YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Nusantara

Mantan Wali Kota Palembang Romi Herton Wafat

Thursday, 28 September 2017 | View : 234

siarjustisia.com-BOGOR.

Mantan Wali Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Romi Herton, S.H., M.H. meninggal dunia di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar).

H. Romi Herton, S.H., M.H. merupakan salah satu terpidana kasus suap terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

"Betul Pak Romi Herton meninggal dunia sekitar pukul 01.00 WIB tadi pagi di Lapas Gunung Sindur," kata pengacara Romi Herton, Sirra Prayuna saat dihubungi di Jakarta, Kamis (28/9/2017).

Menurut Sirra Prayuna, Romi Herton diduga mengalami serangan jantung.

"Sementara sebab meninggal dikonfirmasi adalah karena sakit jantung tapi saya belum lihat jenazahnya, namun tadi infonya Pak Romi turun tangga kemudian terjatuh," tambah Sirra Prayuna.

Rencananya jenazah Romi Herton akan dibawa ke Palembang.

"Saat ini sedang diurus penerbangan ke Palembang mungkin akan sampai di sana sekitar pukul 13.00 atau 14.00 WIB," ungkap Sirra Prayuna.

Jenazah Romi Herton pun sudah dibawa dari Lapas Gunung Sindur ke Jakarta.

"Sekarang juga saya sedang mengurus izin keluar untuk Bu Masyito agar dapat keluar lapas mendampingi ke Palembang," tambah Sirra Prayuna.

H. Romi Herton, S.H., M.H. bersama istrinya Masyitoh Romi adalah terpidana pemberi suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar sebesar Rp 14,145 miliar dan 316.700 dolar AS atau sekitar total Rp 17,9 miliar untuk mempengaruhi putusan perkara permohonan keberatan hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Palembang yang sedang ditangani oleh Akil Mochtar. Romi Herton dan Masyitoh Romi secara bersama-sama memberikan uang Rp14,145 miliar dan 316.700 dolar AS atau sekitar total Rp17,9 miliar kepada mantan Akil Mochtar melalui tangan kanan Akil Mochtar bernama Muhtar Ependy untuk mempengaruhi putusan perkara permohonan keberatan hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) kota Palembang yang sedang ditangani oleh Akil Mochtar.

Pada pengadilan tingkat pertama Romi Herton divonis enam tahun penjara sedangkan istrinya Masyitoh Romi divonis empat tahun penjara ditambah denda masing-masing Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Wali Kota Palembang Romi Herton dan isterinya Masyitoh Romi karena putusan keduanya sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Romi Herton mengenakan kemeja bercorak hijau tua tampak keluar dari rumah tahanan KPK di Gedung KPK pukul 10.10 WIB dengan menenteng bantal kecil dan rompi tahanannya sedangkan isterinya Masyitoh Romi yang mengenakan rompi tahanan KPK menyusul menggandeng suaminya.

Keduanya hanya memberikan sedikit senyum kepada wartawan dan langsung masuk ke mobil tahanan KPK tanpa berkomentar apapun mengenai eksekusi tersebut.

Romi Herton dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan Sukamiskin Bandung sedangkan Masyitoh Romi dipindahkan ke LP Perempuan Bandung karena masa tahanan mereka sudah habis per hari ini.

Namun, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta memperberat hukuman keduanya sehingga Romi Herton dijatuhi pidana tujuh tahun dan Masyitoh Romi divonis lima tahun penjara ditambah denda masing-masing sebesar Rp 200 juta subsidair dua bulan kurungan. Pada 18 Juni 2015 Majelis Hakim yang diketuai Hakim Elang Prakoso Wibowo di Pengadilan Tinggi Jakarta memperberat hukuman keduanya sehingga dijatuhi pidana 7 tahun untuk Romi Herton dan 5 tahun untuk Masyitoh Romi dan denda masing-masing sebesar Rp 200 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Putusan PT Jakarta itu lebih berat dibanding pengadilan tingkat pertama yang menjatuhkan vonis 6 tahun penjara untuk Romi Herton dan 4 tahun penjara untuk Masyitoh Romi ditambah denda masing-masing Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan karena dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi pemberian uang kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar dan perbuatan memberikan keterangan yang tidak benar.

PT DKI Jakarta juga meluluskan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang meminta pidana tambahan yaitu pencabutan hak memilih dan dipilih bagi Romi Herton.

"Ditambah hukuman tambahan berupa pencabutan hak dipilih dan memilih selama 5 tahun," kata humas PT Jakarta M. Hatta.

Pada putusan di tingkat pertama, Hakim menilai Romi Herton dan Masyitoh Romi terbukti melakukan perbuatan sesuai dengan dakwaan kesatu pertama yang berasal dari Pasal 6 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 jo Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Awalnya Romi Herton ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung sedangkan Masyitoh Romi dipindahkan ke LP Perempuan Bandung pada Juli 2015, namun karena ia diduga keluar lapas tanpa izin maka pada Februari 2017 ia dipindahkan ke Lapas Kelas III Gunung Sindur dengan pengamanan maksimal.

See Also

Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
Danramil 09/Karangtengah Sebagai Pembina Upacara Pembukaan Jambore
Danramil 11/Sayung Berikan Materi Wasbang Dan Bela Negara Kepada Anggota Banser
Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.615.730 Since: 07.04.14 | 0.6059 sec