YouTube Facebook Twitter RSS
17 Nov 2018, 0

Hukum

Satgas Pangan Awasi Distribusi Bahan Pokok

siarjustisia.com-JAKARTA.

Tim Satgas Pangan melakukan pengawasan aktivitas distribusi bahan pokok dari hulu ke hilir untuk kebutuhan jelang bulan Ramadan. Tim Satgas Pangan juga melakukan penindakan terhadap oknum yang berpotensi mengganggu stabilitas pangan.

Seperti yang dilakukan di Pasar Induk Kramat Jati, Jl. Raya Bogor Km.20, RT09/RW07, Kampung Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat (19/5/2017) malam, tim Satgas Pangan mengamankan 10 orang yang mengganggu distribusi kebutuhan bahan pokok. Dari 10 orang tersebut, dua di antaranya adalah anggota ormas dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Setelah dilakukan penyidikan, 2 orang pelaku ditetapkan sebagai tersangka yaitu Suparjo (56) yang merupakan anggota ormas FBR (Forum Betawi Rempug) dan Romadi (52) yang merupakan anggota ormas BAPENGKAR (Badan Pengelola Bongkar Muat), sedangkan 8 pelaku lainnya masih dalam proses pendalaman lebih lanjut," beber Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (DirTipideksus) Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.) Agung Setya I. E., S.H., S.IK., M.Si. kepada awak media, Sabtu (20/5/2017).

Brigjen Pol. Agung Setya I. E., S.H., S.IK., M.Si. mengungkap, mereka mengganggu distribusi kebutuhan pokok ke Pasar Induk Kramat Jati dengan melakukan pungli terhadap distributor. Apabila tidak dituruti, para pelaku akan melakukan tindakan intimidasi hingga perbuatan pidana.

"Perbuatan para pelaku ini akan berpengaruh terhadap harga bahan pokok yang dijual oleh para pedagang, harga menjadi naik dikarenakan aktifitas pungli tersebut," ungkapnya.

Tindakan ini dilakukan setelah tim Satgas Pangan mendapatkan informasi adanya praktek pungli yang terjadi pada aktifitas bongkar bahan pokok di pasar induk kramat jati. Di lokasi, petugas menemukan 10 orang yang tengah meminta pungli kepada distributor dan pedagang.

"Para pelaku akan melakukan tindakan lain apabila para distributor/pedagang tidak menuruti permintaan pelaku. Dan uang yang diterima pelaku digunakan untuk kepentingan pribadi," sambungnya.

Dari lokasi, petugas menyita barang bukti yaitu 5 bundel kupon bongkar yang sudah digunakan, rekapan/catatan bongkar, 4 botol air mineral 600ml, dan uang sejumlah Rp 337 ribu.

"Satgas mafia pangan akan terus mengidentifikasi terhadap simpul-simpul yang menyebabkan kenaikan harga bahan pokok, dan akan melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja menguntungkan diri sendiri yang berakibat harga menjadi naik," tandasnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan memantau pasokan pangan di pasar menjelang bulan puasa. Pemantauan dilakukan guna mencegah adanya penimbunan sembako.

"Yang pasti, kalau untuk sembako, kita terus lakukan pemantauan dalam rangka juga penegak hukum, juga upaya preventif, jangan sampai terjadi penyimpangan. Syukur alhamdulillah untuk wilayah Jakarta Selatan itu tidak terjadi masalah penimbunan atau penyimpanan," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) Kombes Pol. Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si., Selasa (16/5/2017).

Dia mengatakan polisi juga memantau harga di pasar. Gejolak harga pasar yang ada harus sesuai dengan harga yang ditentukan pemerintah. Jika ada indikasi penimbunan, polisi akan melakukan penyelidikan.

"Kita juga pantau harga di pasar dan kalau ada perubahan, ya mungkin ada indikasi, kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut," imbuhnya.

Hingga saat ini, Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) mengatakan belum ada indikasi ada penimbunan di wilayahnya. Jika ada penyimpangan, nanti tindak pidananya akan diusut.

"Kalau memang ditemukan ada penyimpangan dan masuk kategori tindak pidana, kita akan lakukan proses," sambungnya.

Untuk memantau pasokan sembako ini, Polres Metro Jakarta Selatan membentuk satgas pangan.

"Di Polres, kita sudah bentuk satgas pangan bahwa ketersediaan pangan kita sudah cukup. Jangan sampai pada saat distribusinya terjadi penyimpangan, baik itu penimbunan atau ya penyimpanan, sehingga bisa mengakibatkan tidak kestabilan harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Untuk pangan olahan juga kita lakukan bersama-sama untuk melakukan pengawasan," ujar mantan Kasubdit I Dittipidum Bareskrim Polri, Kombes Pol. Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Josephine Vivick Tjangkung, S.Sos., M.I.Kom. mengatakan sudah melakukan operasi pasar pada Senin (15/5/2017) di Pasar Blok A, Jalan RS. Fatmawati Raya, Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dari 15 sampel yang ada, ditemukan 1 sampel, yaitu mie kuning, yang mengandung formalin.

Polwan kelahiran Ende, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut, AKBP Josephine Vivick Tjangkung, S.Sos., M.I.Kom. mengatakan operasi pasar dilakukan setiap pekan untuk memantau kualitas pangan dan pasokan menjelang Lebaran.

"Dalam waktu dekat, tanggal 18 atau 19, akan kita lakukan lagi. Belum tahu di pasar mana selanjutnya, kita lagi menunggu jadwal dari pemda," pungkas mantan Kepala Satuan Reserse (Kasat) Narkoba Polresta Depok itu, AKBP Josephine Vivick Tjangkung, S.Sos., M.I.Kom. (det/jos)

See Also

KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.962.618 Since: 07.04.14 | 0.685 sec