YouTube Facebook Twitter RSS
10 Dec 2018, 0

Hukum

Choel Mallarangeng Mulai Diadili Senin Pekan Depan

Saturday, 08 April 2017 | View : 335

siarjustisia.com-JAKARTA.

Andi Zulkarnain Mallarangeng atau yang lebih akrab dipanggil Choel Mallarangeng, adik dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2009-2014, Andi Alfian Mallarangeng bakal segera duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tipikor Jakarta atas perkara dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pelatihan, Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Sentul, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Sidang perdana perkara ini dengan agenda pembacaan surat dakwaan terhadap Choel Mallarangeng, sapaan Andi Zulkarnain Mallarangeng bakal digelar Senin (10/4/2017) mendatang.

"Senin depan, 10 April 2017 direncanakan akan dilakukan persidangan pertama untuk AZM (Andi Zulkarnain Mallarangeng) dalam kasus Hambalang dengan agenda pembacaan dakwaan," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C1, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (7/4/2017).

Dikatakan Febri Diansyah, Choel Mallarangeng merupakan tersangka keenam yang dijerat terkait kasus ini.

Sebelumnya, KPK telah menjerat sejumlah pihak, termasuk sang kakak, Andi Mallarangeng dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Febri Diansyah memastikan, persidangan Choel Mallarangeng bukan akhir dari kasus ini. KPK akan terus mengembangkan kasus ini dengan menjerat pihak lain yang terlibat.

"AZM merupakan tersangka keenam yang diproses KPK dalam kasus ini. Sebelumnya kita telah memproses menteri aktif dan ketua umum partai berkuasa saat itu. KPK memang memiliki concern untuk melihat kembali kasus-kasus lama yang belum tuntas. Kita berharap pada persidangan besok perjalanan kasus ini semakin dekat ke penuntasan pihak-pihak yang diduga terlibat," tegasnya.

Dalam kasus ini, Choel Mallarangeng disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam dakwaan Andi Mallarangeng, Choel Mallarangeng disebut sebagai perantara pemberian USD 550 ribu dari mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen Kempora Deddy Kusdinar kepada kakaknya, Andi Mallarangeng yang saat itu menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Uang itu diberikan kepada Choel Mallarangeng secara bertahap. Uang sebesar Rp 2 miliar diterima Choel Mallarangeng dari PT. Global Daya Manunggal di kantornya, Choel Mallarangeng juga menerima uang sebanyak Rp 1,5 miliar dari PT. Global Daya Manunggal melalui mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam dan uang sebanyak Rp 500 juta diterima Choel Mallarangeng dari PT. Global Daya Manunggal melalui Mohammad Fakhruddin.

PT. Global Daya Manunggal merupakan salah satu perusahaan subkontraktor yang mengerjakan proyek Hambalang sedangkan Mohammad Fakhruddin adalah staf khusus Andi Mallarangeng. (sp/jos)

See Also

KPK Pelajari Pengajuan JC Budi Mulya
Kemendes Didorong Bentuk Sekretariat Bersama Penanganan Masalah Dana Desa
KPK Periksa Petinggi Anak Usaha PT. PLN (Persero)
KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)
KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.069.803 Since: 07.04.14 | 0.6183 sec