YouTube Facebook Twitter RSS
19 Nov 2017, 0

Hot News

Dandim 0716/Demak Tangkal Radikalisme Lewat Mujahadah

Tuesday, 08 August 2017 | View : 57

siarjustisia.com-DEMAK.

Jama'ah Nihadlul Mustaghfirin dari Kabupaten Demak menggelar mujahadah dan doa bersama di Masjid Agung Demak, Kampung Kauman, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), tadi malam, Senin (7/8/2017) malam.

Meski sempat mundur dari jam acara yang dilaksanakan, namun pengajian tetap berlangsung khusyuk dihadiri Dandim 0716/Demak Letkol Inf. Agung Udayana, S.E., Kapolres AKBP Sonny Irawan, S.IK., para kiai, Camat, santri, ormas Ansor, dan Banser.

Menurut Ketua Panitia H. Agus M. Kartono, acara yang berlangsung rutin ini mengundang pengasuh Ponpes Asrama Pendidikan Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

"Gus Bayu yang juga masih keponakan pengasuh Ponpes Tegalrejo Gus Yusuf Chudlori hadir memberikan ceramah. Kyai muda itu menyampaikan ceramah keagamaan menyempurnakan acara mujahadah," ujar Agus yang juga sebagai Lurah Karang Mlati, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Dalam sambutannya, Dandim 0716/Demak Letkol Inf. Agung Udayana, S.E. mengatakan supaya jamaah Nihadlul Mustaghfirin tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI dari ancaman dalam bentuk apapun baik dari dalam maupun dari luar ajaran radikalisme yang saat ini telah berada dan berkembang di berbagai wilayah kota di Indonesia.

Demak adalah merupakan kota religius sehingga dapat meneruskan dan mewarisi dari semua ajaran Nabi Muhammad SAW.

Apapun perbedaan yang timbul di kalangan umat Islam, sepanjang bukan menyangkut masalah akidah dan ibadah, tidak boleh menjadikan umat terpecah.

"Mari jadikan acara mujahadah ini sebagai momentum benteng pemelihara ukhuwah islamiyah. Harapan kami beserta jajaran Kodim 0716/Demak, Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin tidak ada unsur politik dan independen, maka dengan itu, Kodim 0716/Demak akan mengawal apabila ada kegiatan di wilayah Kabupaten Demak," tutur Dandim 0716/Demak, Letkol Inf. Agung Udayana, S.E.

Disebutkan, jamaah Nihadlul Mustaghfirin memang tak bisa dilepaskan dari sosok sejumlah pengasuh ponpes API Tegalrejo Magelang. Salah seorang pengasuh ponpes itu yakni almarhum K. H. Ahmad Muhammad (Gus Muh) putra pendiri ponpes API Magelang, K. H. Chudlori, merupakan perintis kegiatan mujahadah Nihadlul Mustaghfirin. Gus Muh yang semasa hidupnya juga terkenal sebagai budayawan tersebut merintis Nihadlul Mustaghfirin melalui pengajian Selasa Kliwonan. (Pendim 0716/Demak)

See Also

Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jabar Meninggal Dunia
Perdana Menteri Jepang Bubarkan Majelis Rendah Parlemen
Press Release MESANIH Pelayanan Jasa Online Berbasis Budaya Lokal
Kodim 0721/Blora Gelar Doa Bersama 171717
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Doa Bersama 171717 Demi Keutuhan NKRI
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Rektor UMK Tegaskan Tolak Narkoba Dan Paham Radikal
Rotasi Sejumlah Perwira Tinggi Dan Perwira Menengah Di Tubuh Polri
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Kodim 0716/Demak Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
Julia Perez Meninggal
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Kapolri Beri Penghargaan Ke 5 Kapolres Terbaik
Pengambilan Sumpah 64 Advokat Peradin Oleh PT Banten
Marie Muhammad Berpulang
Rakerda KAI DPD DKI Jakarta: Equality Before The Law, Jangan Ada Lagi Suap Dan Pungli
38 Juta Orang Di Dunia Hidup Dengan HIV/AIDS
Penyebab Kanker
Sutan Bhatoegana Meninggal Dunia
MUI Tolak Kapolda Baru Banten
Yudi Latif Tegaskan Pancasila Harus Jadi Lifestyle
Partai Gerindra-PKS Resmi Usung Anies Baswedan-Sandiaga Uno
Polisi Bekuk Ketua Umum PARFI
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.803.335 Since: 07.04.14 | 0.6823 sec