YouTube Facebook Twitter RSS
19 Feb 2019, 0

Nusantara

KPU RI Datangi Bareskrim Laporkan Ketua DPD Partai Gerindra DKI

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lewat tengah malam, tujuh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mendatangi Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Seluruh komisioner KPU tersebut melaporkan Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DKI Jakarta, MT (Muhammad Taufik) ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri yang dahulu bernama Korps Reserse Polri Senin (11/8/2014) dini hari tadi terkait aksi rencana penculikan yang akan mereka lakukan terhadap Ketua KPU RI Husni Kamil Manik.

Kedatangan tiba-tiba para penyelenggara pemilu ini untuk melaporkan ancaman penculikan terhadap Ketua KPU RI Husni Kamil Manik.

Belakangan Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Muhammad Taufik mengancam bakal menculik Ketua KPU RI Husni Kamil Manik. Menurutnya, Husni Kamil Manik dianggap tidak becus dalam menyelenggarakan pemilu.

Hadar Nafis Gumay juga membenarkan laporan tersebut terkait ancaman yang diberikan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik kepada Husni Kamil Manik. "Iya benar, (ancaman) terhadap Ketua KPU,” ungkap komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay, kepada awak media, Senin (11/8/2014).

Hadar Nafis Gumay dkk tiba di Gedung Bareskrim sekitar pukul 00.30 WIB. Saat dihubungi pukul 02.30 WIB, Hadar Nafis Gumay mengungkapkan, pihaknya masih di Markas Besar Kepolisian tersebut.

Seperti diberitakan, sejumlah pihak dari kubu pasangan nomor urut 1 yang digadang-gadang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat (PD), Partai Bulan Bintang (PBB) Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengancam akan menangkap dan menculik Husni Kamil Manik.

Pada demo Senin (11/8/2014) di depan Gedung MK, seorang orator dari massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta berteriak, "Kita tangkap dia." "Gantung saja gantung," teriak massa lainnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menegaskan melaporkan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) karena pernyataannya di berbagai media yang mengancam akan menculik Ketua KPU RI Husni Kamil Manik. “Sebetulnya, awalnya kami mengangap itu biasalah, sebagai ungkapan, ya siapapun bolehlah. Tapi ternyata kan dalam beberapa media itu diulang-ulang, ternyata 'statement' dia itu bukan hanya di luar, tapi juga dinyatakan secara sadar, dan kami menilai wah ini bisa serius," tukas Komisioner KPU RI, Arief Budiman, saat ditemui jeda sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (11/ 8/2014).

Karena menganggapnya serius, komisioner KPU RI kemudian rapat dengan tim hukum untuk membahas. Hasilnya, ancaman-ancaman yang ditebarkan Muhammad Taufik tersebut bisa berpengaruh terhadap sidang sengketa Pemilu yang kini bergulir di MK. “Kami konsultasi dari aspek hukum dengan kuasa hukum kami. Oh iya ini kalau misalnya dibiarkan begitu terus bisa saja mengganggu atau setidak-tidaknya mempengaruhi proses persidangan.  jadi kami ambil sikap itu," tegas Arief Budiman.

Walau melaporkan Ketua Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik, ke Mabes Polri, para komisioner mengaku tidak meminta penambahan pengawalan.

Komisioner KPU, Arief Budiman, menegaskan pihaknya belum merasa untuk meminta penambahan pengalawan untuk keselamatan mereka saat bertugas. “Engggak lah. Biasa saja, cuma ini harus disikapi. Kami tidak berlebihan kemudian minta tambahan minta dikawal, enggak lah,” papar Arief Budiman saat ditemui pada jeda sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (11/8/2014).

Arief Budiman juga mengaku pihaknya belum menerima ancaman atau teror yang dirasakan secara langsung terkait rencana penculikan yang ditebarkan Muhammad Taufik melalui berbagai media. "Belum ada," tukas Arief Budiman.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Husni Kamil Manik mengakui telah melaporkan bersama komisioner KPU lainnya ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dini hari tadi.

