Haji Lulung, hak yang sama juga melekat pada Bamus Betawi. "Lagi pula Bamus Betawi kan bukan parpol. Dia mengusulkan nama tokoh Betawi yang dianggap mumpuni untuk bisa dicalonkan semua partai. Dia tidak usung, tetapi usul dan itu adalah hak," ujar Haji Lulung.

Berganti kepemimpinan, Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur DKI Jakarta, Dr. Sumarsono, MDM., memutuskan untuk mencairkan hibah Bamus Betawi pada APBD Perubahan 2016 sebesar Rp 2,5 miliar dari total Rp 5 miliar. Saat Ahok sudah cuti, anggaran untuk Bamus Betawi ternyata dimasukkan oleh Soni sappan Sumarsono. Rinciannya, Rp 2,5 miliar dari APBD Perubahan 2016 dan Rp 5 miliar dari APBD 2017. 

Pemprov DKI Jakarta hanya memberi hibah Rp 2,5 miliar karena waktu pencairan pada akhir tahun dan untuk kepentingan serapan anggaran. Kemudian Pemprov DKI Jakarta juga menganggarkan hibah sebesar Rp 5 miliar untuk Bamus Betawi pada RAPBD 2017. (kom)

See Also

Dandim 0716/Demak Ajak Peserta Sarasehan Untuk Menjaga Keutuhan NKRI
Batuud Koramil 13/Karangawen Hadiri Mujahadah Al Aurodul Jamiah Di Desa Bumirejo
Babinsa 09/Karangtengah Pererat Sinergitas Dengan Perangkat Desa
Kepedulian Babinsa 12/Mranggen Terhadap Generasi Penerus Bangsa
Ratusan Saka Wira Kartika Dikukuhkan Dandim 0716/Demak
Bupati Demak Buka Secara Resmi Apel Akbar Pengukuhan Saka Wira Kartika
Babinsa 05/Mijen Ajak Warga Binaannya Laksanakan Jumat Bersih
Babinsa 06/Wedung Ajak Para Santri Untuk Berdisiplin Dan Berjiwa Nasionalisme
Sasaran Non Fisik TMMD Tingkatkan Rasa Nasionalisme
Tim Kopaska AL Temukan Benda Diduga Mesin Lion Air JT 610
Danramil 07/Gajah Sambangi Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610
Kegiatan Rutin Apel Pagi Kodim 0716/Demak Dilanjutkan Pemeliharaan Pangkalan
Dandim 0716/Demak Pimpin Upacara Sertijab Danramil 02/Bonang
Babinsa Kodim 0716/Demak Peringati Hari Sumpah Pemuda Berikan Wawasan Kebangsaan
Presiden Joko Widodo Resmi Gratiskan Tarif Tol Suramadu
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.331 Since: 07.04.14 | 0.6854 sec