YouTube Facebook Twitter RSS
22 Sep 2018, 0

Nusantara

Presiden Joko Widodo Resmikan Pasar Klewer Solo

Saturday, 22 April 2017 | View : 394

siarjustisia.com-SOLO.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" kunjungan kerja ke Solo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), dan sekitarnya salah satunya untuk meresmikan Pasar Klewer dan mencanangkan Economic Policy.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (21/4/2017), meresmikan dibukanya kembali Pasar Klewer di Kota Solo. Sebelumnya pasar tersebut dibangun ulang setelah sempat terbakar pada penghujung 2014. Presiden Joko Widodo meresmikan Pasar Klewer sebagai salah satu ikon Kota Solo, Jawa Tengah, yang telah rampung proses revitalisasinya pasca-kebakaran, beberapa waktu lalu.

"Orang yang pernah ke Solo apalagi sering ke Solo pasti tahu Pasar Klewer. Pasar ini sudah punya tempat yang khusus di hati kita semua karena salah satu ciri khas ikon Solo," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya di Pasar Klewer, Solo, Jumat (21/4/2017). Presiden Joko Widodo ingin agar Pasar Klewer di Solo, Jawa Tengah, yang baru saja selesai direvitalisasi semakin berkembang sehingga tidak kalah dengan mal.

Dalam sambutannya di hadapan para pedagang dan masyarakat yang hadir dalam acara peresmian kembali Pasar Klewer, Presiden Joko Widodo menyebut bahwa pasar tersebut merupakan salah satu ikon Kota Solo.

Tapi apapun, kata Presiden, pasar ini adalah ikon Solo dan tidak boleh kalah dengan mal besar. Oleh karena itu, ia berharap Pasar Klewer yang merupakan pasar tradisional, tidak kalah dengan dengan mal-mal besar yang ada.

"Pasar ini adalah ikon Kota Solo dan tidak boleh kalah dengan mal-mal besar. Pasar Klewer harus menjadi pasar tradisional yang modern dan aman. Pelanggan dan pembeli datang aman, tidak ada yang kecopetan. Tertib, nyaman, bisa tawar-menawar dengan pedagang karena ini ciri khas Pasar Klewer. Juga Keramahan dari pedagang, kualitas produk yang dijual, dan harga yang terjangkau," ujarnya. "Harus menjadi pasar tradisional yang modern yang aman, pelanggan pembeli datang aman tidak ada yang kecopetan, tertib, nyaman, bisa tawar menawar, ini ciri khas. Keramahan pedagang, kualitas produk, harga terjangkau," tambah mantan Wali Kota Solo ini.

Kepala Negara menambahkan, kualitas dan pengelolaan Pasar Klewer harus dijaga dengan baik mengingat produk yang dijual bukan hanya dari Solo tapi dari berbagai daerah lain.

"Ini menampung produk-produk rakyat untuk dipasarkan baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor. Pasar batik, garmen, pakaian jadi," ungkap Presiden Joko Widodo.

Pasar Klewer tidak hanya menjual produk-produk yang berasal dari Kota Solo saja.

Produk dari sejumlah daerah lain turut dijajakan di dalamnya. Sebut saja Sragen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Tegal, Pekalongan, Jepara, dan Cirebon yang merupakan beberapa di antaranya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sempat menceritakan bagaimana Wali Kota Solo yang berulang kali menghadap dirinya untuk menanyakan kepastian mengenai revitalisasi Pasar Klewer. Ia pun berkisah saat Pasar Klewer terbakar, Wali Kota Solo berkali-kali datang ke Presiden untuk meminta bantuan pendanaan revitalisasi.

Namun, Presiden menegaskan agar Pemkot Solo terlebih dahulu mengalokasikan APBD kemudian APBN menggenapi kekurangannya. Untuk diketahui, sepuluh persen dana revitalisasi Pasar Klewer dibiayai oleh APBD Kota Solo, yakni sebesar Rp 16 miliar. Sementara sisanya, dibiayai oleh APBN.

