YouTube Facebook Twitter RSS
20 Jun 2018, 0

Nusantara

Ketua Umum Partai Golkar Akan Tetapkan Ridwan Kamil Jadi Calon Gubernur Jabar

Friday, 22 September 2017 | View : 568

siarjustisia.com-JAKARTA.

Partai berlambang berupa pohon beringin yakni Partai Golongan Karya (Golkar) membuat langkah mengejutkan di PilGub Jawa Barat (Jabar) 2018. Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Drs. Setya Novanto, Ak. menetapkan Wali Kota Bandung, H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. yang akrab dipanggil Emil sebagai calon Gubernur (caGub) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Penunjukan itu tertuang dalam surat DPP Golkar yang dikirim ke Ketua DPD Golkar Jabar, H. Dedi Mulyadi, S.H. Surat itu memang belum ada nomornya, juga tanggalnya, namun sudah ada tanda tangan Ketum Partai Golkar Drs. Setya Novanto, Ak. dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Dr. Drs. M. Idrus Marham, M.Sc. di bagian bawah surat.

"Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar menetapkan dan mengesahkan Sdr. H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. sebagai calon Kepala Daerah berpasangan dengan Sdr H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T. sebagai calon Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat yang diusung Partai GOLKAR dalam Pilkada serentak Putaran ke-3 tahun 2018," demikian bunyi surat itu.

Dalam surat itu, Ketua DPD Jabar, yang notabene Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi diperintahkan menindaklanjuti keputusan tersebut. Surat itu juga menyatakan keputusan DPP Golkar bersifat final.

Menanggapi beredarnya surat itu, Dedi Mulyadi mengaku heran. Pasalnya, dengan kondisi yang terbaring sakit, tidak mungkin Ketum Golkar Setya Novanto berani mengambil keputusan penting.

"Setahu saya kan Pak Setya Novanto itu dioperasi jantung di rumah sakit, masak sih orang dalam keadaan dioperasi baru selesai masa penyembuhan," kata Dedi Mulyadi saat dihubungi via telepon genggam, Jumat (22/9/2017).

Menurutnya, sulit dibayangkan dengan kondisi sakit parah, pimpinannya itu memimpin rapat dan menetapkan keputusan yang menyangkut hidup banyak orang mendatang, termasuk Partai Golkar.

"Masak sih masih sempat-sempatnya membuat rapat dan memutuskan calon Gubernur dan waGub yang menyangkut hidup 46 juta rakyat Jabar dan kelangsungan Partai Golkar," ungkap Bupati Purwakarta itu.

Dedi Mulyadi tidak ingin berspekulasi soal sinyal DPP Golkar mendukung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018. Dedi Mulyadi menegaskan belum ada pembahasan internal untuk calon di Pilgub Jabar.

"Saya tidak akan mengomentari karena itu bukan pembicaraan resmi di Golkar," kata Dedi Mulyadi saat dihubungi via telepon genggam, Selasa (19/9/2017).

Bupati Purwakarta ini mengatakan ada mekanisme yang harus dilalui dalam penentuan calon di berbagai daerah. Di antaranya lewat rapat pembahasan internal di tingkat daerah maupun pusat.

"Ya, artinya akan ada mekanisme (penentuan calon), tapi sampai hari ini belum ada rapat pembahasan masalah pilkada Jabar," ungkap dia.

Dedi Mulyadi sebelumnya digadang-gadang bakal diusung oleh Golkar untuk Pilgub Jabar. Namun, hingga saat ini belum ada belum ada kepastian dari partai berlambang pohon beringin itu mengusung Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi berdalih saat ini masih fokus konsolidasi persiapan pilkada di 27 kabupaten dan kota. Pihaknya, sambung dia, tidak ingin dinamika yang terjadi di Jabar saat ini mempengaruhi kinerja di wilayah.

"Golkar Jabar hari ini termasuk partai elektabilitas paling tinggi dibanding DPD (Golkar) di wilayah lain. Sehingga tidak boleh terganggu dengan isu (pencalonan) yang bisa melemahkan soliditas dan kekompakan partai," ungkap Dedi Mulyadi.

