YouTube Facebook Twitter RSS
18 Aug 2018, 0

Hukum

KPK Perpanjang Penahanan Musa Zainuddin

Thursday, 20 April 2017 | View : 190
Tags : Dpr Ri, Kpk

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan tersangka kasus dugaan suap proyek jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Musa Zainuddin. Perpanjangan penahanan kedua dilakukan untuk 30 hari ke depan.

"Kita lakukan perpanjangan penahanan untuk tersangka MZ (Musa Zainuddin). Diperpanjang 30 hari ke depan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Sebelumnya, KPK kembali memanggil anggota Komisi V DPR RI Musa Zainuddin terkait dengan dugaan suap proyek pembangunan jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Musa Zainuddin dipanggil dalam status sebagai tersangka.

"MZ (Musa Zainuddin) akan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pembangunan jalan di Kementerian PUPR," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (13/3/2017).

KPK menahan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pada Rabu (23/2/2017) lalu. Perpanjangan penahanan kedua ini dilakukan terhitung sejak 22 April 2017 hingga 21 Mei 2017.

"Ini perpanjangan 30 hari yang kedua," tutur Febri Diansyah.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Musa Zainuddin dan rekannya, Yudi Widiana Adia, sebagai tersangka. Musa Zainuddin, yang telah ditahan KPK sejak Kamis (23/2/2017) lalu, ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus ini bersama rekannya, Yudi Widiana Adia.

Musa Zainuddin disangka KPK menerima uang Rp 7 miliar, sedangkan Yudi Widiana Adia disangka menerima uang Rp 4 miliar. Yudi Widiana Adia disebut KPK menerima hadiah atau janji dari Komisaris PT. Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng senilai Rp 4 miliar. Aseng, sebagai pemberi suap, sudah ditahan sejak Rabu (1/3/2017) lalu.

Sebelumnya, KPK memeriksa Komisaris PT. Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng terkait dengan suap proyek jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Aseng dipanggil untuk tersangka Yudi Widiana Adia.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka YWA (Yudi Widiana Adia)," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Senin (20/3/2017).

Selain Aseng, KPK memanggil Kasi Pelaksana BPJN IX Kementerian PUPR Moch. Iqbal Tamher dan seorang PNS Ign Wing Kusbimanto. Keduanya juga sebagai saksi untuk Yudi Widiana Adia.

Nama Musa Zainuddin sempat muncul dalam sidang pembacaan dakwaan Amran H. Mustary. Dalam dakwaan Abdul Khoir, nama Musa Zainuddin juga disebut ikut menerima duit suap sebesar 8 persen atau senilai Rp 8 miliar dari total nilai proyek pembangunan atau rekonstruksi jalan di Maluku dan Maluku Utara.

KPK pernah menegaskan Musa Zainuddin dan Yudi Widiana Adia bukanlah tersangka terakhir dalam kasus dugaan suap proyek jalan Kementerian PUPR. Hal tersebut karena masih ada yang terus didalami dari keterlibatan mereka.

"Ini bukan tersangka yang terakhir," kata Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017).

Kasus suap di Kementerian PUPR ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Januari 2016 terhadap Damayanti Wisnu Putranti, yang saat itu merupakan anggota Komisi V DPR RI.

KPK juga menangkap dua rekan Damayanti Wisnu Putranti, yakni Julia Prasetyarini dan Dessy A. Edwin. Mereka saat itu disangka menerima suap dari Abdul Khoir, yang juga ditangkap.

Kasus pun berkembang dan KPK menetapkan beberapa tersangka lain. Para tersangka yang ditetapkan dalam pengembangan kasus adalah Budi Supriyanto, Amran H. Mustary, Andi Taufan Tiro, So Kok Seng, Musa Zainuddin, dan Yudi Widiana Adia.

See Also

Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.440.224 Since: 07.04.14 | 0.6488 sec