"Karena APBN kita digunakan dari Sabang sampai Merauke. Harus dibagi-bagi agar semua mendapatkan. Akhirnya Pak Rudi (Wali Kota Solo) menyampaikan APBD bisa kira-kira (10) sepuluh persennya, Rp 16 miliar. Ya, sudahlah, nanti APBN menanggung sisanya, tapi ternyata habisnya juga banyak sekali," kata Presiden.

Revitalisasi serupa yang dilakukan terhadap Pasar Klewer juga akan dilakukan di pasar-pasar tradisional lainnya.

Tak hanya yang berada di Pulau Jawa, tapi juga pulau-pulau lainnya yang selama ini mungkin kurang mendapatkan perhatian.

"Di Papua ada, Aceh ada, tadi beberapa di Jawa Tengah yang juga terbakar memang belum dapat jatah saja. Syukur nanti dari APBD provinsi sudah bisa tangani, artinya APBN akan kita geser ke tempat-tempat yang memang membutuhkan," kata Jokowi.

Presiden pun menitipkan pesannya kepada para pedagang dan pengelola Pasar Klewer agar mereka dapat merawat dan menjaga kondisi pasar tersebut agar mampu bersaing dengan pasar-pasar modern dan membuat pengunjung terus merasa nyaman berbelanja di dalamnya.

"Saya titip betul-betul, sekarang ini ada 1.713 kios dan pelataran yang bisa menampung lebih dari seribu pedagang. Tolong kita rawat, kita jaga, pasar ini agar bersih seperti yang kita lihat sekarang ini," katanya.

Setelah meresmikan Pasar Klewer, Presiden berkeliling melihat kios-kios baru.

Menteri Perdagangan Drs Enggartiasto Lukita mengatakan bahwa Pasar Klewer, Solo, yang direvitalisasi setelah musibah kebarakan pada Desember 2014 harus menjadi pasar percontohan untuk pasar tradisional modern.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Enggartiasto Lukita menyampaikan komitmen bahwa Pasar Klewer harus menjadi pasar yang dapat dicontoh bagi pasar-pasar lainnya di Indonesia dan tidak boleh kalah dengan mal atau pusat perbelanjaan modern.

"Pasar Klewer harus jadi pasar tradisional yang modern, nyaman, dan aman bagi pedagang dan pembeli. Keramahan pedagang dan kualitas produk harus tetap terjaga. Selain itu ciri khas Pasar Klewer sebagai pasar rakyat dengan tradisi tawar-menawar juga tidak boleh hilang," kata Enggartiasto Lukita.

Selain itu, Enggartiasto Lukita juga mengatakan bahwa Pasar Klewer tersebut juga akan dikelola secara modern, antara lain dengan pembagian kartu E-retribusi, kartu BPJS Ketenagakerjaan, dan kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Menurut Enggartiasto Lukita, kartu E-retribusi merefleksikan niat menegakkan transparansi dalam pengelolaan pasar ini. Pedagang bisa mengetahui berapa yang sudah dibayarkan dan kapan pembayarannya.

Dengan demikian pengelola pasar juga dituntut untuk transparan mengenai apa saja pelayanan dan bagaimana kualitas layanan yang diberikan.

"Tidak ada lagi pasar yang retribusinya jalan terus tapi kotor dan tidak nyaman. Transparansi menuntut kedua belah pihak untuk mematuhi peraturan yang berlaku," imbuh Enggartiasto Lukita.

Sedangkan, dengan kartu BPJS Ketenagakerjaan, pedagang pasar bukan lagi sektor informal, tetapi sektor formal yang diakui memberi kontribusi nyata bari perekonomian regional dan nasional.

Pada persemian yang dihadiri Presiden Joko Widodo tersebut, Enggartiasto Lukita juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Pajak yang terus melakukan penyadaran dan sosialisasi kepada pedagang, sehingga semua pedagang memiliki NPWP.

Menurut Enggartiasto Lukita, kepemilikan NPWP dan BPJS ini adalah tanda bahwa Pasar Klewer siap menjadi pasar modern tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.

"Ke depan, NPWP dan BPJS Ketenagakerjaan akan menjadi standar layanan pemerintah kepada pedagang di pasar-pasar rakyat," kata Enggartiasto Lukita.

