YouTube Facebook Twitter RSS
18 Jan 2018, 0

Internasional

Presiden Prancis Sebut Serangan Ke Rohingya Sebagai Genosida

Thursday, 21 September 2017 | View : 86

siarjustisia.com-PARIS.

Presiden Prancis Emmanuel Jean-Michel Frederic Macron pada Rabu (20/9/2017) waktu setempat mengatakan serangan terhadap minoritas Rohingya di Myanmar sebagai "genosida".

Prancis akan bekerja sama dengan anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengecam "genosida yang sedang berkembang ini, pembersihan etnis ini," kata Emmanuel Macron dalam sebuah wawancara dengan saluran TV Prancis TMC.

Penggunaan kata "genosida" oleh Emmanuel Macron menjadi serangan verbal terkerasnya terhadap operasi militer terhadap Rohingya.

Lebih dari 420.000 anggota minoritas muslim itu melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh.

"Kita harus mengecam pembersihan etnis yang sedang terjadi dan bertindak," kata Emmanuel Macron.

Ia juga "meminta kekerasan diakhiri, meminta akses kemanusiaan..." di bawah perlindungan PBB.

"Ketika PBB mengeluarkan kecaman, ada konsekuensi yang dapat memberikan kerangka kerja untuk intervensi di bawah PBB," katanya.

Rohingya, yang kebanyakan muslim, menghadapi diskriminasi berkepanjangan di Myanmar yang kebanyakan penduduknya penganut Buddha.

Kepala Hak Asasi Manusia PBB sudah menggambarkan serangan sistematis pasukan keamanan terhadap minoritas Rohingya sebagai "contoh pembersihan etnis dalam buku teks" menurut warta kantor berita AFP. (afp)

See Also

Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
Turki Sesalkan Veto AS Soal Yerusalem
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
Amerika Serikat Akan Memulai Rencana Pemindahan Kedutaan Besarnya
Yordania Tolak Sikap Donald Trump Soal Yerusalem
Warga Korea Utara Gelar Perayaan Massal Uji Coba Rudal Hwasong 15
Mantan Penasihat Keamanan Presiden AS Didakwa Bohongi FBI Terkait Rusia
Militer Suriah Tembakkan Rudal Ke Jet Tempur Israel
Badai Hujan Dan Petir Berlanjut Di Melbourne
Warga AS Dipenjara Seumur Hidup Atas Pembunuhan Wanita Jepang
Kaisar Jepang Akihito Akan Turun Takhta 30 April 2019
Taliban Serang Kampus Di Pakistan
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.201.259 Since: 07.04.14 | 0.4007 sec