YouTube Facebook Twitter RSS
19 Nov 2018, 0

Olahraga

Korea Selatan Juara Piala Sudirman 2017

Sunday, 28 May 2017 | View : 473

siarjustisia.com-GOLD COAST.

Tim negeri Ginseng, Korea Selatan (Korsel) menjuarai turnamen bulu tangkis Piala Sudirman 2017 setelah berhasil menundukkan tim China dengan skor 3-2 di Carrara Sport and Leisure Centre, Gold Coast, Queensland, Australia, Minggu (28/5/2017).

Di partai pertama, tim Negeri Tirai Bambu mencuri angka pertama melalui pasangan ganda putra peraih emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Fu Haifeng dan Zhang Nan.

Mereka membawa China unggul 1-0 dengan menumbangkan duet Korea Selatan Choi Solgyu dan Seung Jae Seo dengan skor 21-14, 21-15.

China kesulitan di partai kedua. Tunggal putri mereka, He Bingjiao, tidak bisa berbuat banyak di hadapan pemain peringkat empat dunia asal Korea, Sung Ji Hyun.

Sung Ji Hyun menang 21-12, 21-16 dari He Bingjiao, membawa harapan bagi Korea Selatan dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Di partai ketiga yang mempertemukan pemain tunggal putra, secara mengejutkan Korea Selatan tidak menurunkan Son Wan Ho untuk menghadapi Chen Long, juara Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Negeri Ginseng memilih menurunkan pemain peringkat 41 dunia Jeon Hyeok Jin untuk melawan Chen Long, yang kemudian dengan mudah mengalahkan Jeon Hyeok Jin 21-10, 21-10 sehingga China kembali unggul 2-1.

Pertandingan partai keempat yang mempertemukan pasangan ganda putri peringkat tiga dunia asal Korea Selatan Chang Ye Na dan Lee So Hee dengan peringkat empat dunia asal China, Chen Qinchen dan Jia Yifan berlangsung seru.

Bermain ketat sejak awal gim pertama, pasangan Korea Selatan akhirnya menang dari duet China 21-19, 21-13, dan kedudukan kembali imbang 2-2.

Pada pertandingan pamungkas yang menentukan, pasangan ganda campuran Korea Selatan Choi Solgyu dan Chae Yoo Jung menumbangkan pasangan nomor dua dunia asal China, Lu Kai dan Huang Yaqiong.

Pemain Korea Selatan berhasil menyudahi perlawanan hebat dari pasangan China dengan skor 21-17, 21-13 dan memastikan kemenangan tim negaranya 3-2.

"Hari ini kami tampil di bawah performa terbaik. Namun kami akui mereka bermain baik hari ini," kata Huang Yaqiong sambil meneteskan air mata.

"Kami sangat senang dan bangga atas kemenangan ini. Ini adalah buah dari kerja keras kami semua selama ini," kata Choi Solgyu.

China memperpanjang rekornya menembus putaran final turnamen beregu campuran Piala Sudirman, setelah dalam edisi 2017 ini berhasil menumbangkan Jepang di putaran semifinal.

Dalam pertandingan semifinal yang dilangsungkan di Carrara Sport and Leisure Centre, Gold Coast, Queensland, Australia, Sabtu (27/5/2017), China menumbangkan Jepang setelah bermain ketat dalam lima partai.

China dibuat deg-degan saat di partai pertama, pasangan ganda campuran Zheng Siwei/Chen Qingchen yang menempati peringkat satu dunia, harus menyerah dari pasangan Jepang berperingkat 22 dunia Yuta Watanabe/Arisa Arisa Higashino 12-21, 21-14, 19-21 dan menjadikan skor 0-1 untuk keunggulan Jepang.

Harapan China bangkit ketika tunggal putra seniornya Lin Dan menumbangkan Kenta Nishimoto dengan skor 21-19, 21-16 di partai kedua yang membuat skor menjadi 1-1.

Ganda putra China Li Junhui/Liu Yuchen memperbesar peluangan Negeri Tirai Bambu, setelah berhasil menundukan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 23-21, 21-16 di partai ketiga yang membuat skor menjadi 2-1 untuk China.

