YouTube Facebook Twitter RSS
16 Jun 2019, 0

Hukum

Press Release Mantan Karyawan Melawan PT. Bank Permata Tbk.

Monday, 02 October 2017 | View : 585

PRESS RELEASE

MANTAN KARYAWAN MELAWAN PT BANK PERMATA Tbk

Saya Koto Sitorus, S.H., M.H. dkk. Advokat dan selaku Kuasa Hukum

sdri. Juliani Dwi Utami (MANTAN KARYAWAN PT. BANK PERMATA TBK.):

  1. Bahwa saat ini sdri. Juliani Dwi Utami mengajukan Gugatan Perselisihan Hubungan Industrial di Pengadilan Hubungan Industrial Pada Pengadilan Negeri Serang dengan Nomor perkara 87/PHI/Pdt-Sus/PN SRG.
  2. Bahwa PT. Bank Permata Tbk. memberikan KOMPENSASI kepada karyawannya yang telah bekerja selama 27 tahun DENGAN TIDAK MENGGUNAKAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA YANG BERLAKU antara karyawan dan pengusaha melainkan MENGGUNAKAN KEBIJAKAN-KEBIJAKAN DILUAR DARI UNDANG-UNDANG KETENAGAKERJAAN DAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA.
  3. Bahwa pada persidangan lanjutan PHI Provinsi Banten yang diselenggarakan pada Rabu, 27 September 2017 pukul 11.00 WIB pada Pengadilan Negeri Serang, PT. BANK PERMATA TBK.  menghadirkan 2 orang saksi: Pertama SALAH SATU MANTAN SEKJEND SERIKAT PEKERJA BANK PERMATA YANG MENGUNDURKAN DIRI SEBELUM MASA KEPENGURUSAN BERAKHIR. Dan Kedua KARYAWAN BANK PERMATA BAGIAN HR.
  4. Bahwa BANK PERMATA MENGHADIRKAN SAKSI MANTAN SEKJEND SERIKAT PEKERJA BANK PERMATA YANG MENGUNDURKAN DIRI SEBELUM MASA KEPENGURUSAN BERAKHIR terdapat Benturan Kepentingan (Conflict of Interest) dalam diri saksi antara sebagai MANAGEMENT DAN SERIKAT PEKERJA BANK PERMATA, Bahwa saksi menyatakan hingga saat ini saksi masih menjadi anggota SERIKAT PEKERJA BANK PERMATA, dan dalam kesaksiannya yang berupa asumsi/pendapat yang bukan berdasarkan keluar dari SERIKAT PEKERJA BANK PERMATA. Bahwa hal dimaksud seakan-akan PERNYATAAN/keterangannya yang diucapkan di persidangan merupakan pernyataan yang keluar dari SERIKAT PEKERJA BANK PERMATA.

Bahwa pernyataan saksi merupakan pernyataan sepihak dan saksi bukanlah seorang ahli di bidangnya sehingga tidak bisa berpendapat untuk menafsirkan suatu pasal pada  PERATURAN KERJA BERSAMA, DAN DALAM HAL INI MEMBERIKAN KETERANGAN SEBAGAI SAKSI DI PENGADILAN DENGAN MENGGUNAKAN ASUMSINYA SENDIRI, ALHASIL KAMI MENGANGGAP SAKSI MEMBELA MANA YANG LEBIH MENGUNTUNGKAN BAGI DIRINYA.

Bahwa pada dasarnya saksi Kedua KARYAWAN BANK PERMATA BAGIAN HR. mengetahui bahwa hak penggugat itu sebenarnya dilanggar oleh tergugat dengan cara menggunakan DPLK menjadi faktor pengurang hal ini didasarkan pada keterangan saksi yang menyatakan IBU JULI MERASA PEMBAYARAN UANG PESANGONNYA HARUS DIBAYARKAN FULL.  Bahwa dikarenakan desakan oleh pimpinan/Head Department HR tergugat yang ikut hadir didalam persidangan maka dengan keterpaksaan saksi  membela tergugat untuk diambil kesaksiannya.

  1. Bahwa mencermati perkembangan persidangan dari minggu ke minggu disini SAYA BERPENDAPAT BAHWA PERBUATAN YANG DILAKUKAN PENGUSAHA KEPADA PENGGUGAT MERUPAKAN PERBUATAN YANG ZALIM ATAU PERBUATAN YANG MELAMPAUI BATAS KEMANUSIAAN, MELANGGAR KETENTUAN, DAN MENENTANG ATAU MENYIMPANG DARI KETENTUAN-KETENTUAN YANG TELAH DITETAPKAN. BAHWA DALAM HAL INI SDRI JULIANI DWI UTAMI (PENGGUGAT) MENCARI KEADILAN ATAS DIRINYA  BUKAN MENCARI KEUNTUNGAN ATAU MENIKMATI DOUBLE BAYAR SEPERTI YANG DIKATAKAN PENGUSAHA.
  2. Bahwa saya selaku Advokat dan Kuasa Hukum sdri. Juliani Dwi Utami mengajukan GUGATAN kepada PT. BANK PERMATA TBK. untuk memenuhi 8 (delapan) komponen hak pekerja. Komponen itu antara lain: upah bulan Agustus 2016, bonus tahun berjalan, manfaat dana pensiun, sisa hak cuti diuangkan, uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak, dan tambahan atas masa kerja. Jumlah kedelapan komponen itu mencapai Rp. 826.514.637.
  3. Bahwa kejadian ini BUKAN HANYA TERJADI PADA PENGGUGAT SAJA NAMUN TERJADI PULA PADA SELURUH KARYAWAN PT. BANK PERMATA TBK. YANG BERADA DI SELURUH INDONESIA YANG AKAN MEMASUKI USIA PENSIUN, hal ini dikemukakan oleh Serikat Pekerja Bank Permata.
  4. ATAS KETIDAKADILAN YANG MENIMPA PADA DIRI PENGGUGAT, maka sudah seharusnya PEMERINTAH MEMBERIKAN ATENSI TERHADAP KASUS INI dikarenakan kasus ini berkaitan dengan pekerja PT. BANK PERMATA TBK. DI SELURUH INDONESIA yang akan masuk usia pensiun. Maka seluruh lapisan pekerja PT. BANK PERMATA TBK. agar mendukung dan bersama-sama mengawal sidang lanjutan PHI Provinsi Banten yang akan diselenggarakan pada Rabu, 4 OKTOBER  2017 pukul 09.00 WIB. PHI Banten beralamat di Jl. Raya Serang Pandeglang Km.6 Serang 42126.

Salam

Jakarta 2 OKTOBER 2017

N. KOTO SITORUS, S.H., M.H.

See Also

Hasil Rapat MK Soal Penerimaan Gugatan Pilpres Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Susunan Tim Kuasa Hukum Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
Hashim Djojohadikusumo Penanggung Jawab Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Ke MK
Anggota Brimob Sipit Yang Dituduh Dari China Tegaskan Asli Indonesia
BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Daftarkan Gugatan Hasil Pilpres Ke MK Malam Nanti
MK Putuskan Gugatan Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Maksimum 14 Hari
Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.979.333 Since: 07.04.14 | 0.8014 sec