Bakal Calon Gubernur Jabar Ridwan Kamil mendapat sinyal dukungan dari Partai Golkar. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham memberi sinyal akan mendukung Ridwan Kamil dalam perhelatan Pilgub Jawa Barat (Jabar). Salah satu pertimbangannya Emil masih menduduki peringkat pertama sejumlah survei. Ia mengatakan salah satu pertimbangannya adalah Ridwan Kamil masih menjadi top survey"Kita melihat pada hasil survei terakhir ini kelihatannya siapa itu, RK, kelihatannya surveinya masih tetap (tinggi), tapi lihat nanti," ujar Idrus Marham setelah menjenguk Ketum Golkar Setya Novanto di RS Siloam, Jl. Garnisun Dalam No.2-3, RT05/RW04, Semanggi, Karet Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (16/9/2017).

Ia mengatakan saat ini Golkar masih mencarikan siapa calon wakil Gubernur. Idrus Marham menginginkan wakilnya berasal dari Golkar. "Kita akan mensimulasikan dulu wakilnya seperti apa. Kita ingin dari Golkar misalkan atau ada hasil survei baru misalkan itu nanti," ucapnya.

Ia mengatakan telah membangun komunikasi dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bahkan komunikasi dengan NasDem sangat intens. "Ya sudah, kalau NasDem, kita dengan Pak Surya Paloh hampir setiap saat kita komunikasi dengan beliau dan dengan sangat intens. Hampir semua, Sulawesi Selatan dukung, Sumatera Utara dukung Tengku Eri kita sama NasDem. Kemudian Jawa Timur dengan NasDem," ujarnya.

Partai Golkar membuka pintu untuk mencalonkan Ridwan Kamil (RK) dalam Pilgub Jawa Barat. Partai Golkar siap menyandingkan RK bersama Dedi Mulyadi dengan melihat situasi politik yang ada.

"Pintu bagi Ridwan Kamil untuk diusung dari Partai Golkar belum tertutup. Memang kita sudah memutuskan untuk mencalonkan Dedi Mulyadi untuk dicalonkan jadi Gubernur atau Wakil Gubernur Jawa Barat. Namun situasi dan perkembangan politik masih sangat cair dan bisa berubah," ujar Korbid Pemenangan Pemilu Partai Golkar Indonesia I (Jawa-Sumatera) Nusron Wahid dalam keterangan tertulis kepada awak media, Jumat (18/8/2017).

Nusron Wahid mengungkapkan saat ini Partai Golkar tengah bekerja untuk menyandingkan RK dengan Dedi Mulyadi. Namun, pihaknya masih terkendala hambatan teknis dan psikologis di antara keduanya. "Namun masih ada beberapa hambatan teknis dan psikologis di antara keduanya," kata Nusron Wahid.

WaSekjen DPP Golkar Ace Hasan Syadzily tak membantah soal penunjukan Ridwan Kamil jadi cagub Golkar. Namun, memang dia tak mau berbicara detail soal isi surat. "Pertama bahwa DPP Partai Golkar mengeluarkan surat tersebut memang harus secara resmi melakukan rapat, dengan melibatkan semua unsur di dalam DPP Partai Golkar. Juga termasuk di dalamnya Ketua DPD Provinsi Jawa Barat," ujar Ace Hasan Syadzily.

Partai Golkar beri sinyal mendukung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018. Namun, Partai Golkar juga punya kader Dedi Mulyadi untuk diusung.

Dedi Mulyadi saat ini menjabat Bupati Purwakarta, sedangkan Ridwan Kamil merupakan Wali Kota Bandung. Kedua figur itu punya elektabilitas dan popularitas yang baik di beberapa survei.

Hasil positif survei keduanya tak lepas dari kontribusi keduanya terhadap pembangunan di daerah yang dipimpinnya masing-masing. Sehingga, tak aneh keduanya masuk jajaran bakal calon potensial.

Keputusan berada di tangan elite politik di tingkat pusat. Pimpinan DPP Golkar tentunya bakal menghitung peluang terbesar figur yang akan menang. Di atas kertas, Emil memang unggul dibanding Dedi Mulyadi.

