YouTube Facebook Twitter RSS
10 Dec 2018, 0

Hukum

KPK Geledah Kantor MRA Group

Saturday, 21 January 2017 | View : 290

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita sejumlah dokumen penting berkaitan dengan kasus dugaan suap pengadaan mesin pesawat di PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Dokumen tersebut disita tim penyidik KPK dalam penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk di Wisma Mugi Rekso Abadi (MRA) Group Jalan TB Simatupang No.19, RT07/RW09, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan.

Selain di Wisma MRA, penyidik diketahui turut menggeledah empat lokasi lainnya.

"Penggeledahan di MRA dan empat tempat lainnya karena memang dari informasi ada bukti-bukti yang terdapat di lokasi penggeledahan dan kami sudah menyita sejumlah dokumen yang menurut penyidik cukup relevan dalam perkara ini," kata Jubir KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said Kav.C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2017) malam.

Febri Diansyah mengatakan, dari penggeledahan di lima lokasi ini, terdapat sejumlah dokumen dan data yang telah disita. Dokumen-dokumen itu terkait dengan data perusahaan yang ada di Singapura, data kepemilikan aset, data perbankan, dan barang-barang elektronik.

Meski demikian, Febri Diansyah masih enggan membeberkan lebih jauh mengenai dokumen-dokumen tersebut. Penyidik, kata Febri Diansyah, masih mempelajari berbagai dokumen yang disita.

"Penyidik akan mempelajari terlebih dahulu informasi-informasi yang didapatkan dari informasi awal yang kita terima. Dokumen-dokumen tersebut sangat membantu untuk memperkuat proses penyidikan ini," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Dirut PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Emirsyah Satar sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan 50 mesin pesawat merek Rolls-Royce. Emirsyah Satar diduga menerima uang dari Rolls-Royce sebesar 1,2 juta euro dan US$ 180.000 atau setara Rp 20 miliar serta dalam bentuk barang senilai US$ 2 juta melalui pendiri PT. MRA Group Soetikno Soedarjo dalam kapasitasnya sebagai beneficial owner Connaught International Pte. Ltd. selama menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia pada 2005 hingga 2014.

See Also

KPK Pelajari Pengajuan JC Budi Mulya
Kemendes Didorong Bentuk Sekretariat Bersama Penanganan Masalah Dana Desa
Kapolri Kukuhkan Polda DIY Jadi Tipe A
KPK Periksa Petinggi Anak Usaha PT. PLN (Persero)
KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)
KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.070.353 Since: 07.04.14 | 0.6177 sec