YouTube Facebook Twitter RSS
17 Aug 2018, 0

Hukum

KPK Geledah Kantor MRA Group

Saturday, 21 January 2017 | View : 248

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita sejumlah dokumen penting berkaitan dengan kasus dugaan suap pengadaan mesin pesawat di PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Dokumen tersebut disita tim penyidik KPK dalam penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk di Wisma Mugi Rekso Abadi (MRA) Group Jalan TB Simatupang No.19, RT07/RW09, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan.

Selain di Wisma MRA, penyidik diketahui turut menggeledah empat lokasi lainnya.

"Penggeledahan di MRA dan empat tempat lainnya karena memang dari informasi ada bukti-bukti yang terdapat di lokasi penggeledahan dan kami sudah menyita sejumlah dokumen yang menurut penyidik cukup relevan dalam perkara ini," kata Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said Kav.C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2017) malam.

Febri Diansyah mengatakan, dari penggeledahan di lima lokasi ini, terdapat sejumlah dokumen dan data yang telah disita. Dokumen-dokumen itu terkait dengan data perusahaan yang ada di Singapura, data kepemilikan aset, data perbankan, dan barang-barang elektronik.

Meski demikian, Febri Diansyah masih enggan membeberkan lebih jauh mengenai dokumen-dokumen tersebut. Penyidik, kata Febri Diansyah, masih mempelajari berbagai dokumen yang disita.

"Penyidik akan mempelajari terlebih dahulu informasi-informasi yang didapatkan dari informasi awal yang kita terima. Dokumen-dokumen tersebut sangat membantu untuk memperkuat proses penyidikan ini," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Dirut PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Emirsyah Satar sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan 50 mesin pesawat merek Rolls-Royce. Emirsyah Satar diduga menerima uang dari Rolls-Royce sebesar 1,2 juta euro dan US$ 180.000 atau setara Rp 20 miliar serta dalam bentuk barang senilai US$ 2 juta melalui pendiri PT. MRA Group Soetikno Soedarjo dalam kapasitasnya sebagai beneficial owner Connaught International Pte. Ltd. selama menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia pada 2005 hingga 2014.

See Also

Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.437.912 Since: 07.04.14 | 0.623 sec