Belakangan, muncul kemungkinan kedua figur itu akan dipasangkan di Pilgub Jabar. Apabila terealisasi, Emil akan menjadi bakal calon Gubernur sedangkan Dedi Mulyadi bakal calon Wakil Gubernur.

Emil sapaan akrab Ridwan terkait sinyal itu menanggapinya. "Jadi gini dari awal sudah saya sampaikan, saya tidak pilih-pilih kepada yang mendukung," ujar Emil saat ditemui di Taman Sejarah, Jl. Aceh No.53, Babakan Ciamis, Sumur Bandung, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Selasa (19/9/2017).

Emil mencontohkan saat NasDem menjadi partai pertama yang menyatakan 'cinta' langsung diterima. Begitu juga saat PKB menjadi partai kedua yang menyatakan dukungan padanya.

Menurut Emil bukan tidak mungkin sinyal tersebut akan berbuah menjadi dukungan nyata. Namun hal itu belum bisa dipastikan sebelum adanya pernyataan yang tertuang dalam bentuk Surat Keputusan (SK). "Politik itu tidak ada yang pasti sebelum hitam di atas putihnya keluar. Kita monitor saja. Kalau suratnya keluar barulah jadi berita besar," katanya.

Disinggung soal komunikasi dengan Partai Golkar, pemegang gelar Master of Urban Design ini, Emil menyebut dengan seluruh partai komunikasi sudah terjalin dengan intensitas yang sama. Dari hasil komunikasi tersebut setiap partai punya pertimbangan yang akan menentukan kesamaan visi dan misi untuk menyatakan dukungan atau tidak.

"Kemarin juga bertemu dengan Pak Dedi Mulyadi di acara pramuka. Ya ngobrol saja, biasa enggak ada masalah. Kita doakan saja Jabar dapat yang terbaik," pungkas alumnus University of California, Berkeley, Amerika Serikat (1999-2001), Emil. (det/jos)

See Also

Mendagri Lantik Plt Gubernur Jawa Barat
Jasad Seorang Wanita Ditemukan Dalam Perut Ular Sanca
Perempuan Ditelan Ular Sanca
Kronologi Perempuan Tewas Dimakan Ular
Truk Sampah Dinas LH DKI Hampir Jatuh Dari Jalan Tol Layang
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Ringankan Beban Warga Kurang Mampu, Koramil 01/Demak Buat Jamban Sehat
Babinsa Koramil 02/Bonang Bantu Bagikan Sembako Saat Jelang Lebaran
Koramil 02/Bonang Bersama FKU Dan Umaroh Bersinergi Ciptakan Kebaikan Dan Kedamaian
Prajurit Kodim 0716/Demak Tes Urine Secara Acak
Babinsa Terus Dampingi Petani Saat Pengubinan
Tausiyah Gus Ghofur Dalam Peringatan Nuzulul Quran Di UMK
Danramil 05/Mijen Tekankan Pentingnya Membaca Dan Mengamalkan Al-Quran Dalam Kehidupan Sehar-hari
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Anjangsana Tidak Mengenal Usia, Koramil 09/Karang Tengah Datangi Nenek Yatmi
Menristekdikti Sempatkan Kunjungi Museum Jenang Di Kudus
Naik Tajam, Pendampingan PKM Akan Kian Ditingkatkan
Jamban Sehat Bagi Warga Binaan Koramil 08/Karanganyar
Apel Bersama TNI, Polres, GP Ansor, Dan Banser Demak Wujudkan Wilayah Kondusif
GP Ansor Jalin Sinergitas Dengan TNI Dan Polres Demak
Mahad Aly TBS Praktik Jam Matahari Di Menara Kudus
Danramil 11/Sayung Hadiri Gebyar Pasar Murah
Warga Brakas Dapat Kado Jamban Dari Koramil 04/Dempet
Dosen Dimotivasi Untuk Giat Penelitian Dan Pengabdian
Kodim 0716/Demak Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.157.272 Since: 07.04.14 | 0.6755 sec