YouTube Facebook Twitter RSS
18 Dec 2017, 0

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Naik Didukung Pelemahan Dolar AS

Saturday, 04 March 2017 | View : 143

siarjustisia.com-NEW YORK.

Harga minyak dunia berakhir naik pada Jumat (3/3/2017) atau Sabtu (4/3/2017) pagi WIB, karena pelemahan dolar AS mendorong pembelian "emas hitam" (minyak mentah).

Dolar melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat (3/3/2017), karena investor mencerna pernyataan terbaru Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,63 persen menjadi 101,56 pada akhir perdagangan Jumat (3/3/2017).

Melemahnya dolar membuat minyak yang dihargakan dalam mata uang greenback lebih murah dan lebih menarik bagi pembeli dalam mata uang lainnya.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, naik 0,72 dolar AS menjadi menetap di 53,33 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei, naik 0,82 dolar AS menjadi ditutup pada 55,90 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, demikian Xinhua.
 
Sebelumnya, harga minyak dunia turun pada Rabu (1/3/2017) atau Kamis (2/3/2017) pagi WIB, karena persediaan minyak mentah AS meningkat untuk minggu kedelapan berturut-turut.


Persediaan minyak mentah AS naik 1,5 juta barel dalam pekan yang berakhir 24 Februari menjadi 520,2 juta barel, atau naik 6,9 persen dari periode sama tahun lalu, data yang dirilis oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan pada Rabu (1/3/2017), lapor Xinhua.

Peningkatan berturut-turut stok minyak AS telah memicu kekhawatiran bahwa upaya produsen-produsen utama dunia untuk menurunkan produksi mereka mungkin tidak cukup untuk mengurangi kelebihan pasokan minyak global.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, turun 0,18 dolar AS menjadi menetap di 53,83 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent Noth Sea untuk pengiriman Mei, turun 0,15 dolar AS menjadi ditutup pada 56,36 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

 
Sebelumnya, harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Selasa (28/2/2017) atau Rabu (1/3/2017) pagi WIB, karena para investor berada di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kelebihan pasokan minyak Amerika Serikat.


Persediaan minyak mentah Amerika Serikat telah meningkat selama tujuh minggu berturut-turut, dan pasar memperkirakan bahwa penumpukan kedelapan 2,9 juta barel terjadi pekan lalu.

Jumlah rig Amerika Serikat yang diklasifikasikan sebagai pengeboran minyak naik lima rig menjadi 602 rig pekan lalu, menurut data perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes, Jumat (24/2/2017). Ini adalah pertama kalinya rig minyak AS melampaui 600 rig sejak Oktober 2015.

Para analis mengatakan data tersebut memicu kekhawatiran banjir minyak mentah dunia dapat meningkat lagi.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, kehilangan 0,04 dolar AS menjadi menetap di 54,01 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April turun 0,34 dolar AS menjadi ditutup pada 55,59 dolar Amerika Serikat per barel di London ICE Futures Exchange. (xinhua)

See Also

Menteri Kelautan Dan Perikanan Inginkan Kenaikan Gaji Pegawai KKP
Harga Minyak Dunia Turun
Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik Per 8 Desember 2017
KPH Harus Jadi Lokomotif Pengembangan Ekonomi Masyarakat
Indeks Hang Seng HongKong Turun
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Era Global Buka Peluang Usaha Baru
Presiden Joko Widodo Sebut Indonesia-Laos Perkuat Kerja Sama
Presiden Joko Widodo Resmikan Megaproyek PLTU Bernilai 5,87 Miliar Dolar
Pemerintah Akan Resmikan BBM Satu Harga Di Seram
Presiden Joko Widodo Ngopi Sore Bersama Pelaku Industri Kopi Indonesia
Presiden Joko Widodo Dorong Pengusaha Kopi Promosikan Sektor Hulu
Industri Kreatif Tas Potensial Dikembangkan
Bupati Kudus Sebut Tiga Tantangan Pembangunan Pertanian
Indeks CAC-40 Prancis Menguat
Yuan China Menguat Terhadap Dolar AS
Babinsa Koramil 05/Cepu Turun Sawah Pendampingan Petani
Pasi Ter Kodim 0721/Blora Monitoring Rastra
Opel Automobile GmbH Kembali Merugi
PLTU Jawa 4 Telan Investasi 4,2 Miliar Dolar AS
Pedagang Beras Menjual Di Atas HET Dicabut Ijin
Kodim 0721/Blora Gelar Rakor Pengendalian Harga Pangan
Peduli Warga, Babinsa Koramil 03/Banjarejo Bantu Panen Jagung
Dolar AS Melemah
Petani Wilayah Kodim 0721/Blora Makmur
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.008.009 Since: 07.04.14 | 0.4069 sec