YouTube Facebook Twitter RSS
21 Nov 2017, 0

Internasional

Panda Tertua Di Dunia Mati

Friday, 15 September 2017 | View : 59

siarjustisia.com-SHANGHAI.

Panda tertua di dunia dalam penangkaran mati pada berusia 37 tahun atau setara dengan satu abad lebih usia manusia, kata keterangan pemelihara sang panda di China pada Kamis (14/9/2017), saat mereka menggelar acara berkabung untuk "Basi" si panda.

Basi hidup hampir dua dekade lebih lama dibandingkan panda-panda lain di alam liar yang rata-rata rentang hidupnya sekitar 20 tahun, tapi panda di penangkaran umumnya hidup lebih lama.

Basi menjadi bintang kesayangan di China dan hari ulang tahunnya sering kali dirayakan secara meriah.

Stasiun televisi pemerintah pada Kamis (14/9/2017) menyiarkan langsung upacara pemakaman Basi di satu kebun binatang di bagian Tenggara China.

"Dengan berat hati, kami mengumumkan hari ini model asli 'Panpan', maskot Asian Games pertama (di China tahun 1990), dan malaikat persahabatan baik di dalam maupun luar negeri, panda raksasa Basi tutup usia pukul 08.50, 13 September 2017, pada usia 37 tahun," kata Straits Giant Panda Research and Exchange Center di Fuzhou, Provinsi Fujian, China sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Basi tinggal di kebun binatang itu sejak diselamatkan dari alam liar setelah ia terjatuh ke sungai di wilayah Barat Daya China saat berusia sekitar empat atau lima tahun. Ia dinamai Basi seperti nama lembah tempat ia ditemukan.

Basi sempat tinggal di luar negeri ketika ia dipinjamkan ke Kebun Binatang San Diego, 2920 Zoo Dr., Balboa Park, San Diego, California (CA), Amerika Serikat (AS) selamat enam bulan pada 1987.

Panda raksasa tingkat reproduksinya sangat rendah. Kondisi itu, bersamaan dengan hilangnya habitat, merupakan kontributor utama yang menjadikannya termasuk dalam Daftar Merah spesies yang rentan terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature's (IUCN).

Beruang hitam putih, yang melambangkan upaya perlindungan margasatwa seluruh dunia, sudah diklasifikasikan sebagai spesies terancam punah. (afp)

See Also

Polisi LA Selidiki Tuduhan Pemerkosaan Terhadap Ed Westwick
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
PBB Anugerahi Surabaya Penghargaan Global Green City
Imigran Asal Uzbekistan Tersangka Pembunuh Delapan Orang Di New York
Delapan Orang Tewas Dalam Aksi Teror Di New York
Tiga Juta Masyarakat Kongo Terancam Kelaparan
Dua Tewas Dalam Penembakan Di Grambling State University
Panglima TNI Ditolak Masuk AS
Dubes AS Minta Maaf Ke Menlu Soal Penolakan Panglima TNI
Empat Kapal Perang India Tiba Di Jakarta
Korea Utara Mau Berunding Dengan Syarat
Arab Saudi Sambut Baik Rekonsiliasi Palestina
Enam Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Di Sinai
Konvoi Pertama Militer Turki Masuki Idlib
Indonesia Sambut Baik Rekonsiliasi Hamas-Fatah
Hamas Dan Fatah Bersatu
Amerika Serikat Menarik Diri Dari UNESCO
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Perdana Menteri Laos Di Istana Bogor
Bangladesh Hancurkan Kapal Pengangkut Pengungsi Rohingya
FBI Tegaskan Tak Ada Bukti Penembakan Las Vegas Terkait Terorisme
Marilou Danley, Pacar Pelaku Penembakan Di Las Vegas
Wali Kota Surabaya Dinobatkan Sebagai Pemimpin Yang Menginspirasi
PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya Dari Myanmar
Daftar Negara Yang Warganya Dilarang Masuk Ke Amerika Serikat
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.824.420 Since: 07.04.14 | 0.7183 sec