YouTube Facebook Twitter RSS
19 Oct 2018, 0

Nusantara

Situs Kawal Pemilu Dikeroyok Ratusan Hacker

Wednesday, 16 July 2014 | View : 340

siarjustisia.com-SINGAPORE.

Sejumlah pihak, selain Komisi Pemilihan umum (KPU), juga melakukan rekapitulasi hasil perhitungan suara di Pilpres 2014.

Salah satunya adalah situs www.kawalpemilu.org yang dikelola mantan juara Olimpiade Matematika dan seorang alumnus Nanyang Technological University, Ainun Najib.

Inisiasi dibuatnya situs ini berdasarkan ajakan dari KPU dan Presiden untuk mengamati jalannya penghitungan suara yang nanti akan diumumkan secara resmi tanggal 22 Juli 2014. "Kita menyambut ajakan KPU dan Presiden SBY untuk mengawal penghitungan suara. Kedua capres juga menyerukan untuk mengawal. Kita lihat datanya tersedia, dan secara teknologi informasi bisa dioprek ternyata," ungkap Ainun Najib kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (15/7/2014).

Situs www.kawalpemilu.org hadir dalam empat hari terakhir. Situs ini mengawal penghitungan suara di KPU dan menjadi salah satu rujukan utama publik.

Situs www.kawalpemilu.org menyajikan rekap hasil perhitungan suara sampai di level Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Situs www.kawalpemilu.org pun mengalami beberapa kali sandungan. Meskipun situs ini disinyalir canggih dan diakui oleh berbagai pihak, namun tidak menutup kemungkinan bahwa situs ini dapat diretas oleh kawanan hacker entah itu hacker yang iseng, hacker yang tidak menyukai keberadaan situs kawal pemilu yang empat hari ini menjadi sangat ramai dijadikan acuan masyarakat Indonesia yang ingin mengamati jalannya penghitungan Suara KPU, ataupun hacker yang ingin merasuk ke dalam situs dan membelokkan data Real count yang dirilis oleh situs ini.

Situs www.kawalpemilu.org, situs para relawan yang melaporkan pergerakan suara hasil pemilu presiden sepanjang Rabu siang tadi diserang ratusan peretas (hacker).

Beberapa kali system situs ini down dan mengalami kejanggalan mengenai data yang ditampilkan. Komandan situs ini, Ainun Najib menyatakan bahwa dua hari sejak situs ini berdiri ada saja orang-orang yang ingin mengacaukan situs www.kawalpemilu.org ini. "Para pengaman situs kami sempat kewalahan," beber pengelola situs itu, Ainun Najib, kepada wartawan.

Dalam mengelola situs canggih ini, Ainun Najib tidak sendirian. Ia dibantu 5 rekan yang 2 diantaranya merupakan pegawai di perusahaan programming besar Amerika Serikat (AS), Silicon Valley.

Hingga akhirnya dia mengutarakan majunya hacker yang menyerang mereka secara keroyokan bagaikan pertarungan Kurawa melawan Pandawa lima seperti dalam cerita pewayangan. Ia berkisah, timnya masih bertempur melawan serbuan ratusan peretas yang hanya dihadapi oleh lima orang tim pengaman situs. "Kami berlima melawan ratusan seperti perang Pandawa versus Kurawa," tutur Ainun Najib pada wartawan hari ini, Rabu (16/7/2014).

Ainun Najib menyebut harus mendatangkan dua ahli keamanan sistem informasi untuk menangkal serangan yang bertubi-tubi sejak pukul 12.00 waktu setempat.

Serangan yang paling masif diakui berasal dari Indonesia. Serangan sengaja diarahkan untuk membuat system down sehingga data dapat diretas. “Setiap hari pasti ada saja yang hendak menyerang situs kami. Kami tidak tahu persis berapa orang yang menyerang, yang pasti setiap hari pasti ada dan seluruhnya berasal dari Indonesia,” papar Ainun Nadjib ketika dihubungi oleh wartawan.

Pengamanan standar, sambung Ainun Najib, sudah dibuat sejak pertama situs dibuat. Akibat munculnya gelombang serangan, pengamanan ditingkatkan dengan menutup lubang-lubang yang diperkirakan diincar para peretas. "Memang ada serangan yang cukup berat, sehingga kami harus memberlakukan pengamanan ekstra," lanjut dia.

Ia menduga serangan bertujuan untuk menjatuhkan kredibilitas situsnya yang belakangan populer untuk referensi pemantauan hasil rekapitulasi pemilu. "Tujuan hacker membuat system down, ubah data sehingga berbeda dengan data Komisi Pemilihan Umum," tambah Ainun Najib.

Ketika ditanya mengenai data situs www.kawalpemilu.org, aman tidakkah? Ainun Najib menyatakan bahwa semua data aman. “Datanya semua aman, data basenya tidak ada disitu. Tapi ada di tempat lain,” lanjut pria lulusan Nanyang Technology University, Singapura ini, Selasa (15/7/2014).

Situs www.kawalpemilu.org sejak Minggu mulai melakukan tabulasi data untuk menayangkan real count rekapitulasi surat suara. Data kawal pemilu berpijak pada data scan C1 dari website resmi KPU. Meskipun bukan laman resmi KPU, Ainun Najib mengaku mendapat banyak apresiasi. "Karena data tabulasi Kawal Pemilu paling mendekati kenyataan," imbuh Ainun Najib. (tem/jos)

See Also

Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.783.748 Since: 07.04.14 | 0.5856 sec