YouTube Facebook Twitter RSS
16 Jul 2018, 0

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Turun

Thursday, 19 January 2017 | View : 226

siarjustisia.com-NEW YORK.

Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Rabu (18/1/2017) atau Kamis (19/1/2017) pagi WIB, karena pasar memperkirakan produsen minyak Amerika Serikat (AS) meningkatkan produksinya.
Produksi minyak serpih (shale oil) akan pulih dari penurunan tiga bulan pada Februari, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan produktivitas pengeboran pada Selasa (17/1/2017).
Perusahaan-perusahaan energi AS meningkatkan aktivitas pengeboran mereka, karena harga minyak mentah berada di kisaran dekat tingkat tertinggi dalam 18-bulan.
Produksi di AS pada Februari akan meningkat 40.750 barel per hari menjadi 4,748 juta barel per hari, menurut laporan tersebut.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari berkurang 1,4 dolar AS menjadi menetap di 51,08 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, turun 1,55 dolar AS menjadi ditutup pada 53,92 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, demikian Xinhua.
Harga minyak dunia menetap bervariasi pada Selasa (17/1/2017) atau Rabu (18/1/2017) pagi WIB, akibat dolar AS yang lebih lemah dan berlanjutnya kekhawatiran tentang komitmen produsen minyak global terhadap kesepakatan pemotongan produksi.
Dolar melemah terhadap mata uang utama, setelah Presiden AS terpilih Donald John Trump mengatakan bahwa dolar yang terlalu kuat merugikan daya saing AS.
Greenback atau dolar yang melemah membuat minyak mentah dalam denominasi dolar lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.
Namun, harga minyak dibatasi oleh kekhawatiran pasar atas berlanjutnya masalah kelebihan pasokan.
Para analis dan investor skeptis bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) secara keseluruhan dan semua produsen non-OPEC akan mematuhi komitmen mereka untuk mengurangi pasokan. Selain itu, pasar telah melihat meningkatnya produksi di AS dan Rusia.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari bertambah 0,11 dolar AS menjadi menetap di 52,48 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, berkurang 0,39 dolar AS menjadi ditutup pada 55,47 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga minyak ditutup naik pada Senin (16/1/2017) didorong oleh komitmen Arab Saudi memangkas produksi mengimbangi laporan perkiraan output AS yang akan naik lagi tahun ini.
Organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) telah sepakat memangkas produksi 1,2 juta barel per hari menjadi 32,5 juta barel per hari mulai 1 Januari dalam upaya mengurangi kelebihan pasokan global yang telah menekan harga selama lebih dari dua tahun.
Rusia dan ekportir utama lainnya di luar OPEC telah mengatakan bahwa mereka juga akan mengurangi produksinya.
Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi, Khalid A. Al-Falih mengatakan negaranya akan mematuhi secara ketat komitmen pengurangan produksi, mengungkapkan keyakinannya bahwa rencana OPEC untuk menopang harga akan berhasil.
Harga minyak mentah Benchmark Brent naik 41 sen per barel atau 0,7 persen menjadi 55,86 dolar, dan minyak mentah West Texas Intermediate naik 27 sen atau 0,5 persen ke posisi 52,64 dolar per barel.
The Goldman Sachs Group, Inc. mengatakan mereka mengharapkan tahun depan produksi minyak AS naik 235.000 barel per hari pada tahun ini, dengan sumur yang telah dibor dan cenderung memulai produksi pada semester pertama.
Produksi minyak dan gas kondensat Rusia rata-rata 11,1 juta barel per hari pada 1-15 Januari, dua sumber industri mengatakan pada Senin (16/1/2017), turun hanya 100.000 bpd dari Desember.
Rusia telah berkomitmen untuk memangkas 300.000 bpd selama semester pertama 2017, demikian dilaporkan Reuters. (reuters/xinhua)

See Also

Babinsa 12/Mranggen Bantu Petani Sukseskan Swasembada Pangan
Dandim 0716/Demak Bersama LBB Panen Raya Dan Masyarakat Desa Ruwit
Panen Padi L-58 Aromatik Kodim 0716/Demak Dan Lumbung Banyu Bumi
Dandim 0716/Demak Bersama Masyarakat Panen Raya Demlot
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Koperasi Dinilai Penting Untuk Menunjang Pengembangan Usaha Batik Bakaran
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Kembangkan Jenis Usaha Yang Unik Dan Berbeda
Harga Pertalite Naik Rp 200 Per Liter
Usaha Sergab Kodim 0716/Demak Di Kala HPP Lebih Rendah Dari Pasar
Bertebaran Padi Di Halaman Kodim 0716/Demak
Bank Sampah Jadi Berkah Bagi Anggota Kodim 0716/Demak
Kodim 0716/Demak Terapkan Teknologi Baru Di Bidang Pertanian
Tim Sergab Kodim 0716/Demak Terus Genjot Serap Beras Ke Bulog
Cegah Penyelewengan, Babinsa Dampingi Pembagian Beras Rastra Yang Layak Konsumsi
Dokter Terkaya Amerika Serikat Beli Surat Kabar LA Times Rp 6,8 Triliun
Dandim 0716/Demak Panen Raya Di Ds. Mijen
Danramil 09/Karangtengah Berharap Pendistribusian Pupuk Tepat Sasaran
Danramil 03/Wonosalam Bersama Forkopimcam Panen Raya Padi
Presiden Joko Widodo Tinjau Proyek Padat Karya Di Dharmasraya
Pasar Saham Australia Dibuka Turun Tajam
5 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia
Penjualan Mobil Terbanyak Tahun 2017
Bebas Bea Masuk Belanja Dari Luar Negeri Naik
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.273.653 Since: 07.04.14 | 0.6148 sec