Selain itu, Enggartiasto Lukita juga mengapresiasi hal yang menarik di Solo, yaitu kota ini memiliki tiga pasar yang ramah terhadap warga berkebutuhan khusus atau difabel. Pasar-pasar tersebut yaitu Pasar Gading, Pasar Tanggul, dan Pasar Gilingan. 

Pasar Klewer, Solo, rampung direvitalisasi setelah mengalami musibah kebakaran pada Desember 2014. diharapkan, pasar yang berdiri sejak 1971 itu kembali berfungsi menjadi jantung perkonomian kota Solo dan Jawa Tengah.

Pada 2015, Pasar Klewer mendapat alokasi APBN melalui dana Tugas Pembantuan sebesar Rp 61,8 miliar untuk pembangunan basement dan lantai satu.

Selanjutnya pada tahun anggaran 2016, Pasar Klewer mendapat alokasi Rp 96 miliar untuk pembangunan struktur lanjutan dan finishing empat lantai, yaitu basement, semi basement, lantai satu dan lantai dua.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma Jakarta, Jumat (21/4/2017) pagi pada sekitar pukul 07.30 WIB.

Sesaat setelah tiba di Pangkalan TNI AU Adi Sumarmo Solo, Presiden dan rombongan langsung meninjau Penyuluhan OASE KK kepada siswa/siswi SMP, SMA, dan SMK di Kota Surakarta tentang Sosialisasi Narkoba, Pornografi, dan Kekerasan terhadap Anak di GOR Manahan, Jalan Adi Sucipto Nomor 2 Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Selanjutnya Presiden Jokowi bersama Ibu Negara yang pada kesempatan itu juga disertai sejumlah istri Menteri Kabinet Kerja yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) itu menuju Pasar Klewer yang terletak di Jalan Kapten Mulyadi, Pasar Kliwon, Sukoharjo.

Presiden di tempat tersebut kemudian mencanangkan Economic Policy sekaligus menandatangani prasasti sebagai tanda Peresmian Pasar Klewer.

Pada kesempatan yang sama juga diserahkan secara simbolis kunci kios, KTPP, SHP, kartu e-retribusi, NPWP, serta BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat dan pedagang di pasar tersebut.

Pengguntingan untaian melati juga dilakukan saat Presiden dan Ibu Negara didampingi Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. menuju Lantai 3 Pasar Klewer.

Setelah tiba di Lantai 3 Pasar Klewer, Presiden kemudian meninjau beberapa gerai pedagang, sementara Ibu Negara didampingi Mufidah Kalla dan Atikoh Ganjar Pranowo meninjau pemeriksaan IVA Test.

Kemudian, baik Presiden dan Ibu Negara melakukan agendanya masing-masing saat berada di kota tersebut.

Ibu Negara Iriana selanjutnya akan bersama anggota OASE KK menuju Pos PAUD Permata Bunda di Kestalan, Banjarsari, Surakarta untuk meninjau pelaksanaan edukasi di tempat itu dan berlanjut dengan sejumlah agenda lain.

Ibu Negara dan OASE KK juga akan meninjau pameran Dekranasda di Rumah Dinas Wali Kota Surakarta Loji Gandrung kemudian meninjau rumah Batik Danar Hadi di Jl. Dr. Raziman Surakarta, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Tampak turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam kunjungan kerja kali ini, di antaranya Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perdagangan Drs. Enggartiasto Lukita, Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno, Menteri Agraria dan Tata Ruang Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.ALD., Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., Kepala Staf Kepresidenan Indonesia ke-2 yang mulai menjabat sejak 2 September 2015, Teten Masduki, Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP., dan Wali Kota Solo ke-17, F.X. Hadi Rudyatmo.

Rombongan Presiden dan Ibu Negara dijadwalkan tiba kembali ke Jakarta pada sekitar pukul 17.00 WIB.

See Also

Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
Danramil 09/Karangtengah Sebagai Pembina Upacara Pembukaan Jambore
Danramil 11/Sayung Berikan Materi Wasbang Dan Bela Negara Kepada Anggota Banser
Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.624.088 Since: 07.04.14 | 0.6675 sec