Akan tetapi, kemenangan China harus tertunda akibat tunggal putrinya Sun Yu yang turun di partai keempat, harus menyerah dari Akane Yamaguchi dengan dua gim 17-21, 15-21 yang membuat skor kembali imbang 2-2.

Adalah Chen Qinchen/Jia Yifan yang berhasil memastikan kemenangan bagi China setelah menumbangkan ganda putri nomor satu dunia Misaki Matsumoto/Ayaka Takahashi 21-12, 21-19 dan membuat skor 3-2 untuk kemenangan China.

"Melawan Jepang hari ini, merupakan pertandingan yang berat dan kami sudah memperkirakan pertandingan akan mencapai partai kelima, kami sudah mempersiapkan semua pemain untuk menjaga poin hingga terakhir dan terus berjuang karena jika pertandingan belum selesai, itu beum selesai," kata Pelatih Kepala sektor ganda Zhang Jun.

Di partai semifinal lainnya, Korea Selatan akan menjadi lawan China setelah berhasil menundukkan Thailand dengan skor 3-1. Korea Selatan meraih final turnamen bulu tangkis Piala Sudirman yang ke-8 setelah pada edisi 2017 berhasil menumbangkan Thailand dalam partai semifinal. Dalam pertandingan semifinal yang dilangsungkan di Carrara Sport and Leisure Centre, Gold Coast, Queensland, Australia, Sabtu (27/5/2017), Korea Selatan memastikan langkahnya ke laga pamungkas setelah menumbangkan Thailand 3-1.

Pihak Korea Selatan dibuat kaget dengan kekalahan perwakilannya di partai pertama, pasangan ganda campuran Choi Solgyu/Chae Yoo Jung atas duet Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 16-21, 12-21.

Harapan Negeri Ginseng kembali bangkit setelah di partai kedua, tunggal putra Son Wan Ho mampu menumbangkan Suppanyu Avihingsanon dengan pertarungan ketat 18-21, 21-10, 21-17 yang membuat skor 1-1.

Harapan tersebut semakin membesar dengan kemenangan di partai ketiga antara ganda putra Choi Solgyu/Seo Seung Jae atas Bodin Isara /Dechapol Puavaranukroh 21-13, 21-16 dan membuat skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Korea Selatan.

Di partai keempat yang menentukan, tunggal putri Korea nomor empat dunia Sung Ji Hyun bertemu dengan tunggal putri terbaik Thailand Ratchanok Intanon.

Sung Ji Hyun berhasil menundukan Ratchanok Intanon dalam pertarungan berdurasi 46 menit dengan skor 21-13, 21-17 yang akhirnya Korea Selatan berhasil memastikan kemenangan dengan skor 3-1.

Ratchanok Intanon yang ditemui selepas pertandingan mengatakan kekalahan dirinya karena tidak dalam kondisi terbaik, pasalnya dia merasa terlalu khawatir akibat tekanan untuk mendapatkan poin agar memperpanjang asa Thailand.

"Sebenarnya di akhir game kedua saya mulai bisa menguasai pertandingan. tapi itu sudah terlambat, jadi ini bukan karena masalah pergelangan kaki di awal tahun lalu, saya hanya terlalu tertekan. Dan terlalu khawatir, jadi pergerakan saya agak terlambat. Kendati demikian saya sangat bangga dengan tim saya, kami bisa bekerja sama dengan baik bahkan bisa sampai ke semifinal dan saya senang dengan hasil tim kami," terang Ratchanok Intanon.

Sementara itu, pelatih kepala Korea Selatan, Kang Kyung Jin mengatakan senang dengan hasil ini karena perjuangan mereka tidak sia-sia untuk berusaha semaksimal mungkin dalam pertandingan ini.

"Di atas kertas peluang kami imbang 50:50, kami hanya berusaha sebaik mungkin untuk memenangkan pertandingan dengan bermodal memanfaatkan persiapan dan analisis kami, beruntung perjuangan ini tidak sia-sia," kata Kang Kyung Jin.

Sementara itu, Sung Ji Hyun yang ditemui di lokasi yang sama, mengatakan dirinya membangun kepercayaan diri kembali setelah dikalahkan Tai Tzu Ying di fase grup dan perempat final.

