YouTube Facebook Twitter RSS
10 Dec 2018, 0

Hukum

Polrestabes Medan Tembak Mati Begal

Tuesday, 10 October 2017 | View : 138

siarjustisia.com-MEDAN.

Personel Sat Reskrim Polrestabes Medan bekerja sama dengan Polsek Medan Barat menembak mati pelaku begal yang merampok seorang wanita, Wita Astuti (31 tahun), di depan kantor Samsat, Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Seorang karyawati bernama Wita Astuti (31 tahun), warga Jalan Budi Utomo Medan Tembung, kritis setelah dijambret dua orang pria mengendarai sepeda motor, Senin (1/10/2017) sekira pukul 23.00 WIB.

Selain mengalami luka parah akibat jatuh dari Honda Vario BK 6014 SAA yang dikendarainya, korban juga kehilangan tas warna hitam kotak-kotak berisi uang tunai Rp 1 juta, telepon genggam, dan surat berharga lainnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah dalam paparannya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jl. K. H. Wahid Hasyim No.1, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (9/10/2017), mengatakan bahwa tersangka yang ditembak mati berinisial AR (25 tahun), warga Jalan Satria Barat, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Perjuangan.

Saat akan ditangkap, menurut dia, tersangka mencoba melawan petugas dan akhirnya ditembak hingga ia tewas.

"Dalam kasus perampokan itu, tersangka AR yang merampas tas korban, mengakibatkan Astuti jatuh dari keretanya dan kritis terseret aspal jalan," ujar AKBP Febrianyah.

Ia menyebutkan, tersangka lainnya yakni ZS (29 tahun), warga Jalan Sentosa Lama, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, yang berperan sebagai joki juga ditembak pada bagian kakinya.

Selain menyergap dua pelaku utama itu, polisi juga mengamankan dua tersangka lainnya yang turut membantu dan sebagai penadah barang hasil rampasan.

Keduanya, yakni berinisial JAP (25 tahun), warga Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Sei Kera, Kecamatan Medan Perjuangan.

"Sedangkan seorang lagi berinisial DMP (22 tahun) warga Jalan Lubuk Kuda Medan," ucapnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah menjelaskan tersangka JAP berperan menjual telepon genggam korban. Seorang lagi wanita berinisial DMP berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi mendapat petunjuk dari rekaman CCTV di sekitar Tempat Kejadian Perkara/TKP (depan Samsat) serta penyelidikan yang dilakukan.

"Pelaku kita ringkus dan pengungkapan kasus tersebut berkat CCTV. Dalam waktu 3 x 24 jam, gabungan dari Polsek Medan Barat dan Polrestabes Medan, dapat meringkus para pelaku sebanyak 3 orang beserta 1 orang penadah," katanya.

Ia mengatakan setelah diinterogasi, ternyata pelaku ini sudah lebih 11 kali beraksi dan merupakan seorang residivis. Pelaku eksekutor dan jokinya juga positif pengguna narkoba.

Bahkan masih ada kelompok lainnya dan tetap dilakukan penyidikan yang mendalam untuk menangkap komplotan pelaku lainnya.

Saat ini, Polrestabes Medan tetap mengantisipasi tindak kejahatan jalanan yang kian marak di ibukota Sumatera Utara itu dan mengupayakan keamanan pada masyarakat.

"Hal itu dilakukan jajaran Polrestabes Medan sesuai atensi Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw untuk membentuk tim anti begal sebagai antisipasi para pelaku kejahatan jalanan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah.

Kepolisian Resor Kota Medan sebaiknya memberlakukan jam malam untuk memberantas aksi begal yang marak sampai meminta korban jiwa pengemudi angkutan online, kata seorang pengamat.

"Jam malam tersebut untuk menertibkan perampokan yang selama ini sangat meresahkan masyarakat," kata Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Budiman Ginting di Medan, Selasa (10/10/2017).

Razia malam akan membuat pembegalan terhadap sopir, pengendara sepeda motor dan masyarakat berkurang yang akhir-akhir ini kian menjadi-jadi dan tidak merasa takut sedikit pun, ujar Budiman Ginting.

"Masyarakat jangan sampai merasa takut untuk ke luar rumah, dan polisi harus dapat melindungi mereka dari berbagai ancaman, gangguan dan lain sebagainya," kata Budiman Ginting.

Ruang gerak bekal juga bisa dipersempit dengan mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di seluruh Kota Medan, yang bisa membersihkan begal yang selama ini membuat takut warga kota Medan.

"Polrestabes Medan harus melaksanakan perintah Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw yang membentuk tim anti begal sebagai antisipasi para pelaku kejahatan jalanan," kata Guru Besar Fakultas Hukum USU itu.

Sopir Grab Car David Juhler Simanjuntak meninggal dunia Minggu pada tanggal 24 September 2017 dini hari, dengan puluhan luka tusuk di dalam parit di sebuah jalan di Medan. Mobil Toyota Avanza putih BK 1381 BP milik korban dibawa kabur begal. (ant)

See Also

KPK Pelajari Pengajuan JC Budi Mulya
Kemendes Didorong Bentuk Sekretariat Bersama Penanganan Masalah Dana Desa
Kapolri Kukuhkan Polda DIY Jadi Tipe A
KPK Periksa Petinggi Anak Usaha PT. PLN (Persero)
KPK Periksa Corporate Communication PT. PLN (Persero)
KPK Dalami Rekaman Percakapan Idrus Marham Dan Eni Maulani Saragih
Mabes Polri Selidiki Motif Penyerangan Polsek Metro Penjaringan
Sidang Lanjutan Julius Lobiua Mendengarkan 2 Keterangan Ahli
KPK Tahan Wakil Ketua DPR RI
KPK Usut Penggunaan Uang Korupsi Bupati Lampung Selatan
Kasus TPPU Bupati Lampung Selatan, KPK Sita 16 Bidang Tanah
Kronologi OTT DPRD Kalimantan Tengah
KPK OTT Anggota DPRD Kalteng
Bupati Cirebon Setelah Diperiksa Ditahan KPK
KPK Tetapkan Bupati Cirebon Tersangka
KPK Tangkap Bupati Cirebon
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Selatan Nonaktif
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Polisi Limpahkan Berkas Perkara Mantan Wali Kota Depok Ke Kejaksaan
Rekayasa Lalin Di KPU Saat Pengundian Nomor Urut Capres Cawapres
KPK Perpanjang Masa Penahanan Idrus Marham
Kombes Pol. Panca Putra Simanjuntak Jadi Direktur Penyidikan KPK
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.073.002 Since: 07.04.14 | 0.6202 sec