YouTube Facebook Twitter RSS
20 Aug 2018, 0

Nusantara

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Laporkan Metro TV, Detik.com, Dan Tempo

siarjustisia.com-JAKARTA.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DKI Jakarta Muhammad Taufik mengungkapkan telah melaporkan beberapa media massa ke Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Muhammad Taufik merasa dirugikan lantaran pemberitaan media massa yang menyebutkan dia bakal 'menculik' Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Husni Kamil Malik.

"Kemarin saya sudah laporkan ke Dewan Pers dan KPI," ungkap Muhammad Taufik di Mabes Polri, Kamis (14/8/2014).

Muhammad Taufik menyebut tiga media yang dilaporkannya yakni Metro TV, detik.com, dan Tempo.

Alasan Muhammad Taufik melaporkan ketiga media tersebut, ujar dia, karena dalam penulisannya media itu menulis kata menculik. Padahal, menurut dia, dalam orasi di Mahkamah Konstitusi (MK) hanya menyebut kata menangkap.

Seperti diberitakan, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan akan menangkap Ketua KPU Husni Kamil Manik. Pernyataan tersebut dia lontarkan lantaran kekecewaan kubu pendukung Prabowo-Hatta terhadap KPU yang dinilai melakukan kecurangan dalam pemilu presiden (pilpres) 2014 lalu.

Muhammad Taufik juga menyindir KPU RI ketika dalam melaporkan dirinya, terdapat 6 anggota KPU yang datang ke Bareskrim Mabes Polri pada Senin (11/8/2014) lalu. "Mereka (KPU) yang melaporkan saya ada tujuh orang. Tapi saya tetap laporkan Husni," tukas dia.

KPU RI melaporkan Muhammad Taufik karena merasa terancam atas pernyataan Muhammad Taufik yang menyebut akan menangkap Ketua KPU RI Husni Kamil Malik. Senin (11/8/2014) dinihari, Husni Kamil Manik melaporkan Muhammad Taufik atas ancaman penculikan dengan kekerasan ke Markas Besar Kepolisian RI. Muhammad Taufik dilaporkan atas pelanggaran Pasal 336 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pengancaman.

Pengamat psikologi politik dari Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk, mengatakan sikap keras dan kasar para pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa merupakan warisan dari tokoh partai. Menurut dia, sikap pemimpin akan ditiru pendukungnya.

“Ada hipotesa untuk kesamaan karakter antara tokoh dan elit dengan pendukungnya,” terang Hamdi Muluk saat dihubungi, Selasa (12/8/2014).

Hamdi Muluk menilai selama ini Prabowo Subianto identik dengan karakter maskulin, tegas, dan keras.

Hamdi Muluk juga menilai mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu juga menunjukkan kesan fasis dan totaliter. Sikap keras yang melekat pada Prabowo Subianto inilah menurut Hamdi Muluk yang juga ditiru oleh para pendukungnya.

Hamdi Muluk juga menyebutkan kekerasan verbal yang ditunjukkan pendukung Prabowo Subianto dalam beberapa kali unjuk rasa juga merupakan cerminan karakter partai. Selama ini tokoh partai sering menggunakan ancaman kekerasan sehingga diikuti pengikutnya. “Keras itu melekat pada Prabowo dan klop dengan para pemilihnya,” tambah dia.

Sikap pendukung pasangan Prabowo-Hatta ini salah satunya ditunjukkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik.

Dalam konferensi pers terkait dengan sidang sengketa perselisihan hasil penetapan pemilihan umum presiden (pilpres), Minggu lalu, Muhammad Taufik meminta kepolisian menangkap ketua Komisi Pemilihan Umum(KPU) Husni Kamil Manik karena merasa pemilu presiden (pilpres) penuh kecurangan. "Jika kepolisian tidak menangkap, kami yang akan tangkap," tandas Muhammad Taufik.

Rencana Muhammad Taufik menangkap Ketua KPU RI Husni Kamil Manik ini juga diikuti sejumlah pendukungnya.

Senin (11/8/2014), massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta yang berdemontrasi di depan Gedung MK juga menyuarakan hal sama. Orasi yang digelar pendukung pasangan capres cawapres nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Merdeka Barat, semakin provokatif. Seruan itu disampaikan orator berkostum garuda merah menggunakan pengeras suara. Para pendukung pasangan Prabowo-Hatta menyambut orasi itu. Sejumlah pendukung yang berada di lokasi acara tak mengetahui identitas orator tersebut.

Orator yang sama meneriakkan tantangannya untuk Ketua KPU RI. Dia menyebutkan akan terus menegakkan keadilan yang dianggapnya telah direnggut dari Prabowo-Hatta. "Jangan coba-coba ganggu militansi pendukung Prabowo. Bersama M. Taufik, kami akan lawan kezaliman. Pendukung Prabowo tidak akan mundur sekali pun," ketus orator melanjutkan seruan tersebut. (tem/jos)

See Also

Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
Peduli Gempa Lombok, Siswa MA NU TBS Gelar Istighasah
TNI-Polri Kirim Bantuan Ke Daerah Gempa Di Lombok
Gempa Susulan Kembali Terjadi Di Lombok
PT. PLN (Persero) Upayakan Listrik Menyala Di Kepulauan Gili Lombok
Dandim 0716/Demak Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018
Bhabinkamtibmas Dan Babinsa 03/Wonosalam Bersinergi Amankan Apitan
Terasa Kompak, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Mijen Ramaikan Lomba 17-An
Dialog Interaktif Dandim 0716/Demak Bersama Forkopimda Menyambut HUT RI Ke-73
Babinsa 06/Wedung Rela Bagikan Air Bersih Dari Rumah Ke Rumah
Mahasiswa UMK Ikuti Agri-Relationship ASEAN Universities Network
Partai Hanura Ajukan Sengketa Pendaftaran Bacaleg Ke Bawaslu
Guna Matangkan Penutupan TMMD Kodim 0716/Demak Gelar Rakor
Jelang HUT RI Ke-73, Babinsa Latih Paskibraka
Acungan Tangan Mungil Rizki Ajukan Pertanyaan Bagaimana Cara Menjadi TNI Pak Babinsa?
Babinsa Kodim 0716/Demak Bersama Bhabinkamtibmas Turut Serta Pelatihan Ketrampilan
Untuk Pecahkan Rekor MURI, Kodim 0716/Demak Latihan Senam Gemu Famire
UMK Didorong Buka Korean Corner
Al-Jalsah Ula Ma Had Aly TBS
Peran Aktif Babinsa 06/Wedung Terhadap Generasi Penerus
Dandim 0716/Demak Hadiri Pembukaan Manasik Haji II Dan Pelepasan Calon Jemaah Haji Demak
30 Peserta Diklat Pim IV Dapat Materi Wasbang
Kunjungan Tim Wasev Sterad Bidang Komsos Ke Kodim 0716/Demak
Sosok Anak Pedagang Gorengan Yang Ingin Jadi Jenderal
Babinsa Koramil 09/Karangtengah Seleksi Calon Paskibra
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.449.370 Since: 07.04.14 | 0.6486 sec