YouTube Facebook Twitter RSS
21 Nov 2017, 0

Ekonomi

Dolar AS Melemah

Friday, 25 August 2017 | View : 61

siarjustisia.com-NEW YORK.

Nilai tukar mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di pasar domestik bursa New York pada Kamis (24/8/2017) atau Jumat (25/8/2017) pagi WIB melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya karena investor terus mempertahankan pandangan kecenderungan terus turunnya nilai mata uang maupun indeks bursa saham (bearish).

Presiden AS ke-45, Donald John Trump mengatakan awal pekan ini bahwa bersedia membiarkan pemerintah ditutup tanpa alokasi anggaran untuk pembangunan tembok perbatasan dengan Meksiko, demikian laporan kantor berita Xinhua China.

Bearish adalah suatu kondisi di mana pasar uang dan saham sedang mengalami tren turun atau melemah. Xinhua mencatat bahwa penurunan tersebut biasanya dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang melambat, bahkan turun dari tahun sebelumnya. Selain itu, tingkat pengangguran bertambah, defisit neraca perdagangan.

Presiden AS ke-45, Donald John Trump juga menyatakan keraguannya apakah AS dapat mencapai kesepakatan dengan Kanada dan Meksiko mengenai Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Selain itu, ia menambahkan bahwa Pemerintah AS "mungkin" akan menghentikan perjanjian perdagangan.

Para analis mengatakan bahwa pernyataan Presiden AS Donald John Trump telah menekan pasar sehingga mendorong nilai dolar AS turun, dan pendapat di kalangan pasar bahwa Presiden Donald John Trump mungkin tidak dapat segera mendorong agenda pro-pertumbuhannya.

Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (24/8/2017) bahwa dalam pekan yang berakhir 19 Agustus bahwa angka pendahuluan untuk klaim pengangguran awal yang disesuaikan secara musiman mencapai 234.000, meningkat 2.000 dari tingkat yang belum direvisi sebelumnya 232.000.

Rerata pergerakan angka pengangguran di AS selama empat minggu mencapai 237.750, turun 2.750 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 240.500.

Indeks dolar AS, yang mengukurnya terhadap enam mata uang utama, naik 0,09 persen menjadi 93,30 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1809 dolar AS dari 1,1810 dolar AS, dan poundsterling Inggris naik ke 1,2804 dolar AS dari 1,2800 dolar AS. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7907 dolar AS dari 0,7900 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,36 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,03 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9645 franc Swiss dari 0,9655 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2525 dolar Kanada dari 1.2553 dolar Kanada.

Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (23/8/2017) karena investor mencerna pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 Donald John Trump di Arizona, Amerika Serikat (AS) pada Selasa (22/8/2017) soal tembok perbatasan dan kemungkinan penghentian Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara dengan Kanada dan Meksiko.

Pidato Presiden AS Donald John Trump membebani pasar pada Rabu (23/8/2017), mendorong mata uang-mata uang safe haven lebih tinggi.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,41 persen menjadi 93,160 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik ke 1,1810 dolar AS dari 1,1751 dolar AS, dan pound Inggris turun menjadi 1,2800 dolar AS dari 1,2826 dolar AS. Dolar Australia turun menjadi 0,7900 dolar AS dari 0,7906 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,03 yen Jepang, lebih rendah dari 109,52 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9655 franc Swiss dari 0,9684 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2553 dolar Kanada dari 1,2562 dolar Kanada menurut warta kantor berita Xinhua.

Sebelumnya, kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Selasa (22/8/2017) atau Rabu (23/8/2017) pagi WIB, karena para investor menyesuaikan posisi mereka menjelang pertemuan antara pejabat-pejabat bank sentral utama akhir pekan ini.

Pejabat Federal Reserve AS diperkirakan bergabung dengan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi dan Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ) Haruhiko Kuroda pada Jumat (25/8/2017) dalam Simposium Kebijakan Ekonomi tahunan di Jackson Hole di negara bagian Wyoming, AS.

Topik tahun ini adalah "Fostering a Dynamic Global Economy" dan para investor berharap mendapatkan petunjuk terkait kebijakan moneter global.

Pertemuan tersebut dilakukan saat bank sentral AS bersiap untuk mulai mengurangi neracanya yang mencapai 4,5 triliun dolar AS, dan Bank Sentral Eropa mempertimbangkan kapan mulai memperlambat pembelian aset skala besarnya.

Ekspektasi kebijakan moneter ketat di AS telah diperlemah baru-baru ini oleh data inflasi yang lembut. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Desember hanya 41 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,49 persen menjadi 93,554 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1751 dolar AS dari 1,1816 dolar AS, dan poundsterling Inggris turun menjadi 1,2826 dolar AS dari 1,2899 dolar AS. Dolar Australia turun menjadi 0,7906 dolar AS dari 0,7938 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,52 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,75 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9684 franc Swiss dari 0,9617 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2562 dolar Kanada dari 1,2568 dolar Kanada. Demikian laporan Xinhua. (xinhua)

See Also

Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Era Global Buka Peluang Usaha Baru
Presiden Joko Widodo Sebut Indonesia-Laos Perkuat Kerja Sama
Presiden Joko Widodo Resmikan Megaproyek PLTU Bernilai 5,87 Miliar Dolar
Pemerintah Akan Resmikan BBM Satu Harga Di Seram
Presiden Joko Widodo Ngopi Sore Bersama Pelaku Industri Kopi Indonesia
Presiden Joko Widodo Dorong Pengusaha Kopi Promosikan Sektor Hulu
Industri Kreatif Tas Potensial Dikembangkan
Bupati Kudus Sebut Tiga Tantangan Pembangunan Pertanian
Indeks CAC-40 Prancis Menguat
Yuan China Menguat Terhadap Dolar AS
Babinsa Koramil 05/Cepu Turun Sawah Pendampingan Petani
Pasi Ter Kodim 0721/Blora Monitoring Rastra
Opel Automobile GmbH Kembali Merugi
PLTU Jawa 4 Telan Investasi 4,2 Miliar Dolar AS
Pedagang Beras Menjual Di Atas HET Dicabut Ijin
Kodim 0721/Blora Gelar Rakor Pengendalian Harga Pangan
Peduli Warga, Babinsa Koramil 03/Banjarejo Bantu Panen Jagung
Petani Wilayah Kodim 0721/Blora Makmur
Babinsa Berikan Motivasi Petani
Wall Street Berakhir Jatuh
Indeks Nikkei-225 Melemah Ketika Yen Menguat
Harga Emas Berbalik Naik
Indeks Straits Times Turun Tipis
Penguatan Data Ekonomi AS Tekan Harga Emas Turun
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.819.531 Since: 07.04.14 | 0.483 sec