YouTube Facebook Twitter RSS
21 Jul 2019, 0

Nusantara

Kemenkumham Akui Foto Baasyir Baiat ISIS Dari Dalam Lapas

Monday, 04 August 2014 | View : 573

siarjustisia.com-JAKARTA.

Baru-baru ini beredar foto Abu Bakar Ba'asyir bin Abu Bakar Abud, biasa juga dipanggil Ustadz Abu dan Abdus Somad yang berbaiat kepada khalifah Al-Baghdadi, pemimpin kelompok ekstremis militan dari kelompok jihad radikal, The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL), diterjemahkan sebagai the Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) or the Islamic State in Iraq and al-Sham (ISIS) atau gerilyawan Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS).

Foto itu diambil di sebuah ruangan lebar berlantai kayu.

Abu Bakar Ba'asyir bin Abu Bakar Abud, biasa juga dipanggil Ustadz Abu dan Abdus Somad duduk diapit para pria mengenakan pakaian putih yang salah satunya memegang bendera ISIS.

Abu Bakar Ba'asyir bin Abu Bakar Abud, biasa juga dipanggil Ustadz Abu dan Abdus Somad diketahui tengah mendekam di lembaga pemasyarakatan (lapas) yang berada di Nusakambangan.

Dikonfirmasi mengenai itu, Dirjen Pemasyarakatan (Direjen Pas) Handoyo Sudrajat mengakui bahwa foto Abu Bakar Ba'asyir diambil dari dalam Lapas. Informasi tersebut didapatnya dari pihak keamanan Lapas.

"Kalau kemarin Dirkamtib sudah ke sana dan melaporkan. Kami sepakat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait. Sekarang setelah dianalisis banyak yang tidak tahu tapi ikut-ikutan. Misalnya statemen mereka yang akan sampai ke Mekkah menghancurkan Kabah," ungkap Handoyo Sudrajat ditanyai wartawan di kantor Kemenkumham, Jakarta, Senin (4/8/2014).

Masih dalam laporan diterimanya, menurut Handoyo Sudrajat memang sudah ada beberapa yang terafiliasi atau ikut kelompok ISIS secara ideologi di Lapas yang berada di Nusakambangan.

"Tapi mereka yang sekarang berbaiat belum tahu yang sebenarnya. Sekarang ke beberapa tempat jangan sembarangan juga untuk menyewakan tempat yang tidak tahu akan dipakai untuk apa," paparnya lagi.

Lapas, tegas Handoyo Sudrajat, akan terus ditingkatkan keamanannya. Sehingga tak lagi 'kecolongan' seperti demikian. "Kami di dalam sudah meningkatkan pengawasan. Tapi yang sudah terjadi sudah terlanjur. (Itu) terjadi di ruang yang tidak kami masuki. Mereka pakai tempat salat. Itu juga ada penyalahgunaan fasilitas. Tapi kini kami ketatkan. Itu bukti pada ISIS bahwa dia sudah berbaiat," tegas Handoyo Sudrajat.

Sampai saat ini, laporan diterimanya, di Lapas yang berada di Nusakambangan, ada sekitar 43 orang tahanan kasus terorisme. Namun, mereka sudah diperingatkan oleh para petugas bimbingan Lapas. "Preventifnya sudah diingatkan juga," imbuhnya.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengakui bahwa terpidana teroris 15 tahun penjara, Abu Bakar Ba'asyir bin Abu Bakar Abud, biasa juga dipanggil Ustadz Abu dan Abdus Somad membaiat sejumlah narapidana teroris di lembaga pemasyarakatan Pasir Putih, Nusa Kambangan.

Abu Bakar Ba’asyir membaiat sejumlah narapidana untuk ikut dalam gerakan The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL), diterjemahkan sebagai the Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) or the Islamic State in Iraq and al-Sham (ISIS) atau gerilyawan Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS).

