YouTube Facebook Twitter RSS
22 Feb 2019, 0

Hukum

Polrestabes Medan Tembak Mati Begal

Tuesday, 10 October 2017 | View : 161

siarjustisia.com-MEDAN.

Personel Sat Reskrim Polrestabes Medan bekerja sama dengan Polsek Medan Barat menembak mati pelaku begal yang merampok seorang wanita, Wita Astuti (31 tahun), di depan kantor Samsat, Jalan Putri Hijau, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Seorang karyawati bernama Wita Astuti (31 tahun), warga Jalan Budi Utomo Medan Tembung, kritis setelah dijambret dua orang pria mengendarai sepeda motor, Senin (1/10/2017) sekira pukul 23.00 WIB.

Selain mengalami luka parah akibat jatuh dari Honda Vario BK 6014 SAA yang dikendarainya, korban juga kehilangan tas warna hitam kotak-kotak berisi uang tunai Rp 1 juta, telepon genggam, dan surat berharga lainnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah dalam paparannya di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Jl. K. H. Wahid Hasyim No.1, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (9/10/2017), mengatakan bahwa tersangka yang ditembak mati berinisial AR (25 tahun), warga Jalan Satria Barat, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Perjuangan.

Saat akan ditangkap, menurut dia, tersangka mencoba melawan petugas dan akhirnya ditembak hingga ia tewas.

"Dalam kasus perampokan itu, tersangka AR yang merampas tas korban, mengakibatkan Astuti jatuh dari keretanya dan kritis terseret aspal jalan," ujar AKBP Febrianyah.

Ia menyebutkan, tersangka lainnya yakni ZS (29 tahun), warga Jalan Sentosa Lama, Kelurahan Sei Kera Hulu, Kecamatan Medan Perjuangan, yang berperan sebagai joki juga ditembak pada bagian kakinya.

Selain menyergap dua pelaku utama itu, polisi juga mengamankan dua tersangka lainnya yang turut membantu dan sebagai penadah barang hasil rampasan.

Keduanya, yakni berinisial JAP (25 tahun), warga Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Sei Kera, Kecamatan Medan Perjuangan.

"Sedangkan seorang lagi berinisial DMP (22 tahun) warga Jalan Lubuk Kuda Medan," ucapnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah menjelaskan tersangka JAP berperan menjual telepon genggam korban. Seorang lagi wanita berinisial DMP berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi mendapat petunjuk dari rekaman CCTV di sekitar Tempat Kejadian Perkara/TKP (depan Samsat) serta penyelidikan yang dilakukan.

"Pelaku kita ringkus dan pengungkapan kasus tersebut berkat CCTV. Dalam waktu 3 x 24 jam, gabungan dari Polsek Medan Barat dan Polrestabes Medan, dapat meringkus para pelaku sebanyak 3 orang beserta 1 orang penadah," katanya.

Ia mengatakan setelah diinterogasi, ternyata pelaku ini sudah lebih 11 kali beraksi dan merupakan seorang residivis. Pelaku eksekutor dan jokinya juga positif pengguna narkoba.

Bahkan masih ada kelompok lainnya dan tetap dilakukan penyidikan yang mendalam untuk menangkap komplotan pelaku lainnya.

Saat ini, Polrestabes Medan tetap mengantisipasi tindak kejahatan jalanan yang kian marak di ibukota Sumatera Utara itu dan mengupayakan keamanan pada masyarakat.

"Hal itu dilakukan jajaran Polrestabes Medan sesuai atensi Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw untuk membentuk tim anti begal sebagai antisipasi para pelaku kejahatan jalanan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah.

Kepolisian Resor Kota Medan sebaiknya memberlakukan jam malam untuk memberantas aksi begal yang marak sampai meminta korban jiwa pengemudi angkutan online, kata seorang pengamat.

"Jam malam tersebut untuk menertibkan perampokan yang selama ini sangat meresahkan masyarakat," kata Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Budiman Ginting di Medan, Selasa (10/10/2017).

Razia malam akan membuat pembegalan terhadap sopir, pengendara sepeda motor dan masyarakat berkurang yang akhir-akhir ini kian menjadi-jadi dan tidak merasa takut sedikit pun, ujar Budiman Ginting.

"Masyarakat jangan sampai merasa takut untuk ke luar rumah, dan polisi harus dapat melindungi mereka dari berbagai ancaman, gangguan dan lain sebagainya," kata Budiman Ginting.

Ruang gerak bekal juga bisa dipersempit dengan mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di seluruh Kota Medan, yang bisa membersihkan begal yang selama ini membuat takut warga kota Medan.

"Polrestabes Medan harus melaksanakan perintah Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw yang membentuk tim anti begal sebagai antisipasi para pelaku kejahatan jalanan," kata Guru Besar Fakultas Hukum USU itu.

Sopir Grab Car David Juhler Simanjuntak meninggal dunia Minggu pada tanggal 24 September 2017 dini hari, dengan puluhan luka tusuk di dalam parit di sebuah jalan di Medan. Mobil Toyota Avanza putih BK 1381 BP milik korban dibawa kabur begal. (ant)

See Also

KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
Bupati Mesuji Ditangkap KPK
KPK Tahan Bupati Mesuji
Dandim 0716/Demak Hadiri Sosialisasi Milenial Road Safety Festival
Polda Metro Jaya Bekuk Guru Penyebar Hoax Surat Suara
PT. NKE Dihukum Denda Rp 85,49 Miliar
Polda Jatim Ingatkan VA Bisa Jadi Tersangka
KPK Tahan 2 Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara
Polda Jatim Sebut VA Terima 15 Kali Transfer Uang Dari Muncikari
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Usai Diperiksa Polda Jatim, VA Dan AS Minta Maaf
Polda Jatim Ringkus Muncikari Dua Artis Ibu Kota
Polda Jawa Timur Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online Artis
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Polres Magelang Kota Dalami Motif Tersangka Perusakan Nisan
Perusak Nisan Di 4 TPU Kota Magelang Ditangkap
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Perusakan Nisan Di TPU Kota Magelang Masih Berlanjut
Polres Magelang Selidiki Perusakan Belasan Nisan Di Pemakaman Umum
Pembelian Alat Sekolah SMK Bernilai Ratusan Miliar Di Dinas Pendidikan Prov Jatim Perlu Diperiksa
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.427.016 Since: 07.04.14 | 0.5827 sec