YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Internasional

Meksiko Jadi Penghubung Indonesia Untuk Amerika Tengah Dan Latin

Saturday, 21 January 2017 | View : 227

siarjustisia.com-KOTA MEKSIKO.

Meksiko akan tetap menjadi penghubung (hub) terbaik bagi Indonesia untuk memperluas kerja sama di kawasan Amerika Tengah dan Amerika Latin untuk memajukan kerja sama di bidang perternakan, penerbangan, nuklir dan radio isotop, serta industri kayu, kata Duta Besar RI di Meksiko, Yusra Khan.

Dubes Yusra Khan mengemukakan hal itu dalam resepsi awal tahun baru yang diadakan untuk pertama kalinya oleh KBRI di Mexico City. Acara itu dihadiri sekira 60 mitra kerja dan kerabat KBRI, serta kalangan diplomatik, khususnya dari ASEAN dan MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia) sebagai mitra kerja utama, demikian Pensosbud KBRI Meksiko Febby Fahrani kepada awak media, Sabtu (21/1/2017).

Dalam kesempatan itu, Dubes Yusra Khan menyampaikan bahwa resepsi yang digelar tidak hanya untuk mempererat hubungan kerja sama, namun juga sebagai sarana promosi ekonomi, budaya dan lain-lain, ujar Dubes Yusra Khan saat berbaur dengan tamu yang menikmati suguhan Sate Ayam Madura.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama 2016 dan menyampaikan harapan terbaik di tahun 2017 bagi seluruh tamu, dan keinginan untuk memperkuat hubungan dan kerja sama yang sudah terjalin erat.

Indonesia dan Meksiko sepanjang tahun 2016 menunjukkan peningkatan hubungan baiknya, namun masih ada ruang untuk terus meningkatkan hubungan dan kerja sama bilateral kedua negara sehingga kepentingan nasional masing-masing negara dapat ditingkatkan. 

Resepsi awal tahun baru ini terlaksana untuk pertama kalinya. KBRI Meksiko berencana untuk menyelenggarakan resepsi semacam ini secara rutin.

"Ini tidak hanya untuk mempererat hubungan kerja sama, namun juga sebagai sarana promosi ekonomi, budaya dan lain-lain," kata Dubes Khan, yang berbaur dengan tamu untuk menikmati suguhan sate ayam madura. 

KBRI Meksiko juga memamerkan foto-foto aktivitas wisata ternama di Indonesia, seperti tari kecak di Bali, pacu sapi di Sumatera Barat dan ritual lompat batu di Nias. KBRIa mempromosikan keragaman kuliner khas Nusantara, antara lain wingko Babat, onde-onde dan risoles.
 
Sebelumnya, sebanyak 20 karya lukis dengan menggunakan teknik membatik karya seniman Meksiko, Llany Arias Medellin, dipamerkan di Museum Ilmu Pengetahuan dan Seni di Universidad Nacional Autónoma de México (Universitas UNAM), Mexico City, Meksiko, sejak tanggal 28 September hingga 5 Oktober 2016.


Pameran lukisan bertajuk Suspiros itu menjadi salah satu kegiatan Festival Budaya Mancanegara 2016 yang diadakan di UNAM, demikian keterangan Fungsi Pendidikan, Sosial dan Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Meksiko, Febby Fahrani, kepada awak media, Sabtu (1/10/2017).

Kegiatan itu dibuka Direktur Bidang Kemasyarakatan UNAM, Eduardo Guerrero Villegas, yang menyampaikan bahwa pihaknya menyadari pentingnya penyelenggaraan pameran budaya yang menyajikan beragam budaya di seluruh dunia agar mahasiswa dapat mengenal keragaman dan potensinya.

Apalagi, ia mengemukakan bahwa setiap tahun di UNAM ada mahasiswa baru dari sekira 50 negara. 

Sementara itu, Konselor KBRI di Mexico City Aji Setiawan dalam acara itu menyatakan dukungan bagi penyelenggaraan pameran lukisan yang diadakan mantan penerima beasiswa Darmasiswa asal Meksiko yang tengah merintis karir sebagai pelukis berteknik membatik. 

Kepada pihak UNAM dan Llany Arias Medellin, Aji Setiawan menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan pameran itu.

Penyelenggaraan pameran lukisan dengan teknik membatik merupakan kegiatan pameran pertama di UNAM yang dilakukan pelukis Llany Arias Medellin. Sebelumnya, Llany pernah melakukan pameran yang sama di kota Cuernavaca. 

Llany pada 2013 mempelajari teknik membatik di kota Yogyakarta dalam program beasiswa Darmasiswa. Ia mulai menggunakan teknik membatik dalam menuangkan ide kreatifnya di kanvas sejak 2014 dan menghasilkan karya lukisan batik sebanyak 30 bingkai.

KBRI Meksiko mencatat sedikit-dikitnya ada tiga pelukis negeri itu yang menghasilkan karya lukis berteknik membatik, yakni Llany Arias Medellin, Fransisco Sorensic Mere dan Eduardo Cisneros.

Pihak KBRI Meksiko juga mengharapkan keindahan lukisan batik karya pelukis Meksiko dapat menumbuhkan rasa ketertarikan mereka lebih mengenal Indonesia dan meningkatkan kunjungan wisatawan negeri itu ke Indonesia. (ant)

See Also

Dubes Indonesia Untuk Arab Saudi Benarkan Rilis Soal Rizieq Shihab Darinya
Dunia Kembali Dihantui Era Perang Dingin
2 Negara Eropa Kecam Rencana Amerika Serikat Keluar Dari Perjanjian INF
Rusia Tuding Amerika Serikat Bermain Kasar
Presiden AS Batalkan Perjanjian Nuklir 1987 Dengan Rusia
Terlibat Skandal Gratifikasi Seks, Pejabat Imigrasi Singapura Diadili
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
3 Kapal Perang Jepang Bersandar Di Pelabuhan Tanjung Priok
NASA Klaim Planet Proxima Centauri B Bisa Dihuni
Harun Yahya Tuduh Penangkapan Dirinya Konspirasi Inggris
Harun Yahya Ditangkap Kepolisian Turki
Eks Navy Seal Tewas Dalam Evakuasi Tim Sepak Bola Dari Gua Thailan
Pelaku Penembakan Brutal Staf Capital Gazette Ditangkap
Penembakan Staf Koran Capital Gazette
Seorang Ayah Tendang Dan Tinju Anak Sendiri Ditangkap
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.391 Since: 07.04.14 | 0.5907 sec