YouTube Facebook Twitter RSS
28 May 2018, 0

Hukum

Polisi Tangkap Penghina Ibu Negara Di Palembang

Wednesday, 13 September 2017 | View : 164

siarjustisia.com-BANDUNG.

Tim gabungan dari Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung berhasil menangkap tersangka pemilik akun @warga_biasa yang menghina Ibu Negara Indonesia Hj. Iriana atau juga dikenal dengan Ibu Iriana Joko Widodo melalui akun instagramnya di Palembang.

Tersangka yang berinisial DI ditangkap di kediamannya di salah satu wilayah di Kota Palembang pada Senin (11/9/2017) sekitar pukul 20.00 WIB.

Tersangka kemudian dibawa ke Polrestabes Bandung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penangkapan yang dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Mochamad Yoris Maulana Yusuf Marzuki, S.IK. tidak berlangsung lama.

Setelah menerima laporan pada Jumat (8/9/2017) dari salah satu warga Bandung juga unggahan dari akun @cyber.target.operation, polisi kemudian melakukan pendalaman.

Dari hasil analisa, mengarah pada seorang perempuan berinisial DW yang beralamat di Jalan Laswi, Kota Bandung.

"Sebelumnya kami mengira pelakunya pacar DW, orang Bandung. Setelah kita amankan DW ternyata bukan dia pelakunya dan mengarah ke DI orang Palembang. Karena DI memberitahukan ke DW akun @warga_biasa itu miliknya," ujar AKBP Mochamad Yoris Maulana Yusuf Marzuki, S.IK. di MaPolrestabes Bandung, Jl. Merdeka No.18-21, Babakan Ciamis, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (12/9/2017).

Alasan dibawanya tersangka ke MaPolrestabes Bandung karena polisi menerima laporan secara langsung dari masyarakat Bandung yang mengeluhkan adanya unggahan ujaran kebencian.

AKBP Mochamad Yoris Maulana Yusuf Marzuki, S.IK. menjelaskan hubungan antara DW dan DI hanya kenal melalui media sosial, dan belum pernah bertemu sekalipun.

Namun, baik antara DI dan DW, kerap melakukan komunikasi melalui telepon seluler.

Dalam unggahan DI di akun @warga_biasa, ia menautkan atau men-tag nama akun instagram DW di foto yang bergambar ibu negara yang diikuti tulisan yang berisi menghina Istri Presiden Indonesia ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" ini.

"Karena si pelaku mengakui dia adalah pemiliki akun @warga_biasa, itu kita lakukan penyelidikan lagi kita nyatakan bahwa si perempuan yang bernama DW tidak bersalah. Yang bersangkutan (DW) hanya kena tag," kata dia.

Dari penyelidikan sementara, diketahui bahwa DI, biasa mengunggah ujaran kebencian. Tak hanya ibu negara, Presiden Joko Widodo pun menjadi korban penghinaan dari pelaku.

"Intinya ini mereka melakukan perbuatan ini karena memang tidak senang dengan rezim saat ini. Kedua sengaja untuk membuat rame dan gaduh," terang Perwira kelahiran Bandung pada tanggal 18 April 1979.

Meski begitu, polisi akan melakukan penyelidikan lebih dalam, karena saat diamankan, di kediaman pelaku ditemukan bendera, pin, serta gantungan kunci mirip Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Kita juga akan melakukan penyelidikan apakah dia ada hubungannya dengan HTI atau tidak. Kita juga akan cari apakah terlibat dengan Saracen," pungkas mantan Kasat Reskrim Polresta Medan tersebut.

Atas kasus ini, pelaku dikenai Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) huruf E Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun. (ant)

See Also

6 Saksi Penting Kasus BLBI Kembali Dicekal
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
Dua Bos First Travel Dituntut 20 Tahun Penjara
Mabes Polri Sebut Operasi Keselamatan Lalulintas Berhasil
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
Dokter Bimanesh Sutarjo Bantah Kesaksian Kepala IGD RS Permata Hijau
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Ketua RT Yang Telanjangi Dua Sejoli Dituntut 7 Tahun Penjara
KPK Geledah Rumah Wali Kota Malang
Peran Pelaku Skimming ATM Bank
Cara Sindikat Skimming ATM Bank Jalankan Aksinya
Pembobol Skimming ATM Bank Sudah Bobol 64 Bank Di Dunia
Polda Metro Jaya Bekuk 5 Pembobol Skimming ATM Bank
BNN Sita Sabu 51.4 Kg Dari Bandar Narkoba Di Ancol
BNN Telusuri TPPU Bandar Sabu 51,4 Kg
JD Resmi Jadi Penghuni Rutan
BNN Sergap 3 Bandar Narkoba Di Ancol
Hakim Senior Terjaring OTT Rp 30 Juta
Polres Kudus Ciduk 5 Orang Pengedar Uang Palsu
KPK Jerat Cagub Maluku Utara
KPK Periksa Isteri Bos PT. MRA
Hacker Surabaya Black Hat Telah Retas 600 Situs
Kapolri Pastikan Kapolsek Selingkuhi Isteri Bawahan Dicopot
KPU Akan Gelar Pleno Bahas Putusan Bawaslu
PBB Tunggu Sikap KPU Untuk Banding Putusan Bawaslu
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.039.527 Since: 07.04.14 | 0.6001 sec