YouTube Facebook Twitter RSS
24 Feb 2018, 0

Internasional

Panda Tertua Di Dunia Mati

Friday, 15 September 2017 | View : 139

siarjustisia.com-SHANGHAI.

Panda tertua di dunia dalam penangkaran mati pada berusia 37 tahun atau setara dengan satu abad lebih usia manusia, kata keterangan pemelihara sang panda di China pada Kamis (14/9/2017), saat mereka menggelar acara berkabung untuk "Basi" si panda.

Basi hidup hampir dua dekade lebih lama dibandingkan panda-panda lain di alam liar yang rata-rata rentang hidupnya sekitar 20 tahun, tapi panda di penangkaran umumnya hidup lebih lama.

Basi menjadi bintang kesayangan di China dan hari ulang tahunnya sering kali dirayakan secara meriah.

Stasiun televisi pemerintah pada Kamis (14/9/2017) menyiarkan langsung upacara pemakaman Basi di satu kebun binatang di bagian Tenggara China.

"Dengan berat hati, kami mengumumkan hari ini model asli 'Panpan', maskot Asian Games pertama (di China tahun 1990), dan malaikat persahabatan baik di dalam maupun luar negeri, panda raksasa Basi tutup usia pukul 08.50, 13 September 2017, pada usia 37 tahun," kata Straits Giant Panda Research and Exchange Center di Fuzhou, Provinsi Fujian, China sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Basi tinggal di kebun binatang itu sejak diselamatkan dari alam liar setelah ia terjatuh ke sungai di wilayah Barat Daya China saat berusia sekitar empat atau lima tahun. Ia dinamai Basi seperti nama lembah tempat ia ditemukan.

Basi sempat tinggal di luar negeri ketika ia dipinjamkan ke Kebun Binatang San Diego, 2920 Zoo Dr., Balboa Park, San Diego, California (CA), Amerika Serikat (AS) selamat enam bulan pada 1987.

Panda raksasa tingkat reproduksinya sangat rendah. Kondisi itu, bersamaan dengan hilangnya habitat, merupakan kontributor utama yang menjadikannya termasuk dalam Daftar Merah spesies yang rentan terancam punah menurut International Union for Conservation of Nature's (IUCN).

Beruang hitam putih, yang melambangkan upaya perlindungan margasatwa seluruh dunia, sudah diklasifikasikan sebagai spesies terancam punah. (afp)

See Also

Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
Turki Sesalkan Veto AS Soal Yerusalem
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.408.772 Since: 07.04.14 | 0.7011 sec