YouTube Facebook Twitter RSS
19 Nov 2017, 0

Editorial

Dialog Dengan Alam, Budaya, Dan Orang

Author : Dra Esthi Susanti Hudiono MSi | Tuesday, 10 January 2017 | View : 229

siarjustisia.com

Dialog adalah satu teknik untuk mendatangkan perdamaian yang digagas almarhum sahabat bernama Dr. Th. Sumartana. Saya muridnya dan saya lakukan melalui pribadi maupun yayasan. Dialog yang saya lakukan tidak hanya ke orang namun juga dengan alam, diri sendiri dan budaya yang ada. Melalui cara ini saya bertumbuh dan meng up-date semuanya. Kalau mau terlibat dalam urusan sosial budaya maka kita harus pakai ukuran terakhir yang ada. Up date adalah isu yang maha penting.

Senin (9/1/2017) kemarin saya melakukan dialog dengan alam dan orang. Untuk pertama kali saya bertemu Mbak Erlin di Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Teman Facebook yang tinggal di Padepokan Tapak Suci Wanadadi Banjarnegara. Erlin adalah seorang pelukis termasuk menulis sepatu. Semoga dari Wanadadi Banjarnegara muncul pelukis perempuan Indonesia yang dikenali secara luas.

Saya menemukan banyak info. Wanadadi adalah tempat kelahiran penyanyi Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far atau lebih dikenal dengan nama Ebiet G. Ade. Di sana lahir banyak pesilat yang berhasil memenangkan kejuaraan dunia. Ada yang membuat saya surprise yakni Wanadadi Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) adalah banyak yang ikut Muhammadiyah. Selama ini yang saya tahu adalah daerah pedesaan adalah daerah Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kuat di daerah perkotaan.

Ini cara melakukan ruwat emosi dan jiwa. Satu pekerjaan telah nyaris saya selesai. Untuk memulai pekerjaan lain maka saya perlu keluar dari diri dengan cara menyerap banyak hal dalam perjalanan. Hanya sayang kemarin kesasar-sasar sehingga sampai di Wanadadi sore dan tidak bisa ke Candi Dieng. Ya begitulah selalu ada yang tertinggal namun selalu syukur dan bahagialah yang diingat saja. Saya mulai siap untuk kerja keras lagi. (esh)

See Also

Keluarga Besar DPP IPHI Dan DPP KAI Gelar Acara Halal Bihalal Bersama
Sugeng Tindak K. H. Mahfudz Ridwan
Ekspedisi 1.000 Jembatan Gantung Untuk Indonesia
Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Sejarah Kota Jakarta Di Musium Kota Jakarta
Lukisan Mengisahkan Tentang Keadilan Di Depan Ruang Pengadilan
Lebih Mengenal Jakarta Melalui Kota Tua
Audiensi AHY Dengan DPD KAI DKI Jakarta
Turut Berduka Cita, Kiai Nafis Misbah Mustofa Berpulang
Silaturahmi Sowan Gus Mus
Transparansi Memberdayakan Masyarakat
Marhaenisme Dan Penutupan Sosial Dengan Pengucilan
Menuliskan Pengamalan Ilmu Seseorang
Analisis Hubungan Partnership Bung Karno
Syafii Maarif Penerus Gus Dur
Di Tanah Rantau, Keluarga Kudus Yogyakarta Akan Gelar Makrab Bersama Bupati
1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila
Tua Bersinar, Bisakah Kita Lakukan?
Batik Print Yang Murah Meriah
Plumbon Dan Film Everything Is Illuminated
Perkawinan Jangan Dikorbankan Demi Politik Pemilihan
Kekuasaan Formal Dan Informal
Soto Bokoran Dan Bangkong
Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
PDIP: Ahok Dan Djarot
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.803.216 Since: 07.04.14 | 0.6543 sec