YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Hukum

Choel Mallarangeng Mulai Diadili Senin Pekan Depan

Saturday, 08 April 2017 | View : 260

siarjustisia.com-JAKARTA.

Andi Zulkarnain Mallarangeng atau yang lebih akrab dipanggil Choel Mallarangeng, adik dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2009-2014, Andi Alfian Mallarangeng bakal segera duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tipikor Jakarta atas perkara dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pelatihan, Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Sentul, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Sidang perdana perkara ini dengan agenda pembacaan surat dakwaan terhadap Choel Mallarangeng, sapaan Andi Zulkarnain Mallarangeng bakal digelar Senin (10/4/2017) mendatang.

"Senin depan, 10 April 2017 direncanakan akan dilakukan persidangan pertama untuk AZM (Andi Zulkarnain Mallarangeng) dalam kasus Hambalang dengan agenda pembacaan dakwaan," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C1, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (7/4/2017).

Dikatakan Febri Diansyah, Choel Mallarangeng merupakan tersangka keenam yang dijerat terkait kasus ini.

Sebelumnya, KPK telah menjerat sejumlah pihak, termasuk sang kakak, Andi Mallarangeng dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Febri Diansyah memastikan, persidangan Choel Mallarangeng bukan akhir dari kasus ini. KPK akan terus mengembangkan kasus ini dengan menjerat pihak lain yang terlibat.

"AZM merupakan tersangka keenam yang diproses KPK dalam kasus ini. Sebelumnya kita telah memproses menteri aktif dan ketua umum partai berkuasa saat itu. KPK memang memiliki concern untuk melihat kembali kasus-kasus lama yang belum tuntas. Kita berharap pada persidangan besok perjalanan kasus ini semakin dekat ke penuntasan pihak-pihak yang diduga terlibat," tegasnya.

Dalam kasus ini, Choel Mallarangeng disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam dakwaan Andi Mallarangeng, Choel Mallarangeng disebut sebagai perantara pemberian USD 550 ribu dari mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen Kempora Deddy Kusdinar kepada kakaknya, Andi Mallarangeng yang saat itu menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Uang itu diberikan kepada Choel Mallarangeng secara bertahap. Uang sebesar Rp 2 miliar diterima Choel Mallarangeng dari PT. Global Daya Manunggal di kantornya, Choel Mallarangeng juga menerima uang sebanyak Rp 1,5 miliar dari PT. Global Daya Manunggal melalui mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam dan uang sebanyak Rp 500 juta diterima Choel Mallarangeng dari PT. Global Daya Manunggal melalui Mohammad Fakhruddin.

PT. Global Daya Manunggal merupakan salah satu perusahaan subkontraktor yang mengerjakan proyek Hambalang sedangkan Mohammad Fakhruddin adalah staf khusus Andi Mallarangeng. (sp/jos)

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.176.205 Since: 07.04.14 | 0.5981 sec