“Rapat pleno KPU yang dihadiri oleh komisioner mencermati perkembangan dan sikap yang disampaikan oleh Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik. Ia mempunyai keinginan untuk menangkap atau indikasi menculik Ketua dan komisioner KPU,” bebernya di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (11/8/2014) siang.

Pelaporan ini terkait dengan situasi terakhir yang berkembang saat proses persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) dan sidang kode etik penyelenggara pemilu Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Dalam pleno KPU tersebut Husni Kamil Manik dan komisioner lainnya yang memutuskan apa yang disampaikan oleh Muhammad Taufik berpotensi mengganggu KPU RI dalam mengikuti proses penegakan hukum. “Oleh karenanya rapat pleno memutuskan untuk merespon apa yang disampaikan itu ke Bareskrim Polri. Kita berharap untuk disikapi agar ada upaya-upaya penjaminan keamanan kepada ke seluruh komisioner,” terangnya.

Husni Kamil Manik menuturkan pelaporan itu didasarkan kepada bukti yang disampaikan dalam sebuah artikel di satu media cetak. Dalam perkembangannya KPU terus mengumpulkan bukti atas upaya yang ingin dilakukan tersebut. "Ini kita lakukan agar kita bisa mengikuti proses di MK dan DKPP dengan nyaman,” tandasnya. (jos)

See Also

Gunung Karangetang Semburkan Lava
Peringatan Hari Lahir Ke-93 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus
Babinsa 12/Mranggen Bersama Bhabinkamtibmas Dan Masyarakat Berjibaku Memadamkan Api
Mengingat Masa Kecil, Kapolres Demak Bernostalgia Di Koramil 09/Karangtengah
Hilangkan Penat, Dandim 0716/Demak Ajak Para Perwira Jajaran Rekreasi Mancing Mania
Koramil 06/Wedung Bersama Polsek Bersinergi Dengan DPUPPE Berikan Rasa Aman Pengguna Jalan
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Dalwas Binsat Kodam IV/Diponegoro
Bawaslu Gelar Bawaslu Goes To School Di MA NU TBS
Dandim 0716/Demak Apresiasi Kesigapan Babinsa 01/Kota Bersihkan Pohon Tumbang
Dengan Cepat Babinsa 13/Karangawen Bantu Evakuasi Orang Yang Meninggal
Angin Puting Beliung Rusak Beberapa Rumah, Babinsa 11/Sayung Siap Bantu Warga
Prajurit Kodim 0716/Demak Bersama Polri Ciptakan Sinergitas Dalam Segala Hal
Bahagianya Kapolres Demak Saat Mendapat Jaket Doreng
Babinsa 12/Mranggen Himbau Para Pemuda Untuk Tidak Balap Liar
Bersama Perangkat Desa, Babinsa 11/Sayung Bantu Evakuasi Rumah Warga Yang Dihempas Angin
Jelang Pesta Demokrasi, Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Tingkatkan Disiplin Linmas
Danramil 06/Wedung Hadiri Rapat Penerimaan Mahasiswa KKN Dari Unisnu Jepara
Dekat Dengan Rakyat, Babinsa 11/Sayung Hadiri Lelayu Warga Yang Meninggal Di Desa Binaan
Babinsa 13/Karangawen Gandeng Dinas Pengairan Monitoring Debit Air Sungai
Antisipasi Bencana Alam, Babinsa 02/Bonang Rutin Pantau Tanggul Dan Sungai
Tingkatkan Kemampuan Prajurit, Kodim 0716/Demak Laksanakan Latihan Bongkar Pasang Senjata
Babinsa 12/Mranggen Hadiri Silaturahmi Bersama Perangkat Desa Dan Pimpinan Ponpes Girikusumo
Dandim 0716/Demak Pimpin Sertijab Pasiops
Babinsa 11/Sayung Hadiri Sosialisasi Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga
Wujudkan Sinergitas, Kapolres Demak Sempatkan Diri Berkunjung Ke Koramil 04/Dempet
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.410.716 Since: 07.04.14 | 0.6449 sec