YouTube Facebook Twitter RSS
21 Nov 2017, 0

Ekonomi

Direktorat Jenderal Pajak Klarifikasi Soal Selebaran Kutip Kitab Suci Kristen

Tuesday, 10 October 2017 | View : 31

siarjustisia.com-JAKARTA.

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengklarifikasi perihal selebaran sosialisasi membayar pajak yang dipersoalkan karena mengutip ayat dari Alkitab/Injil, kitab suci agama Kristen.

Direktur P2P Humas Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Iqbal Alamsyah, melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Senin (9/10/2017), menyebutkan, materi selebaran itu sudah dibuat pada program pengampunan pajak atau amnesti pajak dan dari perspektif semua agama.

Menurut dia, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dalam mensosialisasikan pajak memanfaatkan berbagai sarana dan berusaha menjangkau sebanyak mungkin masyarakat, termasuk umat beragama.

"Salah satunya dengan membuat materi berupa selebaran sosialisasi pajak dari perspektif agama yang diakui di Indonesia," kata dia.

Sosialisasi progam pengampunan pajak yang digunakan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan di antaranya menerbitkan selebaran.

Menurut dia, selebaran yang mengutip ayat dari Injil itu merupakan tinjauan pajak dari perspektif agama Kristen.

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan juga membuat selebaran sosialisasi pajak dari perspektif agama Islam, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

Materi dalam selebaran itu, kata dia, sudah ada sejak awal 2017 dan telah diedarkan pada saat sosialisasi program pengampunan pajak.

"Dalam pembuatan selebaran sosialisasi dari perspektif agama itu, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan melibatkan para penulis-penulis buku dari masing-masing agama," katanya.

Iqbal Alamsyah menegaskan, materi dalam selebaran itu juga disesuaikan dengan materi kesadaran pajak yang sudah dimasukkan ke dalam Mata Kuliah Dasar Umum, yakni Pendidikan Agama Islam, Kristen/Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, untuk pendidikan tinggi.

"Semua itu dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran dan pemahaman pajak di Indonesia," pungkasnya. (ant)

See Also

Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Era Global Buka Peluang Usaha Baru
Presiden Joko Widodo Sebut Indonesia-Laos Perkuat Kerja Sama
Presiden Joko Widodo Resmikan Megaproyek PLTU Bernilai 5,87 Miliar Dolar
Pemerintah Akan Resmikan BBM Satu Harga Di Seram
Presiden Joko Widodo Ngopi Sore Bersama Pelaku Industri Kopi Indonesia
Presiden Joko Widodo Dorong Pengusaha Kopi Promosikan Sektor Hulu
Industri Kreatif Tas Potensial Dikembangkan
Bupati Kudus Sebut Tiga Tantangan Pembangunan Pertanian
Indeks CAC-40 Prancis Menguat
Yuan China Menguat Terhadap Dolar AS
Babinsa Koramil 05/Cepu Turun Sawah Pendampingan Petani
Pasi Ter Kodim 0721/Blora Monitoring Rastra
Opel Automobile GmbH Kembali Merugi
PLTU Jawa 4 Telan Investasi 4,2 Miliar Dolar AS
Pedagang Beras Menjual Di Atas HET Dicabut Ijin
Kodim 0721/Blora Gelar Rakor Pengendalian Harga Pangan
Peduli Warga, Babinsa Koramil 03/Banjarejo Bantu Panen Jagung
Dolar AS Melemah
Petani Wilayah Kodim 0721/Blora Makmur
Babinsa Berikan Motivasi Petani
Wall Street Berakhir Jatuh
Indeks Nikkei-225 Melemah Ketika Yen Menguat
Harga Emas Berbalik Naik
Indeks Straits Times Turun Tipis
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.819.507 Since: 07.04.14 | 0.4431 sec