YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2017, 0

Internasional

Bangladesh Hancurkan Kapal Pengangkut Pengungsi Rohingya

Thursday, 05 October 2017 | View : 17

siarjustisia.com-SHAH PORIR DWIP.

Pihak berwenang Bangladesh menghancurkan sekitar 20 kapal pengangkut pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar, menuduh penyelundup memanfaatkan arus besar pengungsi untuk membawa methamphetamine masuk ke negara itu.

Para pengungsi mengatakan bahwa penjaga perbatasan juga memukul dan menangkap penumpang serta awak kapal ketika mereka berlabuh di Shah Porir Dwip, ujung Selatan Bangladesh pada Selasa (3/10/2017), sebelum akhirnya menghancurkan kapal-kapal tersebut.

Komandan Pasukan Penjaga Perbatasan Bangladesh (BGB), Letnan Kolonel Ariful Islam, membantah ada peristiwa pemukulan, dan mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai tindakan keras terhadap perdagangan manusia dan penyelundupan methamphetamine, obat yang dikenal warga setempat sebagai ya ba.

"Kapal mencoba mengangkut penumpang tanpa izin," katanya.

Dia menuduh penyelenggara perjalanan kapal memanfaatkan warga Rohingya yang malang dengan meminta sejumlah uang untuk mengirim mereka melakukan perjalanan singkat menuju Bangladesh. Beberapa penumpang mengatakan bahwa mereka telah membayar 10.000 taka Bangladesh atau sekitar 1,6 juta Rupiah masing-masing untuk perjalanan tersebut, meski ada beberapa yang mengatakan bahwa ia menumpang tanpa dipungut biaya.

Lebih dari setengah juta warga Muslim Rohingya tiba di Bangladesh dari Myanmar, yang penduduknya kebanyakan beragama Buddha, sejak militer melancarkan aksi balasan menanggapi serangan gerilyawan pada 25 Agustus, sebuah aksi balasan yang digambarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai upaya "pembersihan suku".

Sementara itu, empat penumpang lainnya mengatakan bahwa mereka tidak melihat adanya obat terlarang yang diangkut di kapal tersebut. Namun, Letnan Kolonel Ariful Islam mengatakan bahwa pasukan penjaga perbatasan telah menemukan obat terlarang dengan jumlah besar di perairan sekitar kapal pada Selasa (3/10/2017). (ant)

See Also

Polisi LA Selidiki Tuduhan Pemerkosaan Terhadap Ed Westwick
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
PBB Anugerahi Surabaya Penghargaan Global Green City
Imigran Asal Uzbekistan Tersangka Pembunuh Delapan Orang Di New York
Delapan Orang Tewas Dalam Aksi Teror Di New York
Tiga Juta Masyarakat Kongo Terancam Kelaparan
Dua Tewas Dalam Penembakan Di Grambling State University
Panglima TNI Ditolak Masuk AS
Dubes AS Minta Maaf Ke Menlu Soal Penolakan Panglima TNI
Empat Kapal Perang India Tiba Di Jakarta
Korea Utara Mau Berunding Dengan Syarat
Arab Saudi Sambut Baik Rekonsiliasi Palestina
Enam Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Di Sinai
Konvoi Pertama Militer Turki Masuki Idlib
Indonesia Sambut Baik Rekonsiliasi Hamas-Fatah
Hamas Dan Fatah Bersatu
Amerika Serikat Menarik Diri Dari UNESCO
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Perdana Menteri Laos Di Istana Bogor
FBI Tegaskan Tak Ada Bukti Penembakan Las Vegas Terkait Terorisme
Marilou Danley, Pacar Pelaku Penembakan Di Las Vegas
Wali Kota Surabaya Dinobatkan Sebagai Pemimpin Yang Menginspirasi
PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya Dari Myanmar
Daftar Negara Yang Warganya Dilarang Masuk Ke Amerika Serikat
Kepala UNHCR Kunjungi Pengungsi Rohingya Di Tempat Penampungan Bangladesh
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.795.961 Since: 07.04.14 | 0.6695 sec