YouTube Facebook Twitter RSS
25 Jun 2018, 0

Internasional

Israel Umumkan Penarikan Mundur Semua Militernya Dari Jalur Gaza

Tuesday, 05 August 2014 | View : 290

siarjustisia.com-GAZA.

Pihak militer Israel bakal menarik mundur seluruh tentaranya dari Jalur Gaza. Pihak militer Israel dikabarkan akan menarik mundur seluruh militernya dari Jalur Gaza.

Israel telah mengumumkan akan menarik seluruh pasukannya menjadi “posisi defensif” di luar Jalur Gaza. Pasukan Israel ditarik ke posisi pertahanan semula di luar Jalur Gaza. Tentara Israel akan bertahan di luar Gaza.

Hal itu seperti dilansir situs BBC, Selasa (5/8/2014), bahwa Letnan Kolonel Peter Lerner menyampaikan, bakal menarik militer Israel sebelum gencatan senjata selama 72 jam. Gencatan senjata akan dimulai sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Juru Bicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner, mengatakan kepada wartawan bahwa pasukan Israel akan meninggalkan Gaza sebelum dimulainya 72 jam gencatan senjata, yang dijadwalkan bakal dimulai pada pukul 08.00 waktu setempat hari ini. "Pasukan Pertahanan Israel akan diposisikan defensif di luar Jalur Gaza dan kami akan mempertahankan posisi-posisi defensif," ungkap Letnan Kolonel Peter Lerner, dikutip dari BBC.

Seorang Juru Bicara militer menyebutkan bahwa sebagian pasukan Israel ini ditarik mundur dari Gaza untuk digantikan pasukan lainnya dalam proses yang dimulai sejak 2 Agustus lalu. Militer Israel mengatakan, akan melanjutkan serangan ke jalur Gaza, setelah akhir jeda gencatan senjata tujuh jam.

Tentara Israel berjalan kaki di dekat perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza saat pasukan tersebut kembali dari Gaza yang dikuasai Hamas, Senin (4/8/2014).

Sejumlah tank tentara Israel berkonvoi meninggalkan jalur Gaza menuju Israel, Selasa (5/8/2014).

Dilaporkan media Israel, bahwa tujuan utama militer Israel untuk menghancurkan terowongan militan telah dicapai. Kantor berita Reuters sebelumnya melaporkan, media-media di Israel mengklaim tujuan utama perang, yaitu menghancurkan terowongan yang digunakan oleh gerilyawan Hamas, telah tercapai.

Sementara itu, beberapa upaya gencatan senjata sudah dilakukan selama konflik tetapi sebagian besar tidak berjalan baik karena masing-masing pihak menuduh pihak lain melakukan pelanggaran.

Perjanjian terbaru ini dibahas di Kairo, Mesir pada Senin (4/8/2014) kemarin, oleh berbagai kelompok Palestina walau perwakilan dari Israel tidak hadir.

Berdasarkan informasi dari berita yang berkembang dan pejabat kesehatan di Gaza mengatakan, akibat konflik peperangan yang pecah selama empat pekan terakhir tersebut telah menewaskan 1.800 warga Palestina dan kurang lebih 67 tentara Israel. (bbc/reuters/afp)

See Also

Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Inggris Permudah Pengajuan Visa Bagi Pelajar Indonesia
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
PM Malaysia Mahathir Mohamad Umumkan Gaji Menteri Dipangkas 10 Persen
Suriah Berhasil Usir ISIS
Satgas Malaysia Akan Selidiki Skandal Mega Korupsi 1MDB
Malaysia Ringkus 7 Anggota Terduga Jaringan IS
Sekolah Di Ghouta Timur Dihantam Rudal
Pasar Di Suriah Dihantam Roket
Arab Saudi Dan Inggris Tandatangani Kesepakatan Pembelian Jet Tempur
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Presiden Suriah Tegaskan Serangan Di Ghouta Timur Akan Terus Berlanjut
Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.176.115 Since: 07.04.14 | 0.5932 sec