YouTube Facebook Twitter RSS
19 Jun 2018, 0

Hukum

Polda Kepri Datangkan Saksi Ahli Terkait Bom Termos

Monday, 16 January 2017 | View : 653
Tags : Polda Riau

siarjustisia.com-BATAM.

Polda Kepulauan Riau mendatangkan dua saksi ahli untuk dimintai keterangan terkait posting mengenai "bom termos" oleh Ketua Kadin Kepri, MM, dalam satu akun grup di media sosial (medsos), yang dianggap melecehkan kinerja Densus 88 Antiteror Mabes Polri.
"Ada dua ahli yang kami datangkan. Satu sudah memberikan keterangan, satu lagi belum," terang Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol. Budi Suryanto, S.H., M.Si. di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (15/1/2017).
Kombes Pol. Budi Suryanto, S.H., M.Si. mengatakan, salah satu dari saksi ahli yang dimintai keterangannya tersebut merupakan ahli bahasa.
"Setelah pemeriksaan saksi ahli ini diselesaikan kami akan gelar perkara melibatkan beberapa orang penyidik untuk mengetahui ada unsur pelanggaran atau tidak," papar mantan Widyaiswara Muda Sespimmen Sespim Polri Lemdikpol.
Ketua Kadin Kepri, MM yang memposting gambar pada sebuah grup media sosial (medsos) berkaitan dengan pengungkapan kasus terorisme di Bekasi, Sabtu (10/12/2016) masih berstatus saksi, namun menurut Kombes Pol. Budi Suryanto, S.H., M.Si., bisa berubah kapan saja setelah gelar perkara.
Sebelumnya, Ketua Kadin Kepulauan Riau MM itu sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau.
Dalam sebuah akun grup media sosial (medsos), pada Selasa (13/12/2016), MM memposting gambar dan menulis "kalau pengalihan isu pake bom panci masih gagal". Lalu di bagian bawah gambar terdapat tulisan "coba alihkan isu dengan bom termos".
"Bom termos" dimaksud adalah gambar seorang laki-laki yang memikul sebuah termos dan beberapa alat berupa remote layaknya bom menempel pada dada lelaki pada gambar tersebut.
Gambar tersebut ada kaitannya dengan bom panci pada Sabtu (10/12/2016), di Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Kapolda Kepri Irjen Pol. Drs. Sambudi Gusdian yang kebetulan merupakan anggota group langsung memberi tanggapan dan menyatakan ketersinggungannya. Postingan tersebut akhirnya disampaikan Kapolda saat koordinasi melalui video conference dengan berbagai pihak kepolisian termasuk Densus 88 Mabes Polri. Postingan tersebut menjadi atensi Mabes Polri.
Jika terbukti, Penyidik Polda Kepri akan menjerat MM dengan Pasal 45 ayat (3), Pasal 27, Pasal 207 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman enam tahun penjara.
Usai menjalani pemeriksaan beberapa waktu lalu, MM menyampaikan maaf dan penyesalan sedalam-dalamnya atas postingan tersebut.
"Saya khilaf, saya menyesal dan mohon maaf beribu-ribu maaf terhadap korps kepolisian. Saya sama sekali tidak bermaksud seperti itu," pinta MM. (ant)

See Also

6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
BNN Sergap 3 Bandar Narkoba Di Ancol
Hakim Senior Terjaring OTT Rp 30 Juta
Polres Kudus Ciduk 5 Orang Pengedar Uang Palsu
KPK Jerat Cagub Maluku Utara
KPK Periksa Isteri Bos PT. MRA
Hacker Surabaya Black Hat Telah Retas 600 Situs
Kapolri Pastikan Kapolsek Selingkuhi Isteri Bawahan Dicopot
KPU Akan Gelar Pleno Bahas Putusan Bawaslu
PBB Tunggu Sikap KPU Untuk Banding Putusan Bawaslu
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.151.180 Since: 07.04.14 | 0.6009 sec