YouTube Facebook Twitter RSS
19 Oct 2018, 0

Nusantara

KPU RI Datangi Bareskrim Laporkan Ketua DPD Partai Gerindra DKI

siarjustisia.com-JAKARTA.

Lewat tengah malam, tujuh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mendatangi Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Seluruh komisioner KPU tersebut melaporkan Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DKI Jakarta, MT (Muhammad Taufik) ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri yang dahulu bernama Korps Reserse Polri Senin (11/8/2014) dini hari tadi terkait aksi rencana penculikan yang akan mereka lakukan terhadap Ketua KPU RI Husni Kamil Manik.

Kedatangan tiba-tiba para penyelenggara pemilu ini untuk melaporkan ancaman penculikan terhadap Ketua KPU RI Husni Kamil Manik.

Belakangan Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Muhammad Taufik mengancam bakal menculik Ketua KPU RI Husni Kamil Manik. Menurutnya, Husni Kamil Manik dianggap tidak becus dalam menyelenggarakan pemilu.

Hadar Nafis Gumay juga membenarkan laporan tersebut terkait ancaman yang diberikan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik kepada Husni Kamil Manik. "Iya benar, (ancaman) terhadap Ketua KPU,” ungkap komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay, kepada awak media, Senin (11/8/2014).

Hadar Nafis Gumay dkk tiba di Gedung Bareskrim sekitar pukul 00.30 WIB. Saat dihubungi pukul 02.30 WIB, Hadar Nafis Gumay mengungkapkan, pihaknya masih di Markas Besar Kepolisian tersebut.

Seperti diberitakan, sejumlah pihak dari kubu pasangan nomor urut 1 yang digadang-gadang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Demokrat (PD), Partai Bulan Bintang (PBB) Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengancam akan menangkap dan menculik Husni Kamil Manik.

Pada demo Senin (11/8/2014) di depan Gedung MK, seorang orator dari massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta berteriak, "Kita tangkap dia." "Gantung saja gantung," teriak massa lainnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menegaskan melaporkan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) karena pernyataannya di berbagai media yang mengancam akan menculik Ketua KPU RI Husni Kamil Manik. “Sebetulnya, awalnya kami mengangap itu biasalah, sebagai ungkapan, ya siapapun bolehlah. Tapi ternyata kan dalam beberapa media itu diulang-ulang, ternyata 'statement' dia itu bukan hanya di luar, tapi juga dinyatakan secara sadar, dan kami menilai wah ini bisa serius," tukas Komisioner KPU RI, Arief Budiman, saat ditemui jeda sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (11/ 8/2014).

Karena menganggapnya serius, komisioner KPU RI kemudian rapat dengan tim hukum untuk membahas. Hasilnya, ancaman-ancaman yang ditebarkan Muhammad Taufik tersebut bisa berpengaruh terhadap sidang sengketa Pemilu yang kini bergulir di MK. “Kami konsultasi dari aspek hukum dengan kuasa hukum kami. Oh iya ini kalau misalnya dibiarkan begitu terus bisa saja mengganggu atau setidak-tidaknya mempengaruhi proses persidangan.  jadi kami ambil sikap itu," tegas Arief Budiman.

Walau melaporkan Ketua Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik, ke Mabes Polri, para komisioner mengaku tidak meminta penambahan pengawalan.

Komisioner KPU, Arief Budiman, menegaskan pihaknya belum merasa untuk meminta penambahan pengalawan untuk keselamatan mereka saat bertugas. “Engggak lah. Biasa saja, cuma ini harus disikapi. Kami tidak berlebihan kemudian minta tambahan minta dikawal, enggak lah,” papar Arief Budiman saat ditemui pada jeda sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (11/8/2014).

Arief Budiman juga mengaku pihaknya belum menerima ancaman atau teror yang dirasakan secara langsung terkait rencana penculikan yang ditebarkan Muhammad Taufik melalui berbagai media. "Belum ada," tukas Arief Budiman.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Husni Kamil Manik mengakui telah melaporkan bersama komisioner KPU lainnya ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dini hari tadi.

“Rapat pleno KPU yang dihadiri oleh komisioner mencermati perkembangan dan sikap yang disampaikan oleh Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik. Ia mempunyai keinginan untuk menangkap atau indikasi menculik Ketua dan komisioner KPU,” bebernya di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (11/8/2014) siang.

Pelaporan ini terkait dengan situasi terakhir yang berkembang saat proses persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) dan sidang kode etik penyelenggara pemilu Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Dalam pleno KPU tersebut Husni Kamil Manik dan komisioner lainnya yang memutuskan apa yang disampaikan oleh Muhammad Taufik berpotensi mengganggu KPU RI dalam mengikuti proses penegakan hukum. “Oleh karenanya rapat pleno memutuskan untuk merespon apa yang disampaikan itu ke Bareskrim Polri. Kita berharap untuk disikapi agar ada upaya-upaya penjaminan keamanan kepada ke seluruh komisioner,” terangnya.

Husni Kamil Manik menuturkan pelaporan itu didasarkan kepada bukti yang disampaikan dalam sebuah artikel di satu media cetak. Dalam perkembangannya KPU terus mengumpulkan bukti atas upaya yang ingin dilakukan tersebut. "Ini kita lakukan agar kita bisa mengikuti proses di MK dan DKPP dengan nyaman,” tandasnya. (jos)

See Also

Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.782.061 Since: 07.04.14 | 0.5928 sec