"Saya ingin menang, saya hanya berusaha sekuat tenaga untuk bermain baik dan hari ini saya ingin membuktikan kemampuan saya. Terkait dengan Tai, jika saya ketemu lagi saya akan berusaha untuk memenangkan pertandingan," ujarnya.

Ini merupakan partai final ke delapan bagi Korea Selatan setelah Negeri Ginseng melaju ke final pada 1989, 1991, 1993, 1997, 2003, 2009 dan 2013. Di antara tahun-tahun tersebut Korea Selatan menjadi juara Piala Sudirman sebanyak tiga kali.

Akan tetapi, Zhang Jun menegaskan China akan tetap siap untuk petandingan final Piala Sudirman 2017 melawan Korea Selatan pada Minggu (28/5/2017).

"Untuk pertandingan petandingan besok, kami memiliki masalah di kebugaran karena Korea main pertama dan ada waktu istirahat. Akan tetapi kami percaya diri karena kami memiliki banyak pemain muda yang fisiknya bagus dan berteknik tinggi. Setidaknya kami yakin bisa menang 52 persen di partai final besok," ucap Zhang Jun.

Lolosnya China ke putaran final Piala Sudirman 2017 ini memperpanjang rekor tidak pernah absennya China di partai final kejuaraan beregu campuran tersebut sejak tahun 1995.

Sementara laga China versus Korea Selatan sendiri pada partai puncak Piala Sudirman 2017, merupakan pertemuan keempat kalinya kedua tim untuk memperebutkan piala yang didedikasikan oleh bapak bulu tangkis Indonesia Dick Sudirman itu.

Gelar Piala Sudirman 2017 merupakan gelar juara keempat Korea Selatan setelah kemenangan mereka pada 1991, 1993, dan 2003.

See Also

Hempaskan UEA 1-0, Indonesia U-19 Melaju Ke Perempat Final
Presiden Joko Widodo Dan Petinggi Negara Ikut Pecahkan Rekor Dunia Poco-Poco
Pemecahan Rekor Dunia Poco-Poco
Dandim 0716/Demak Ajak Danramil Beserta Perwira Staf Untuk Bertanding Bola Voli
Kodim 0716/Demak Dan Polres Siap Amankan Pengambilan Api Abadi Di Mrapen
Menko PMK Bilang Manfaatkan Asian Games 2018 Untuk Tingkatkan UKM, Ekonomi, Dan Parawisata
Muhammad Zohri Juarai Lari 100 Meter Putra Kejuaraan Dunia Atletik U-20
Kalahkan Inggris 2-1, Kuda Hitam Kroasia Bikin Kejutan Maju Ke Final
Kalahkan Belgia Skor Tipis 1-0, Prancis Capai Final Piala Dunia 2018
Dandim 0716/Demak Bersama Kapolres Buka Turnamen Usia Dini Se-Jateng Dan DIY
Kento Momota Rebut Gelar Indonesia Terbuka Untuk Kedua Kalinya
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Raih Gelar Indonesia Terbuka 2018
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Juara Indonesia Terbuka 2018
Hempaskan Tuan Rumah 4-3 Lewat Adu Penalti, Kroasia Capai Semi Final
Tekuk Swedia 2-0, Inggris Melaju Ke Semi Final
Tenggelamkan Brazil 2-1, Belgia Maju Ke Semi Final
Prancis Maju Ke Semi Final Setelah Menang Telak 2-0 Atas Uruguay
Kemenpora Sosialisasikan ASIAN Games Di Kudus
TNI-Polri Bersinergi Dengan Bermain Bola Bersama Forkopimcam Dan Lurah Se-Kecamatan Demak
KONI Demak Akan Gelar Lomba Panahan Tingkat Provinsi
Singkirkan Argentina 4-3, Prancis Maju Ke Perempat Final
Belgia Menang Tipis 1-0 Atas Inggris
Tunisia Tundukkan Panama 2-1
Prajurit Kodim 0716/Demak Bina Kemampuan Dengan Lari Jalan
Senegal Takluk Dari Kolombia 0-1
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.974.279 Since: 07.04.14 | 0.6281 sec