YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2019, 0

Hukum

Densus 88 Antiteror Kembali Tangkap Terduga Teroris

Thursday, 13 July 2017 | View : 352

siarjustisia.com-BANDUNG.

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri bersama Polda Jabar kembali menangkap satu terduga teroris berinisial AR (25 tahun) yang diduga memiliki keterlibatan dengan bom panci Buahbatu, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

"Pada hari Kamis (13/7/2017) sekitar pukul 08.15 WIB telah dilakukan pengangkapan terhadap tersangka AR yang diduga terlibat bom panci," papar Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus di Markas Kepolisian Daerah (MaPolda) Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta No.748, Desa Cimenerang (Cimincrang), Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kamis (13/7/2017).

Mantan Kasubbagopinev Bagpenum Ropenmas Div Humas Polri, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus mengatakan, AR ditangkap di Jalan Bandir, Desa Manggunghardja, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. AR diduga membantu dalam perakitan bom panci dan akan melakukan peledakan di Kota Bandung.

"AR adalah saudara AW yang tertangkap sebelumnya di wilayah Buahbatu," tutur papar mantan Kasubbid Dokliput Bid Prodok Div Humas Polri tahun 2009, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus.

Dengan ditangkapnya AR, menambah deretan pengungkapan jaringan sel baru bom panci setelah sebelumnya berhasil mengamankan AW, AAS, dan K.

Tiga terduga teroris yang berhasil ditangkap Densus 88 Antiteror yakni AW, AAS, dan K sempat gagal dalam upayanya meledakkan bom di salah satu rumah makan di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Mei 2017.

"Memang sejak bulan Mei kalau kelompok ini sudah merencanakan meledakkan rumah makan di Astana Anyar dengan kekuatan bom 1,5 kilogram," beber Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus di Markas Kepolisian Daerah (MaPolda) Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta No.748, Desa Cimenerang (Cimincrang), Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Rabu (12/7/2017).

Mantan Kasubbid Dokliput Bid Prodok Div Humas Polri tahun 2009, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus mengatakan, bom tersebut sempat disimpan di dekat rumah makan tersebut. Namun, karena ada kesalahan dalam proses perakitannya, bom gagal meledak.

"Dia sudah mencoba meledakkan 1,5 kilogram tapi tidak berhasil," kata mantan Dirpamobvit Polda Kepri tahun 2013, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus.

Karena gagal, ketiga pelaku kemudian kembali membuat bom yang dirakit dalam sebuah kaleng di kontrakan AW di Buahbatu. Percobaan kedua pun kembali gagal, karena setelah diuji hanya mengeluarkan asap.

"Membuat bom dengan daya ledak 90 miligram tapi belum sempurna. Gak ada ledakan baru asap, jadi dibuang ke sungai depan kos," urai mantan Kapolres Tanjungpinang, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus.

Pada percobaan ketiga, pelaku kembali membuat bom dengan daya ledak 60 miligram. Namun, sebelum diledakkan di lokasi yang telah ditentukan, bom tersebut meledak terlebih dahulu di kontrakan AW di Buahbatu pada Sabtu (8/7/2017).

Terkuaknya jaringan teroris sel baru ini diawali sejak meledaknya bom panci di kontrakan yang didiami AW di Buahbatu, Kota Bandung.

Dari pengungkapan ledakan bom di Buahbatu, polisi akhirnya berhasil menangkap tiga pelaku dan seluruh rencana peledakan dapat digagalkan.

Dari pengangkapan AW, kemudian mengarah ke pelaku lain yakni AAS serta K yang ditangkap di lokasi berbeda pada Selasa (11/7/2017) malam.

Polisi berhasil menangkap dua orang terduga teroris yakni AAS dan K di dua lokasi berbeda pada Selasa (11/7/2017) malam. AAS ditangkap di daerah Cibiru Kota Bandung, sementara K diamankan di Tasikmalaya, Jawa Barat. Penangkapan keduanya berasal dari pengungkapan pelaku AW yang telah ditangkap di Buahbatu, Kota Bandung pada Sabtu (8/7/2017).

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror bersama Polda Jabar menemukan barang bukti unsur bahan peledak, yakni zat aseton seberat 1,5 kilogram, di kontrakan yang didiami terduga teroris AAS.

"Ini yang sementara kita geledah ada barang bukti aseton bahan utama membuat bom," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus ditemui usai melakukan penggeledahan di kediaman AAS di Komplek Cibolerang Blok C 49, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu (12/7/2017).

Mantan Kapolres Tanjungpinang, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus menuturkan, aseton seberat 1,5 kilogram tersebut apabila seluruhnya digunakan sebagai bahan peledak, akan memiliki daya kejut yang besar. "Bisa meruntuhkan satu gedung," tandas dia.

Selain bahan pembuat bom, petugas juga berhasil mengamankan dokumen-dokumen pribadi, serta dua bilah senjata tajam jenis pisau. Mantan Dirpamobvit Polda Kepri tahun 2013, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus menduga pisau tersebut akan digunakan pelaku untuk melakukan penyerangan terhadap anggota kepolisian.

"Ada beberapa yang ditemukan termasuk beberapa sajam yang kemungkinan serangan ke anggota Polri dan beberapa bahan baku pembuatan bom yang berhasil ditemukan di TKP dan dokumen pribadi serta dokumen bahan ajaran agama," terang dia.

Seluruh barang bukti yang ditemukan selanjutnya akan dibawa ke Densus 88 Antiteror untuk pengembangan lebih lanjut.

Dari pengakuan AW yang terlebih dahulu ditangkap, pelaku berencana meledakkan bom di rumah makan di Astanaanyar, Gereja di Buahbatu, dan sebuah kafe di Braga pada 16 Juli 2017. Seluruh pelaku diketahui berencana meledakkan bom panci di tiga lokasi berbeda yang ada di Kota Bandung, tambah mantan Dirpamobvit Polda Kepri tahun 2013, Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus. (jos)

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.410.802 Since: 07.04.14 | 0.6357 sec