YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Hukum

Densus 88 Antiteror Geledah Sita Rumah Kontrakan Di Bogor

Wednesday, 31 May 2017 | View : 240

siarjustisia.com-BOGOR.

Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 Antiteror mengadakan geledah sita di sebuah rumah kontrakan di Kampung Tegal Sapi, RT01/RW06, Desa Sukaluyu, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

"Apa yang dibawa kami tidak tahu, itu bagian penyidik kita dari Polres hanya mendampingi pengamanan saja," papar Kepala Kepolisian Resort Bogor (Kapolres Bogor) Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Muhammad Dicky Pastika Gading, S.Sos., S.IK., M.H. saat dihubungi di MaPolres Bogor, Jl. Tegar Beriman, Tengah, Cibinong, Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (30/5/2017).

Menurutnya, tindakan pencarian barang bukti dalam geledah sita tersebut merupakan pengembangan dari kasus bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5/2017) malam.

"Kegiatan penyidik Densus 88 Antiteror sekitar pukul 16.00 WIB di sebuah rumah kontrakan Kecamatan Tamansari itu," beber Kapolres Bogor AKBP Andi Muhammad Dicky Pastika Gading, S.Sos., S.IK., M.H.

"Selain mencari barang bukti juga meminta keterangan saksi termasuk penghuni kontrakan," imbuh mantan Sekpri WaKapolri, AKBP Andi Muhammad Dicky Pastika Gading, S.Sos., S.IK., M.H.

Ia menyebutkan tidak benar adanya penangkapan terduga teroris di dalam rumah tersebut karena penyidik hanya meminta keterangan lingkungan sekitar.

"Tidak ada yang ditangkap kita hanya memeriksa lingkungan, jangankan penghuni, Pak RT saja kita bawa namanya geledah sita harus ada saksinya," jelas mantan Kapolres Karawang tersebut, AKBP Andi Muhammad Dicky Pastika Gading, S.Sos., S.IK., M.H.

Untuk barang yang dibawa apa saja, lanjut ia menerangkan pihak Polres tidak mengetahui dan berwenang untuk membeberkan karena ranah penyidik Densus 88.

Kepala Desa Sukaluyu Syarif Hidayat mengatakan kegiatan geledah sita yang dilakukan tim Densus 88 diketahui mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya sehingga ia mengetahui kegiatan tersebut dari laporan setelah kegiatan usai.

Dari hasil koordinasi pihak desa dengan Rukun Tetanga (RT) dan Rukun Warga (RW) setempat, ia menyebutkan tidak adanya penangkapan teroris melainkan hanya penggeledahan.

Dari rumah kontrakan tersebut, tim Densus 88 Antiteror hanya membawa sejumlah buku dan tidak ada senjata tajam yang dibawa.

Sebab sejak pagi, kata dia baik suami maupun istri dari penyewa rumah sedang tidak berada di tempat.

Ditambah penyewa baru saja menempati rumah tersebut dalam waktu dua hari dan diduga memang telah dalam pengejaran aparat.

"Yang punya kontrakan beda RW dan penghuni baru sewa dua hari jadi belum ada laporan identitasnya sampai ke kita katanya memang sudah diincar aparat," terang Syarif Hidayat.

Dengan kejadian tersebut, sambung dia, pihaknya akan memperketat sosialisasi terhadap warga terkait rumah kontrakan dan aturannya.

Sementara itu, Pemilik Kontrakan Anang Rosyadi (54 tahun) mengaku penghuni rumah kontrakannya itu telah mengontrak sejak Kamis (24/5/2017) dan cenderung tertutup terhadap warga sekitar.

Dirinya sempat menanyakan identitas penyewa namun beralasan sedang merapihkan berkas sehingga belum sempat memberikannya.

Selain itu warga sekitar, Aji menyebutkan penghuni memang sering menerima tamu dan juga sering terlihat meninggalkan rumah.

Namun untuk aktivitas rutin yang dilakukan tetangga barunya di rumah kontrakkan milik Anang Rosyadi itu ia mengaku kurang mengetahui.

"Saya tidak tahu, kata yang punya kontrakkan juga tertutup, cuma sering ada tamu pakai mobil kadang wanita kadang laki-laki, itu saja," pungkas Aji. (ant/jos)

See Also

Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Dana BOS Malah Dipakai Beli Buku Yang Jauh Lebih Mahal Daripada Buku Resmi
6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.175.592 Since: 07.04.14 | 0.6151 sec