YouTube Facebook Twitter RSS
23 Nov 2017, 0

Opini

Pernyataan Sikap Komunitas Bulutangkis Indonesia

Author : Carmelita SH | Friday, 02 June 2017 | View : 119

siarjustisia.com-JAKARTA.

MENDUKUNG TEGAKNYA PANCASILA, BHINNEKA TUNGGAL IKA, DAN NKRI

Kondisi kebatinan bangsa dan negara Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini terasa memprihatinkan dan mencemaskan. Kami mencermati adanya upaya dari sejumlah pihak yang ingin memecah belah dengan menggunakan isu suku, agama, ras, dan antar golongan atau SARA. Meluasnya penyebaran pesan-pesan bernada kebencian, hasutan, hingga tindak kekerasan dengan mengatasnamakan agama adalah gejala yang tidak bisa kita anggap enteng.

Sebagai olahragawan yang selama ini telah ikut berjuang dengan keringat, darah, dan air mata demi mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia, kami merasa cemas dengan kondisi ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, adalah negeri yang didirikan di atas keragaman dan perbedaan.

Sebagai pebulutangkis, kami mewarisi spirit Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Di atas lapangan, kami terbiasa bekerja sama, gotong royong, bahu-membahu, dan bersatu padu untuk mengharumkan Indonesia, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan.

Kami berjuang hingga tetes darah terakhir demi Indonesia. Kami berasal dari suku, agama, ras, budaya, dan golongan berbeda. Tetapi, demi Merah-Putih dan Indonesia Raya, kami buang jauh-jauh segala perbedaan tersebut. Semangat Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu, menjadi pemersatu untuk meraih kejayaan di pentas bulutangkis dunia.

Apapun kondisinya, kami tidak mau terpecah belah. Perbedaan justru makin merekatkan dan menyatukan kami untuk terus menjaga supremasi bulutangkis Indonesia. Kami tidak mau terkotak-kotak karena perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan.

Atas dasar itulah, kami mendukung upaya pemerintah untuk memperkuat persatuan kita sebagai bangsa, dengan menegakkan supremasi hukum kepada mereka yang terbukti menyebarkan kebencian, memecah belah, serta ingin mengganti Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kami mendukung penuh upaya Presiden Joko Widodo untuk memulihkan situasi dengan mengambil tindakan yang diperlukan, sesuai dengan koridor hukum dan demokrasi.

Kami percaya, persatuan dan kesatuan Indonesia hanya bisa diselamatkan jika ada dukungan dari seluruh elemen bangsa, termasuk dari Komunitas Bulutangkis Indonesia. Kami juga mendukung segala upaya dan tindakan tegas pemerintah sesuai koridor hukum terhadap mereka yang terbukti menyebarkan kebencian dengan mengusung isu SARA.

Kami, Komunitas Bulutangkis Indonesia akan terus mendukung tegaknya Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI!

Jakarta, 1 Juni 2017

Komunitas Bulutangkis Indonesia

Tan Joe Hok
Hariyanto Arbi
Ivana Lie
Liem Swe King
Candra Wijaya
Taufik Hidayat
Marlev Mainaky
Ricky Soebagdja
Susi Susanti
Alan Budikusuma
Eddy Hartono
Richard Mainaky
Denny Kantono
Eng Hian
Simbarsono
Tan Thiam Beng
Elizabeth Latief
Carmelita
Imelda Wigoena
Bobby Ertanto 
Lany Tedjo 
Retno Kustiyah
Elysa
Bella
Rudy Heryanto
Tieke Boediman 
Rabiah Ibrahim
Ellen Angelina
Mary Herlim
Rosiana Tendean
Bambang Suprianto
Riony Mainaky
Karel Mainaky
Lius Pongoh
Helen Paokie
Yuni Kartika
Kho Mei Hwa
Kartono
Ruth Damayanti
Yanti kusmiati
Verawaty Fajrin
Rudy Hartono

(carmelita)

See Also

Berdiri Di Dua Kaki
Double L, Narkoba, Dan Anak Dari Keluarga Penghasilan Rendah
Hati-hati Dengan Ide Keliru Yang Jahat Sekali
Bahagia Bertemu Ibu Irawati Durban Ardjo
Radio Mercury Dan Never Ending War Against Cancer
Dari Perjalanan Ke Diri: Merekonstruksi Pola Perilaku
Agus Yudhoyono Antara Tanggung Jawab Individu Dan Keluarga
Pertempuran Sultan Agung Dan Musium Kota Jakarta
Kesehatan Masyarakat Dan Pendidikan Kesehatan
Musium Wayang Dan Pembentukan Karakter
Kebijakan Publik Perlu Proses Dan Konsensus Banyak Pihak
Berjuang Dan Bertarung Untuk Yang Benar Dan Adil
Pintu Tertutup Maka Akan Ada Pintu Lagi
Yang Penting Adalah Menemukan Tempat Yang Tepat
Perempuan Perkasa Dalam Diri Seniman
Hasil Dikusi Buku Moemie: Karakter Baik Dan Identitas
Latar Belakang Sebelum Membaca Novel Moemie
Cerita Tentang Pengarang Novel Moemie Sebelum Menulis
Ringkasan Cerita Novel Moemie
Peringati Hari HAM Sedunia, Rohingya Masih Menjadi Manusia Paling Teraniaya
Susi Pudjiastuti Dan Definisi Profesional
Gus Mus, Guru Bangsa Kita
Presiden Bisa Usir Kedubes Myanmar Dari Indonesia
Gagal Melindungi Rohingya, ASEAN Bubarkan Saja
Melalui Resolusi DK PBB Pemerintah Myanmar Dapat Diseret Ke Mahkamah Pidana Internasional
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.834.430 Since: 07.04.14 | 0.3581 sec