YouTube Facebook Twitter RSS
18 Feb 2019, 0

Hukum

Terduga Teroris Berencana Serang MaPolsek Cisaat Dan Cianjur Kota

Tuesday, 11 July 2017 | View : 791

siarjustisia.com-SUKABUMI.

Terduga teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri sebelum perayaan Idul Fitri 1438 Hijriyah sudah berencana untuk menyerang MaPolsek Cisaat, Jl. Cisaat Raya No.190, Sukamanah, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Sebelum Lebaran petugas menangkap tersangka berinisial RZ dan AZ di Cianjur kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap HSS pada Senin (10/7/2017) di Cianjur dan menyusul AAB alias Abu Umar tertangkap di Sukabumi pada Selasa (11/7/2017), kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus, Selasa (11/7/2017).

Informasinya terduga jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini sudah menyiapkan persenjataan untuk menyerang MaPolsek Cisaat, Jl. Cisaat Raya No.190, Sukamanah, Kabupaten Sukabumi, dan juga MaPolsek Cianjur Kota, Jl. Siliwangi No.42, Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Diduga HSS merupakan penyuplai senjata dan peluru kepada RZ dan AZ, namun sebelum melakukan aksinya mereka keburu tercium Tim Densus 88. Diduga keempat terduga teroris yang ditangkap secara terpisah ini masih satu jaringan.

Untuk HSS ditangkap di Kampung Pajaya, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Sementara, Abu Umar ditangkap di Kampung Bobojong, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Jaringan ini berencana berencana menyerang polisi menggunakan senjata api. Sasarannya anggota polisi yang tengah bertugas di kedua Polsek tersebut dan etnis keturunan.

"Keempatnya merupakan sel baru JAD dan ada kaitannya dengan Kelompok Ormas Gerakan Reformis Islam (Garis) Cianjur," imbuh mantan Kasubbagopinev Bagpenum Ropenmas Div Humas Polri, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus.

Terkait ada rencana aksi penyerangan Markas Polsek (MaPolsek) Cisaat, petugas meningkatkan penjagaan, bahkan pintu masuk ke kantor polisi tersebut dibarikade atau dihalangi portal dan pembatas jalan.

Selain itu, setiap anggota polisi yang bertugas pun minimalnya harus dua orang sehingga bisa saling mengawasi dan menjaga untuk menjaga keamanan dari aksi serangan pelaku teror. (ant)

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.408.449 Since: 07.04.14 | 0.6198 sec