YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2018, 0

Hukum

Densus 88 Antiteror Geledah Rumah Teroris Di Ciputat

Saturday, 25 March 2017 | View : 203

siarjustisia.com-JAKARTA.

Anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah rumah kontrakan dari salah satu terduga teroris berinisial BEP di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
"Benar telah dilakukan penggeledahan terhadap satu rumah yang dikontrak BEP," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo No.3, RT02/RW01, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/3/2017).
Kombes Pol. Martinus Sitompul mengatakan petugas kepolisian menggeledah rumah kontrakan BEP guna mencari barang bukti yang terkait dugaan aksi teroris.
Berdasarkan penggeledahan itu, petugas menemukan barang bukti berupa beberapa unit komputer jinjing (laptop) dan dokumen.
"Dokumen disita untuk melengkapi pemeriksaan intensif terhadap BEP," ujar Kombes Pol. Martinus Sitompul.
Sebelumnya, anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap delapan terduga teroris pada sejumlah daerah, satu di antaranya tewas karena melawan petugas pada Kamis (23/3/2017).
Awalnya, polisi menangkap Suryadi Masud alias Abu Ridho di Hotel Lafa Park Family Adventure Jalan Kampung Pesanggrahan Desa Tanjung Baru Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Penangkapan berikutnya adalah terduga teroris bernama Bambang Eko Prasetyo atau BEP yang ditangkap di sebuah bengkel Jalan Aria Putra Serua Ciputat Kabupaten Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Petugas mengembangkan penangkapan terhadap Mulyadi di Menes Pandeglang Banten dan terduga pelaku bernama Adi Jihadi di Kecamatan Pagelaran Pandeglang, Provinsi Banten.
Kemudian, tim Densus 88 Antiteror menangkap empat orang terduga teroris di Ciwandan Kota Cilegon Banten, termasuk seorang yang tewas terkena tembakan polisi.
Tiga terduga teroris yang diamankan adalah Achmad Supriyanto, Icuk Pamulang alias Icuk Warianto dan Ojid Abdul Majid. Abdul Majid diketahui menderita luka tembak pada bahu karena melawan petugas saat hendak ditangkap, serta terduga teroris yang tewas adalah Nanang Kosim. (ant)

See Also

KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.971.310 Since: 07.04.14 | 0.5991 sec