YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Internasional

Lampu Menara Eiffel Dipadamkan Sebagai Solidaritas Untuk Warga Aleppo

Thursday, 15 December 2016 | View : 206

siarjustisia.com-PARIS.

Lampu-lampu Menara Eiffel di Paris, Prancis, pada Rabu (14/12/2016) dipadamkan sebagai ungkapan solidaritas bagi para warga sipil di kota Aleppo, Suriah, menurut pihak berwenang Paris. 

Aleppo menjadi tempat pertempuran baru, yang berisiko mengganggu kesepakatan gencatan senjata untuk mengevakuasi para warga dan pemberontak. 

"Hari ini pada pukul 20.00 waktu setempat, Menara Eiffel akan gelap sebagai simbol dukungan kota Paris bagi Aleppo dan para warganya," kata Wali Kota Paris Anna Hidalgo melalui Twitter. 

Menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata yang diperantarai oleh Rusia dan Turki, para pemberontak pada Selasa (13/12/2016) menyatakan setuju untuk meninggalkan Aleppo Timur. Proses pengeluaran mereka dari wilayah itu dijadwalkan mulai berlangsung pada Rabu (14/12/2016). 

Namun, gempuran serangan senjata yang baru memecah ketenangan kota tersebut hingga rencana evakuasi tertunda. 

Situasi di Aleppo telah memburuk dengan cepat setelah kesepakatan gencatan senjata buyar pada September. Masyarakat internasional meminta agar permusuhan di kota strategis Suriah itu dihentikan. 

Aleppo sejak 2012 menjadi kota yang diperebutkan oleh pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak. 

Ketika memimpin pertemuan dewan pertahanan pada Rabu (14/12/2016), Presiden Prancis Francois Hollande meminta agar Perserikatan Bangsa-bangsa menempatkan para pemantau untuk memastikan evakuasi dari Aleppo berjalan lancar dengan tetap "menjaga kehormatan."

"Bantuan, perlindungan segera dan tanpa syarat harus diberikan kepada semua warga negara di bagian Timur kota Aleppo, tanpa diskriminasi dan harus didasarkan pada hukum kemanusiaan internasional," ujar Presiden Prancis, Francois Hollande, seperti dilaporkan Xinhua. (xinhua)

See Also

Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.177.167 Since: 07.04.14 | 0.5967 sec