"Ada 43 orang tahanan, napi kasus terorisme, tapi tidak semua ikut (baiat)," beber Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) pada Kabinet Indonesia Bersatu II menggantikan Patrialis Akbar, Amir Syamsuddin, S.H., M.H. di Gedung Kemenkumham Jakarta, Senin (4/8/2014).

Mereka yang dibaiat, menurut pria kelahiran Makassar pada 27 Mei 1946, belum memahami tujuan baiat tersebut. "Mereka yang sekarang berbaiat belum tahu yang sebenarnya, sekarang ke beberapa tempat jangan sembarangan juga untuk menyewakan tempat yang tidak tahu akan dipakai untuk apa," jelas alumnus pascasarjana, Universitas Indonesia (UI), Amir Syamsuddin.  Baiat tersebut dilakukan di tempat shalat.

"Terjadi di ruang yang tidak kita masuki. Mereka pakai tempat shalat. Itu juga ada penyalahgunaan fasilitas, tapi kini kami ketatkan. Itu bukti pada ISIS bahwa dia sudah berbaiat," ungkap alumnus Sarjana Hukum Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1983, Amir Syamsuddin.

Baiat itu dilakukan untuk mendukung gerakan ISIS yang melalui video dalam situs Youtube meminta warga Indonesia untuk mendukung perjuangan ISIS untuk menjadi khilafah dunia.

"Harusnya dia (Ba`asyir) dipertanyakan kewargannegaraannya, tapi ajian masih berlangsung," tukas Amir Syamsuddin.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Ketua Dewan Nasehat Partai Demokrat sejak tahun 2011, Amir Syamsuddin mengakui bahwa sudah ada perlakuan khusus untuk napi terorisme.

"Kegiatan yamg dilakukan lebih pada kegiatan kemitraan. Yang penting kegiatan rutin. Ada kelas Pancasila soal negara, tapi ketika saat ini sudah berbaiat berarti sudah mengabaikan kan?" pungkas pengacara Majalah Tempo tahun 1987 bersama Albert Hasibuan, Amir Syamsuddin. (mer/jos)

See Also

Ritme Pekerjaan TMMD Terus Meningkat
Dandim 0716/Demak Matangkan Acara Pembukaan TMMD
Lestarikan Tradisi Leluhur Di TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
Senyum Bahagia Bapak Nur Rochman Yang Rumahnya Akan Dibedah Di TMMD
Rumahnya Akan Dirobohkan, Mbah Warsini Bahagia
Danramil 01/Demak Kota Terjun Langsung Pasang Patok
Satgas TMMD Beri Motivasi Anak Atlet Sepak Bola
Tentara Akan Ciptakan Bangunan Berkualitas
Jelang Pembukaan TMMD, Bersama Warga TNI Kodim 0716/Demak Gelar Kerja Bhakti Bersama
Datangkan Bego Untuk Permak Lokasi Upacara Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Terus Dimatangkan, Persiapan Pembukaan TMMD Kodim 0716/Demak
Penentuan Warga Penerima Rehab RTLH Dijamin Selektif
Dansatgas TMMD Yang Dekat Dengan Warga
Berharap Ada Over Prestasi Di TMMD Kalikondang
Ternyata Pak Tentara Orangnya Ramah
Keakraban Warga Dan Satgas TMMD Terus Meningkat
Jaga Semangat TMMD Masih Panjang
TNI Wartawan Diminta Jaga Kesehatan Saat Handle Berita TMMD
TNI Dan Warga Adu Ilmu Operasional Molen
Demi Sukses TMMD, Ketua RW Rela Jadi Distributor Snack
Rakitan Besi Untuk Jalan TMMD Terus Dipersiapkan
Di Lokasi TMMD, Berat Sama Dipikul TNI Dan Warga
Santri Akan Total Bantu TMMD Hingga Tuntas
Dagangan Bakso Saya Laris Manis Sejak Ada TMMD
Bina Anak-Anak Desa TMMD Saat Berkesenian
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 8.114.849 Since: 07.04.14 | 0.5598 sec