YouTube Facebook Twitter RSS
21 Oct 2018, 0

Hukum

Inilah Sosok Perempuan Calon Pengantin Bom Bunuh Diri

Sunday, 11 December 2016 | View : 800
Tags : Teroris

siarjustisia.com-CIREBON.

DYN, salah satu terduga teroris yang ditangkap di Bekasi oleh Detasemen Khusus 88 atau Densus 88, Sabtu (10/12/2016), merupakan perempuan asal Cirebon.

Berdasarkan pantauan awak media yang mendatangi kediamannya di Blok Jati Waluyo, Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Cirebon, DYN diketahui jarang pulang ke Bakung.

DYN lebih banyak tinggal di Bandung untuk berjualan ikan. Baru pada 2011, DYN pulang ke Cirebon untuk merawat ayahnya yang sakit.

Kondisi ekonomi keluarga DYN terus merosot. Akhirnya sebagai anak pertama dari pasangan AS (50) dan DYT (48), DYN memutuskan untuk berangkat menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) pada tahun 2012.

"Dia datang ke balai desa untuk ngurus-ngurus administrasi berangkat menjadi TKW ke Taiwan. Tapi berangkat atau enggaknya saya juga tidak tahu," ujar Watma, Kuwu Bakung Lor saat ditemui awak media, Sabtu (9/12/2016).

Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) sendiri tahu kasus tersebut dari pihak kepolisian sektor Klangengan yang menanyakan tempat tinggal dari DYN di Bakung Lor.

Namun pihak Pemdes belum memberitahukan peristiwa penangkapan DYN kepada pihak keluarga.

Pihak keluarga hanya diberi tahu jika DYN terkena razia yustisi.

"Orang tuanya sedang sakit, kita khawatir jika disampaikan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," imbuh Watma.

Lebih lanjut Watma mengatakan, di mata masyarakat sekitar, DYN adalah warga yang baik dan dikenal dekat dengan keluargannya, meskipun kerapkali terlihat tertutup.

"Setahu kami, DYN memang dikenal baik oleh warga dan sering sekali membantu orang tuannya. Tapi kami tidak tahu penyebabnya apa, tiba-tiba dia (DYN) ikut dalam jaringan teroris dan ditangkap polisi," katanya.

Sementara, Kaur Kesra Desa Bakung Lor, Abdul Hamid mengatakan berdasarkan keterangan yang didapat dari keluarga, DYN merantau mengajar Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di Jakarta setelah pulang dari Taiwan.

"Keterangan dari keluarga begitu, katanya ngajar di sekolah, tapi tidak tahu sekolah apa," ujarnya.

Kondisi ekonomi keluarga DYN yang tak kunjung membaik membuat DYN akhirnyamenjadi tulang punggung keluarga. DYN yang kemudian menopang ekonomi keluarganya.

"Keluarganya tidak menjelaskan secara pasti, apakah DYN rutin mengirim uang atau tidak, tapi katanya dia lah tulang punggung keluarga," paparnya.

Dihubungi secara terpisah, salah satu keluarga DYN mengaku masih menunggu petunjuk pihak kepolisian. Namun pihaknya meminta agar proses yang dilakukan turut pula memperhatikan kondisi kesehatan orang tua DYN.

"Orang tuanya kan lagi sakit, kalau ada ramai-ramai pasti ngedrop. Kita khawatir nanti sakitnya malah nambah parah. Jadi mohon agar bisa diperhatikan juga kondisi kesehatan orang tuanya," tukasnya.

Sementara, pantauan awak media di lokasi, suasana di sekitar rumah DYN lebih ramai dari biasanya.

Sejumlah petugas kepolisian dan TNI nampak berjaga-jaga menunggu tim Densus 88 yang kabarnya akan melakukan penggeledahan di rumah DYN.

Hari sudah semakin larut, namun Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon malah semakin ramai didatangi orang, Sabtu (10/12/2016). 

Sejumlah anggota kepolisian dan TNI baik berbaju dinas maupun preman terlihat berseliweran wira-wiri.

Hal itu seiring adanya penangkapan tiga orang terduga teroris oleh Densus 88 di Bekasi sore harinya. 

Satu di antara tiga orang yang ditangkap adalah DYN, wanita asal Desa Bakung Lor.

Berdasarkan pantauan awak media, anggota kepolisian dan TNI siaga di Desa Bakung Lor. 

Aparat itu menunggu kedatangan Tim Densus 88 untuk mengeledah rumah orang tua DYN.

“Belum tahu dilakukan pengeledahannya malam ini atau besok (hari ini), kami belum mendapatkan arahan,” jelas WaKapolres Cirebon, Kompol Bonifacius Surano.

WaKapolres Cirebon, Kompol Bonifacius Surano mengaku, kedatangannya ke lokasi rumah orang tua DYN hanya untuk membantu menjaga saja. Supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Jangan sampai masyarakat itu main hakim sendiri. Karena pendapat dan pikiran mereka berbeda tidak sama semua. Kami hanya membantu Tim Densus 88, kalau untuk pengeledahan bukan ranah kami,” terang Kompol Bonafacius Surano.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus, Sabtu (10/12/2016) kemarin mengatakan, DYN  merupakan “calon pengantin” yang akan meledakkan bom bunuh diri di Istana Negara. (radar/jpnn)

See Also

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.798.481 Since: 07.04.14 | 0.6029 sec