YouTube Facebook Twitter RSS
17 Jul 2019, 0

Ekonomi

Dolar AS Menguat

Saturday, 28 January 2017 | View : 343

siarjustisia.com-NEW YORK.

Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Jumat (27/1/2017) atau Sabtu (28/1/2017) pagi WIB, karena investor mencerna data pertumbuhan ekonomi untuk kuartal keempat 2016.
Produk Domestik Bruto (PDB) AS meningkat pada tingkat tahunan sebesar 1,9 persen di kuartal keempat 2016, gagal memenuhi konsensus pasar, menurut perkiraan "awal" yang dirilis oleh Departemen Perdagangan, Jumat (27/1/2017), lapor Xinhua.
"PDB hanya naik 1,6 persen pada 2016 secara keseluruhan, terlemah sejak 2011. Dengan harga minyak yang stabil sekarang dan produksi minyak naik lagi, pertumbuhan PDB 2017 cenderung menjadi 2,5 persen sekalipun sebelum perubahan kebijakan berlaku," kata Jay Morelock dan Chris Low, ekonom di FTN Financial, dalam sebuah catatan bersama.
Para pedagang percaya bahwa dolar AS didukung oleh harapan bahwa Presiden AS ke-45,  Donald John Trump akan memenuhi janji kampanyenya untuk menempatkan kebijakan guna lebih meningkatkan perekonomian negara itu.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,18 persen menjadi 100,56 pada akhir perdagangan Jumat (27/1/2017).
Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0696 dolar dari 1,0695 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2555 dolar dari 1,2600 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik ke 0,7551 dolar dari 0,7546 dolar.
Dolar AS dibeli 115,08 yen Jepang, lebih tinggi dari 114,41 yen pada dari sesi sebelumnya. Dolar menguat menjadi 0,9995 franc Swiss dari 0,9992 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3134 dolar Kanada dari 1,3097 dolar Kanada.
Sebelumnya, dolar AS melemah ke titik terendah dalam tujuh pekan terakhir, terhadap sejumlah mata uang utama dunia, Rabu (25/1/2017) waktu AS atau Kamis (26/1/2017) pagi WIB, tertekan oleh ketidakmenentuan dalam kebijakan ekonomi Presiden AS ke-45 Donald John Trump.
Mata uang AS ini jatuh dalam empat dari lima sesi terakhir setelah menguat 7 persen pada tiga bulan terakhir 2016. Dolar AS khususnya terus melemah terhadap yen sampai amblas 3 persen sejak awal tahun ini.
Sedangkan poundsterling menguat pada 1,26 dolar AS setelah investor memproyeksikan ada kesepakatan dagang antara Inggris dan AS yang disebut Perdana Menteri Inggris Theresa May akan didasarkan dengan mengutamakan kepentingan Inggris.
Secara umum dolar AS hari ini melemah kendati harga saham di bursa New York mencatat kenaikan tinggi sehingga ditutup pada level bersejarah 20.000 poin.
Perhatian pasar sudah beralih dari kebijakan pro pertumbuhan Donald John Trump kepada kebijakan-kebijakan kontroversial Donald John Trump dalam soal imigrasi dan keamanan nasional.
"Ketimbang mendengarkan stimulus fiskal yang saya kira kebanyakan orang mengasumsikannya sebagai gerbang menuju tingkat suku bunga tinggi dan dolar AS yang kuat, di luar gerbang Trump yang kami dengarkan adalah membangun tembok (perbatasan) dan proteksionisme perdagangan," kata David Gilmore dari FX Analytics di Essex, Connecticut.
Indeks dolar AS melemah 0,4 persen pada 99,928 setelah menyentuh 99,835. Itu level paling rendah sejak 8 Desember dan hampir 4 persen melemah dari rekor tertinggi dalam 14 tahun terakhir yang tercetak awal tahun ini.
Di sisi lain, poundsterling menguat 0,9 persen pada 1,2632 setelah menembus angka tertinggi dalam enam pekan pada 1,2638 dolar AS. Euro juga menguat 0,2  persen terhadap dolar AS pada 1,0751 dolar AS, melampaui rekor terkuat dalam tujuh pekan sehari sebelumnya pada 1,0774 dolar AS.
Dolar juga melemah 0,5 persen terhadap yen pada 113,21 yen. (xinhua)

See Also

Bursa Asia Ditutup Tergerus
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Bervariasi
Bursa Asia Bervariasi
Wall Street Menguat
10 Maskapai Penerbangan Terbaik Di Dunia Tahun 2019
Boeing Tak Terima Pesanan Pesawat Sejak April 2019
Bursa Saham AS Turun
12 Pelabuhan & Bandar Udara Deklarasi Zona Integritas
Rabobank Indonesia Resmi Hengkang Dari Indonesia
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Bursa Saham AS Ditutup Turun
Bursa Saham AS Menguat
Tingkatkan Harga Yang Maksimal, Babinsa 13/Karangawen Bantu Petani Jemur Hasil Panen
Bantu Percepatan Pembangunan, Danramil 01/Demak Kota Hadiri Musrembangdes
Babinsa 09/Karangtengah Beri Motivasi Kepada Para Petambak Bandeng
Tingkatkan Motivasi Petani Swasembada Pajale, Babinsa 13/Karangawen Bantu Panen Jagung
Babinsa 01/Demak Dampingi Program Kotaku Di Desa Mulyorejo
Antisipasi Kelangkaan Dan Kestabilan Harga Pupuk, Babinsa 12/Mranggen Cek Langsung
Wall Street Menguat
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.097.537 Since: 07.04.14 | 0.5515 sec