YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Internasional

Hamas Berterima Kasih Kepada Korea Utara Mengutuk Israel

Wednesday, 03 May 2017 | View : 228

siarjustisia.com-GAZA.

Seorang pejabat senior Hamas, Sami Abu Zuhri mengucapkan terima kasih kepada negara Komunis Korea Utara (Korut). Pasalnya, negeri Komunis pimpinan Kim Jong-un itu mengecam Israel dengan melabelinya sebagai "kutukan di Timur Tengah" dan sebuah "kekuatan penjajah."

"Hamas menghargai pernyataan Korut yang mendukung perjuangan Palestina dan menolak kelanjutan pendudukan," ujar Abu Zuhri via Twitter seperti dilansir Al Araby, Selasa (2/5/2017).

"Hamas menolak pelecehan Israel atas Korea Utara dan memastikan bahwa Israel adalah pemimpin kejahatan dan terorisme di dunia," tegasnya.

Sekitar satu hari sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut merilis pernyataan yang mengecam Israel. Langkah ini sebagai respons atas ucapan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman yang menjuluki Kim Jong-un "orang gila."

"Israel merupakan satu-satunya pemilik senjata nuklir ilegal yang menikmati dukungan AS, tapi Israel menyerang Korut karena memiliki senjata nuklir," ungkap Korut. Mereka menambahkan, pernyataan Avigdor Lieberman tidak lebih dari upaya pengalihan perhatian atas pendudukan dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Israel.

Dalam pernyataan tersebut juga disebutkan bahwa Pyongyang sepenuhnya mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kembali wilayah yang diduduki Israel dan mendirikan sebuah negara merdeka dengan Yerusalem sebagai Ibu Kotanya.

Pekan lalu, Avigdor Lieberman dalam sebuah wawancara dengan media Israel mengatakan bahwa Kim Jong-un adalah "orang gila", yang merupakan bagian dari komplotan "gila" bersama dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad dan Presiden Iran Hassan Rouhani.

Di Israel, pernyataan Avigdor Lieberman itu dikecam sejumlah politikus. Ia dinilai telah melibatkan negaranya ke dalam perselisihan dengan Korut.

Korut saat ini tengah dipantau saksama pergerakannya menyusul tingginya tensi di Semenanjung Korea selama beberapa pekan terakhir. Pyongyang diyakini tengah mempersiapkan uji coba nuklir keenamnya, sementara AS sejauh ini telah mengirimkan armada tempurnya ke perairan dekat Semenanjung Korea.

Meski mengedepankan jalur diplomasi, Negeri Paman Sam tidak menutup opsi serangan militer.

Senin (1/5/2017) kemarin, dalam sebuah retorika barunya, Korut memperingatkan bahwa mereka akan melakukan uji coba nuklir kapan saja dan di mana saja sesuai dengan perintah pemimpin mereka. (alaraby)

See Also

Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.177.147 Since: 07.04.14 | 0.577 sec