YouTube Facebook Twitter RSS
21 Sep 2018, 0

Nusantara

Kapolri Minta Impor Senjata Jangan Jadi Polemik

Thursday, 12 October 2017 | View : 299

siarjustisia.com-JAKARTA.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. meminta persoalan importasi senjata api oleh polisi tidak dijadikan polemik kembali di kalangan masyarakat.

Pemerintah, terang mantan Kapolda Papua masa jabatan 21 September 2012-16 Juli 2014, juga sudah membentuk tim internal untuk mengentaskan hal itu yang dikoordinasikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (MenkoPolhukam), Wiranto. Biarkan tim ini bekerja dan hasilnya nanti dipaparkan ke publik.

"Oleh karena itu, saya berpikir bahwa polemik mengenai senjata api termasuk yang di Brimob tidak menjadi polemik yang berkelanjutan," jelas mantan Kadensus 88/AT Bareskrim Polri (2009-2010), Jend. Pol. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jenderal Gatot Subroto, RT01/RW03, Gelora Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017).

Mantan Kepala Polda (Kapolda) Metro Jaya itu juga menegaskan hubungan TNI dan polisi baik-baik saja. Penghembusan polemik importasi senjata itu memberi impresi ada konflik di antara TNI dan polisi, padahal tidak benar.

Pada 2018 akan digelar ratusan Pilkada di seluruh nusantara, sementara pada 2019 akan dilaksanakan Pemilu nasional untuk memilih presiden-wakil presiden periode 2019-2024.

"Panglima TNI sepakat dengan kami saat apel lalu, sudah menyampaikan tegas dengan Kepolisian Indonesia bahwa hubungan Kepolisian Indonesia dengan TNI di semua lini harus solid. Saya sudah perintahkan jajaran jangan terpengaruh dengan isu-isu ini," pungkas mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) masa jabatan 16 Maret 2016-13 Juli 2016.

Belakangan ini, "bongkar-membongkar" isi dokumen importasi senjata dan amunisi marak terjadi di media sosial. Yang paling fenomenal adalah kehadiran 280 unit peluncur granat mandiri (stand-alone grenade launcher) buatan pabrikan Arsenal, Bulgaria, dengan kaliber 40x46 milimeter, plus 5.932 amunisi fragmented-nya. (ant)

See Also

Polisi Sebut Mobilnya Berhenti Mendadak Soal Al Ghazali Pingsan
TNI AL Bentuk Tim Selidiki Kebakaran KRI Rencong 622
Kronologi Terbakar Dan Tenggelamnya KRI Rencong 622
TNI AL Sebut Seluruh Awak KRI Rencong 622 Selamat
Mahasiswa Diminta Tumbuhkan Budaya Menulis
Tim Mahad Aly TBS Lakukan Pengukuran Arah Kiblat
MA. TBS Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Dan BPDB
MA AL Ahrom Dapat Wasbang Dari Danramil 09/Karangtengah
Dandim 0716/Demak Hadiri Apel Kehormatan Dan Malam Renungan Suci Di TMP Cahaya Ratna Bintarum
Babinsa Jungpasir Bersama Warga Binaannya Lakukan Doa Bersama Menjelang HUT RI Ke-73
Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan HUT RI Ke-73 Di Demak
Upacara Penurunan Bendera HUT RI Ke-73 Di Alun-Alun Simpang Enam Demak
Dandim 0716/Demak Berikan Penghargaan Kepada 4 Babinsa Teladan
Kodim 0716/Demak Cek Kesediaan Pangan Di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 01/Demak Kota Bantu Pembuatan Gapura
Peringatan HUT Pramuka Ke-57
Pengukuhan Paskibraka Demak
Kodim 0716/Demak Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 Dengan Berbagai Lomba Tradisional
Kodim 0716/Demak Dan Polres Kirim Bantuan Ke Lombok
Batuud Koramil 10/Guntur Hadiri Lokakarya Mini Kesehatan
Tingkatkan Kemampuan Menembak, Kodim 0716/Demak Lakukan Perbaikan Lapangan Tembak
Apel Akbar HUT Ke-73 Dan Peringatan Hari Pramuka Ke-57 Kwartir Cabang Demak Digelar
Danramil 09/Karangtengah Sebagai Pembina Upacara Pembukaan Jambore
Danramil 11/Sayung Berikan Materi Wasbang Dan Bela Negara Kepada Anggota Banser
Lombok Diguncang Gempa Lagi 6,2 Skala Richter
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 6.617.560 Since: 07.04.14 | 0.6338 sec