YouTube Facebook Twitter RSS
22 Sep 2018, 0

Hukum

Densus 88 Antiteror Geledah Sita Rumah Kontrakan Di Bogor

Wednesday, 31 May 2017 | View : 272

siarjustisia.com-BOGOR.

Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 Antiteror mengadakan geledah sita di sebuah rumah kontrakan di Kampung Tegal Sapi, RT01/RW06, Desa Sukaluyu, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

"Apa yang dibawa kami tidak tahu, itu bagian penyidik kita dari Polres hanya mendampingi pengamanan saja," papar Kepala Kepolisian Resort Bogor (Kapolres Bogor) Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Muhammad Dicky Pastika Gading, S.Sos., S.IK., M.H. saat dihubungi di MaPolres Bogor, Jl. Tegar Beriman, Tengah, Cibinong, Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (30/5/2017).

Menurutnya, tindakan pencarian barang bukti dalam geledah sita tersebut merupakan pengembangan dari kasus bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5/2017) malam.

"Kegiatan penyidik Densus 88 Antiteror sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah rumah kontrakan Kecamatan Tamansari itu," beber Kapolres Bogor AKBP Andi Muhammad Dicky Pastika Gading, S.Sos., S.IK., M.H.

"Selain mencari barang bukti juga meminta keterangan saksi termasuk penghuni kontrakan," imbuh mantan Sekpri WaKapolri, AKBP Andi Muhammad Dicky Pastika Gading, S.Sos., S.IK., M.H.

Ia menyebutkan tidak benar adanya penangkapan terduga teroris di dalam rumah tersebut karena penyidik hanya meminta keterangan lingkungan sekitar.

"Tidak ada yang ditangkap kita hanya memeriksa lingkungan, jangankan penghuni, Pak RT saja kita bawa namanya geledah sita harus ada saksinya," jelas mantan Kapolres Karawang tersebut, AKBP Andi Muhammad Dicky Pastika Gading, S.Sos., S.IK., M.H.

Untuk barang yang dibawa apa saja, lanjut ia menerangkan pihak Polres tidak mengetahui dan berwenang untuk membeberkan karena ranah penyidik Densus 88.

Kepala Desa Sukaluyu Syarif Hidayat mengatakan kegiatan geledah sita yang dilakukan tim Densus 88 diketahui mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya sehingga ia mengetahui kegiatan tersebut dari laporan setelah kegiatan usai.

Dari hasil koordinasi pihak desa dengan Rukun Tetanga (RT) dan Rukun Warga (RW) setempat, ia menyebutkan tidak adanya penangkapan teroris melainkan hanya penggeledahan.

Dari rumah kontrakan tersebut, tim Densus 88 Antiteror hanya membawa sejumlah buku dan tidak ada senjata tajam yang dibawa.

Sebab sejak pagi, kata dia baik suami maupun istri dari penyewa rumah sedang tidak berada di tempat.

Ditambah penyewa baru saja menempati rumah tersebut dalam waktu dua hari dan diduga memang telah dalam pengejaran aparat.

"Yang punya kontrakan beda RW dan penghuni baru sewa dua hari jadi belum ada laporan identitasnya sampai ke kita katanya memang sudah diincar aparat," terang Syarif Hidayat.

Dengan kejadian tersebut, sambung dia, pihaknya akan memperketat sosialisasi terhadap warga terkait rumah kontrakan dan aturannya.

Sementara itu, Pemilik Kontrakan Anang Rosyadi (54 tahun) mengaku penghuni rumah kontrakannya itu telah mengontrak sejak Kamis (24/5/2017) dan cenderung tertutup terhadap warga sekitar.

Dirinya sempat menanyakan identitas penyewa namun beralasan sedang merapihkan berkas sehingga belum sempat memberikannya.

Selain itu warga sekitar, Aji menyebutkan penghuni memang sering menerima tamu dan juga sering terlihat meninggalkan rumah.

Namun untuk aktivitas rutin yang dilakukan tetangga barunya di rumah kontrakkan milik Anang Rosyadi itu ia mengaku kurang mengetahui.

"Saya tidak tahu, kata yang punya kontrakkan juga tertutup, cuma sering ada tamu pakai mobil kadang wanita kadang laki-laki, itu saja," pungkas Aji. (ant/jos)

See Also

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
Kapolda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Dari Aceh Ke Kota-kota Di Sumatera Dan Jawa
Kasus Korupsi Massal DPRD Sumut, KPK Sita Lagi Uang Suap
KPK Periksa Dirjen Minerba
KPK Cegah Bos Borneo Lumbung Energi Ke Luar Negeri
Tim Resmob Polda Kalbar Ringkus Preman Penganiaya Penjaga Toko Arloji
Kongres Advokat Indonesia Tuntut Bebaskan Julius Lobiua
Masyarakat Pulau Pari Kembali Unjuk Rasa PN Jakarta Utara
Densus 88 Antiteror Tahan Satu Keluarga Di Sleman
Penjambret Yang Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih Terciduk
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Aceh
Polres Jaktim Terus Buru Penjambret Tewaskan Penumpang Ojol Di Cempaka Putih
Kronologi OTT Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah
Gubernur Aceh Ditahan KPK
Gubernur Aceh Jadi Tersangka
KPK Tetapkan Gubernur Aceh Dan Bupati Bener Meriah Sebagai Tersangka
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Polda Metro Jaya Kerahkan 41.000 Personel Amankan Pilkada
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.624.074 Since: 07.04.14 | 0.5934 sec