YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2019, 0

Ekonomi

Dolar AS Melemah

Friday, 25 August 2017 | View : 1357

siarjustisia.com-NEW YORK.

Nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di pasar domestik bursa New York pada Kamis (24/8/2017) atau Jumat (25/8/2017) pagi WIB melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya karena investor terus mempertahankan pandangan kecenderungan terus turunnya nilai mata uang maupun indeks bursa saham (bearish).

Presiden AS ke-45, Donald John Trump mengatakan awal pekan ini bahwa bersedia membiarkan pemerintah ditutup tanpa alokasi anggaran untuk pembangunan tembok perbatasan dengan Meksiko, demikian laporan kantor berita Xinhua China.

Bearish adalah suatu kondisi di mana pasar uang dan saham sedang mengalami tren turun atau melemah. Xinhua mencatat bahwa penurunan tersebut biasanya dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang melambat, bahkan turun dari tahun sebelumnya. Selain itu, tingkat pengangguran bertambah, defisit neraca perdagangan.

Presiden AS ke-45, Donald John Trump juga menyatakan keraguannya apakah AS dapat mencapai kesepakatan dengan Kanada dan Meksiko mengenai Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Selain itu, ia menambahkan bahwa Pemerintah AS "mungkin" akan menghentikan perjanjian perdagangan.

Para analis mengatakan bahwa pernyataan Presiden AS Donald John Trump telah menekan pasar sehingga mendorong nilai dolar AS turun, dan pendapat di kalangan pasar bahwa Presiden Donald John Trump mungkin tidak dapat segera mendorong agenda pro-pertumbuhannya.

Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (24/8/2017) bahwa dalam pekan yang berakhir 19 Agustus bahwa angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal yang disesuaikan secara musiman mencapai 234.000, meningkat 2.000 dari tingkat yang belum direvisi sebelumnya 232.000.

Rerata pergerakan angka pengangguran di AS selama empat minggu mencapai 237.750, turun 2.750 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 240.500.

Indeks dolar AS, yang mengukurnya terhadap enam mata uang utama, naik 0,09 persen menjadi 93,30 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1809 dolar AS dari 1,1810 dolar AS, dan poundsterling Inggris naik ke 1,2804 dolar AS dari 1,2800 dolar AS. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7907 dolar AS dari 0,7900 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,36 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,03 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9645 franc Swiss dari 0,9655 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2525 dolar Kanada dari 1.2553 dolar Kanada.

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (23/8/2017) karena investor mencerna pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 Donald John Trump di Arizona, Amerika Serikat (AS) pada Selasa (22/8/2017) soal tembok perbatasan dan kemungkinan penghentian Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara dengan Kanada dan Meksiko.

Pidato Presiden AS Donald John Trump membebani pasar pada Rabu (23/8/2017), mendorong mata uang-mata uang safe haven lebih tinggi.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,41 persen menjadi 93,160 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik ke 1,1810 dolar AS dari 1,1751 dolar AS, dan pound Inggris turun menjadi 1,2800 dolar AS dari 1,2826 dolar AS. Dolar Australia turun menjadi 0,7900 dolar AS dari 0,7906 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,03 yen Jepang, lebih rendah dari 109,52 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9655 franc Swiss dari 0,9684 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2553 dolar Kanada dari 1,2562 dolar Kanada menurut warta kantor berita Xinhua.

Sebelumnya, kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Selasa (22/8/2017) atau Rabu (23/8/2017) pagi WIB, karena para investor menyesuaikan posisi mereka menjelang pertemuan antara pejabat-pejabat bank sentral utama akhir pekan ini.

Pejabat Federal Reserve AS diperkirakan bergabung dengan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi dan Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ) Haruhiko Kuroda pada Jumat (25/8/2017) dalam Simposium Kebijakan Ekonomi tahunan di Jackson Hole di negara bagian Wyoming, AS.

Topik tahun ini adalah "Fostering a Dynamic Global Economy" dan para investor berharap mendapatkan petunjuk terkait kebijakan moneter global.

Pertemuan tersebut dilakukan saat bank sentral AS bersiap untuk mulai mengurangi neracanya yang mencapai 4,5 triliun dolar AS, dan Bank Sentral Eropa mempertimbangkan kapan mulai memperlambat pembelian aset skala besarnya.

Ekspektasi kebijakan moneter ketat di AS telah diperlemah baru-baru ini oleh data inflasi yang lembut. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Desember hanya 41 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,49 persen menjadi 93,554 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1751 dolar AS dari 1,1816 dolar AS, dan poundsterling Inggris turun menjadi 1,2826 dolar AS dari 1,2899 dolar AS. Dolar Australia turun menjadi 0,7906 dolar AS dari 0,7938 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,52 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,75 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9684 franc Swiss dari 0,9617 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2562 dolar Kanada dari 1,2568 dolar Kanada. Demikian laporan Xinhua. (xinhua)

See Also

Babinsa 01/Demak Dampingi Program Kotaku Di Desa Mulyorejo
Antisipasi Kelangkaan Dan Kestabilan Harga Pupuk, Babinsa 12/Mranggen Cek Langsung
Wall Street Menguat
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Babinsa 09/Karangtengah Dampingi Pembangunan RTLH
Bursa Asia Dan AS Menguat
Bursa Asia Ditutup Melemah Disusul Bursa Eropa Dibuka Tergerus
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Babinsa 06/Wedung Lakukan Pemantauan Penyemaian Bibit Tanam Padi
Babinsa 09/Karangtengah Pastikan Harga Sembako Di Pasar Masih Relatif Stabil
Percepat Masa Tanam, Babinsa 09/Karangtengah Giat Dampingi Petani
Babinsa 05/Mijen Tunjukkan Peran Aktif Babinsa Terhadap Swasembada Pangan
Tak Kenal Lelah, Babinsa Koramil 07/Gajah Bantu Petani Siangi Rumput
Ciptakan Hubungan Yang Harmonis, Babinsa 01/Rembang Terjun Langsung Ke Lahan Pertanian
Babinsa Pos Koramil Kebonagung Memotivasi Petani Dalam Menggarap Sawah
Babinsa 12/Mranggen Ikuti Sosialisasi Budidaya Sapi Potong
Babinsa 01/Demak Kota Bantu Percepatan Pertumbuhan Padi
Babinsa 02/Bonang Bersama Petani Bantu Persemaian Bibit Padi
Cegah Terjadinya Kelangkaan Pupuk, Babinsa Koramil 09/Karangtengah Cek Langsung Ke Pengecer
Wujudkan Swasembada Pangan, Babinsa 13/Karangawen Dampingi Petani Jagung Siangi Gulma
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Laksanakan Upsus Bersama Petani Menanam Jagung
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.247.762 Since: 07.04.14 | 0.6641 sec