YouTube Facebook Twitter RSS
16 Jan 2019, 0

Nusantara

Sri Sultan Hamengkubuwana X Sebut Pancasila Pemersatu Bangsa Yang Majemuk

Sunday, 01 October 2017 | View : 274
Tags : Yogyakarta

siarjustisia.com-SLEMAN.

Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak tahun 1998, Sri Sultan Hamengkubuwono X atau Bendara Raden Mas Herjuno Darpito atau Sri Sultan Hamengkubuwana X menyatakan Pancasila adalah jati diri bangsa Indonesia, sebagai falsafah, ideologi, dan alat pemersatu bangsa Indonesia.

"Pancasila merupakan pandangan hidup, dasar negara, dan pemersatu bangsa Indonesia yang majemuk," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.Si. pada Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Pemerintah Daerah (Pemda) Sleman, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (1/10/2017).

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebutkan, dalam perjalanan sejarah dan kompleksitas bangsa Indonesia seperti keragaman suku, dan agama, harus dipersatukan melalui nilai dasar Pancasila. "Dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017 DIY kali ini, maka kita dapat menggali kembali sejarah perkembangan bangsa yaitu bahwa tepat pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno telah mengusulkan dasar," jelas Sri Sultan Hamengku Bowono X.

Dalam upacara yang dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sleman Hari Sugiharto, Komandan Kodim (Dandim) 0732/Sleman Letkol Arm. Djoko Sudjarwo, WaKapolres Sleman Kompol Heru Muslimin, PNS, TNI/Polri, dan siswa-siswi Kabupaten Sleman tersebut, Sri Sultan Hamengku Bawono Kasepuluh ini menjelaskan falsafah Negara Indonesia, yang istilahnya diperoleh dari ahli bahasa Mr Muhamad Yamin sebagai "Pancasila". "Selama itu pula Pancasila telah dipandang sebagai sistem filsafat, etika moral, politik, dan ideologi nasional. Namun, kemudian pada 30 September 1965, muncul Gerakan 30 September atau G-30-S PKI. Pemberontakan ini merupakan wujud usaha mengubah Pancasila menjadi ideologi komunis," papar mantan Pemimpin Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).

Ia mengatakan, pada hari tersebut, ada enam Jenderal dan beberapa orang lainnya dibunuh sebagai upaya kudeta. Namun berkat kesadaran mempertahankan Pancasila, maka upaya tersebut mengalami kegagalan.

"Selanjutnya pada 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila untuk memperingati bahwa dasar Negara Indonesia adalah Pancasila, yang sakti dan tak tergantikan. Selanjutnya pada 10 November 1986 Pancasila pertama kali diperkenalkan sebagai ideologi terbuka, di mana Pancasila dituntut untuk menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman yang senantiasa dinamis dengan tanpa mengesampingkan nilai-nilai dasarnya yang tetap," terang alumnus Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Raja Kasultanan Yogyakarta sejak tahun 1989 ini menambahkan bahwa Tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini yaitu "Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur". (ant)

See Also

Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019
Bermodal Tekad, Babinsa 02/Bonang Ajak Generasi Muda Binaannya Untuk Gemar Membaca
Babinsa 12/Mranggen Berikan Himbauan Kepada Siswa Yang Kedapatan Bolos Saat Jam Pelajaran
Melalui Jam Komandan, Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas TNI Dalam Pemilu
Gotong Royong Babinsa 12/Mranggen Dan Masyarakat Atasi Banjir Di Banyumeneng
Jumlah Korban Jiwa Tsunami Selat Sunda Capai 437 Orang
Dampingi Kegiatan Posyandu, Wujud Nyata Kepedulian Babinsa 11/Sayung Terhadap Kesehatan Masyarakat
Babinsa 12/Mranggen Bersama Warga Laksanakan Karya Bhakti Peninggian Tanggul
Babinsa 02/Bonang Kunjungi TK Di Desa Binaannya
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Jalan Gubeng Ambles Diduga Kesalahan Konstruksi Proyek
Jalan Gubeng Surabaya Ambles
Dandim 0716/Demak Serahkan Piala Dalam Rangka Peringati HUT Korpri Dan HUT PGRI
Dandim 0716/Demak Hadiri Upacara HUT PGRI Ke-73 Dan HUT Korpri Ke-47
Peran Aktif Koramil 11/Sayung Dalam Membantu Mengatasi Kesulitan Warganya
Semangat Tanpa Batas, Babinsa 01/Demak Bantu Petani Dukuh Gesik Tanam Padi
Semangat Prajurit Kodim 0716/Demak Dalam Mengisi Jadwal Minggu Militer
Kodim 0716/Demak Ikuti Apel Siaga Darurat Banjir Musim Penghujan
Bersinergi Dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Pundenarum Tangkal Banjir
Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Kabupaten Demak Melepas Keberangkatan Banser Dan GP Ansor
Peringati HUT PGRI Dan KORPRI, Kodim 0716/Demak Ajak Masyarakat Bersihkan Sungai Pelayaran
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Di Kodim 0716/Demak
Babinsa 13/Karangawen Hadiri Rakor Pembahasan ADD Dan DD Tlogorejo
Anggota Kodim 0716/Demak Terima Pengarahan Dari Irdam IV/Diponegoro
Kodim 0716/Demak Terima Kunjungan Tim Wasrik Itdam IV/Diponegoro
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.240.631 Since: 07.04.14 | 0.6762 sec