YouTube Facebook Twitter RSS
19 Oct 2018, 0

Nusantara

Sri Sultan Hamengkubuwana X Sebut Pancasila Pemersatu Bangsa Yang Majemuk

Sunday, 01 October 2017 | View : 241
Tags : Yogyakarta

siarjustisia.com-SLEMAN.

Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak tahun 1998, Sri Sultan Hamengkubuwono X atau Bendara Raden Mas Herjuno Darpito atau Sri Sultan Hamengkubuwana X menyatakan Pancasila adalah jati diri bangsa Indonesia, sebagai falsafah, ideologi, dan alat pemersatu bangsa Indonesia.

"Pancasila merupakan pandangan hidup, dasar negara, dan pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.Si. pada Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Pemerintah Daerah (Pemda) Sleman, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (1/10/2017).

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebutkan, dalam perjalanan sejarah dan kompleksitas bangsa Indonesia seperti keragaman suku, dan agama, harus dipersatukan melalui nilai dasar Pancasila. "Dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017 DIY kali ini, maka kita dapat menggali kembali sejarah perkembangan bangsa yaitu bahwa tepat pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno telah mengusulkan dasar," jelas Sri Sultan Hamengku Bowono X.

Dalam upacara yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sleman Hari Sugiharto, Komandan Kodim (Dandim) 0732/Sleman Letkol Arm. Djoko Sudjarwo, WaKapolres Sleman Kompol Heru Muslimin, PNS, TNI/Polri, dan siswa-siswi Kabupaten Sleman tersebut, Sri Sultan Hamengku Bawono Kasepuluh ini menjelaskan falsafah Negara Indonesia, yang istilahnya diperoleh dari ahli bahasa Mr Muhamad Yamin sebagai "Pancasila". "Selama itu pula Pancasila telah dipandang sebagai sistem filsafat, etika moral, politik, dan ideologi nasional. Namun, kemudian pada 30 September 1965, muncul Gerakan 30 September atau G-30-S PKI. Pemberontakan ini merupakan wujud usaha mengubah Pancasila menjadi ideologi komunis," papar mantan Pemimpin Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).

Ia mengatakan, pada hari tersebut, ada enam Jenderal dan beberapa orang lainnya dibunuh sebagai upaya kudeta. Namun berkat kesadaran mempertahankan Pancasila, maka upaya tersebut mengalami kegagalan.

"Selanjutnya pada 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila untuk memperingati bahwa dasar Negara Indonesia adalah Pancasila, yang sakti dan tak tergantikan. Selanjutnya pada 10 November 1986 Pancasila pertama kali diperkenalkan sebagai ideologi terbuka, di mana Pancasila dituntut untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman yang senantiasa dinamis dengan tanpa mengesampingkan nilai-nilai dasarnya yang tetap," terang alumnus Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Raja Kasultanan Yogyakarta sejak tahun 1989 ini menambahkan bahwa Tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini yaitu "Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur". (ant)

See Also

Gerbang Tol Pejompongan Terbakar
Isi Lengkap Deklarasi Dukungan Jaringan Gusdurian Kepada Joko Widodo-Maruf Amin
Anies Baswedan Resmi Cabut Izin Prinsip Pembangunan Pulau Reklamasi
Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.785.745 Since: 07.04.14 | 0.6006 sec