YouTube Facebook Twitter RSS
16 Jul 2018, 0

Hukum

Polri Sebut Teroris Banten Jadikan Halmahera Pusat Pelatihan

Saturday, 25 March 2017 | View : 218

siarjustisia.com-JAKARTA.

Pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyebutkan teroris jaringan Banten dan Bekasi Jawa Barat berencana menjadikan wilayah Halmahera Maluku Utara sebagai pusat pelatihan.
"Rencananya memindahkan pusat pelatihan teroris dari Poso (Sulawesi Tengah) ke Halmahera," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo No.3, RT02/RW01, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/3/2017).
Kombes Pol. Martinus Sitompul menuturkan informasi itu berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari terduga teroris yang diamankan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Kombes Pol. Martinus Sitompul mengatakan petugas masih mendalami keterangan dari para terduga teroris guna mengungkap rencana yang akan dilakukan termasuk jaringannya.
Kombes Pol. Martinus Sitompul mengungkapkan petugas akan memastikan rencana terduga teroris tersebut dengan mengecek langsung ke Halmahera yang disebutkan akan dijadikan kamp pelatihan.
Sebelumnya, anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap delapan terduga teroris pada sejumlah daerah satu diantaranya tewas karena melawan petugas pada Kamis (23/3/2017).
Awalnya, polisi menangkap Suryadi Masud alias Abu Ridho ditangkap di Hotel Lafa Park Family Adventure Jalan Kampung Pesanggrahan Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Penangkapan berikutnya adalah terduga teroris bernama Bambang Eko Prasetyo atau BEP yang ditangkap di sebuah bengkel Jalan Aria Putra Serua Ciputat Kabupaten Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Petugas mengembangkan penangkapan terhadap Mulyadi di Menes Pandeglang, Banten, dan terduga pelaku bernama Adi Jihadi di Kecamatan Pagelaran, Pandeglang, Provinsi Banten.
Kemudian, tim Densus 88 Antiteror menangkap empat orang terduga teroris di Ciwandan, Kota Cilegon, Provinsi Banten, termasuk seorang yang tewas terkena tembakan polisi.
Tiga terduga teroris yang diamankan adalah Achmad Supriyanto, Icuk Pamulang alias Icuk Warianto dan Ojid Abdul Majid. Abdul Majid diketahui menderita luka tembak pada bahu karena melawan petugas saat hendak ditangkap, serta terduga teroris yang tewas adalah Nanang Kosim. (ant)

See Also

Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.273.775 Since: 07.04.14 | 0.5861 sec