YouTube Facebook Twitter RSS
24 Feb 2018, 0

Internasional

Serangan ISIS Tewaskan 50 Orang Di Suriah

Friday, 13 October 2017 | View : 56
Tags : Irak, Isis, Suriah

siarjustisia.com-BEIRUT.

Bom bunuh diri dari kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) tewaskan setidak-tidaknya 50 orang dalam serangan tiga bom mobil pada Kamis (12/10/2017) terhadap sekelompok pengungsi di Suriah Timur Laut, demikian laporan sumber kesehatan Bulan Sabit Merah Kurdi.

Sejumlah orang juga terluka akibat tiga serangan bom mobil itu, kata sumber tersebut kepada kantor berita Reuters.

Serangan terjadi di Abu Fas, dekat perbatasan Provinsi Deir al-Zor dan Hasaka, kata sebuah kelompok pemantau perang, Observatorium Hak Asasi untuk Suriah yang bermarkas di Inggris. Kelompok tersebut mengatakan sebelumnya bahwa setidak-tidaknya 18 orang tewas dalam peristiwa itu.

Di antara korban tewas adalah pengungsi yang melarikan diri dari pertempuran di Deir al-Zor dan juga anggota pasukan keamanan Asayish Kurdi, lapor kelompok pemantau tersebut. Televisi pemerintah Suriah melaporkan bahwa puluhan orang tewas dalam serangan tersebut.

Kelompok garis keras itu telah kehilangan banyak wilayah di Suriah dan Irak tahun ini dan berbalik kembali ke kota-kota dan desa di lembah Efrat, Tenggara Deir al-Zor.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dukungan Amerika Serikat (AS), yang terdiri dari petempur Kurdi dan Arab, melakukan tekanan terhadap kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) dari wilayah Utara dan serangan tentara Suriah dukungan sekutu, termasuk Iran dan Rusia, menyerangnya dari Barat.

Pada Rabu (11/10/2017), kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan serangan di Ibu Kota Damaskus, Suriah, tiga pembom bunuh diri meledakkan perangkat mereka di dekat markas polisi, menewaskan dua orang dan melukai enam lagi.

Badan-badan bantuan telah memperingatkan bahwa pertempuran di Suriah Timur adalah yang terburuk di negara tersebut pada tahun ini dan serangan udara yang dilancarkan telah menyebabkan jatuhnya ratusan korban dari kalangan warga. (reuters)

See Also

Skandal Seks Wakil PM Australia Dan Staf Picu Usulan Larangan
Hujan Salju Tebal Lumpuhkan Paris
PBB Selidiki Dugaan Penggunaan Senjata Kimia Di Suriah
Kurdi Irak Tahan 4.000 Ekstremis
Kereta Tabrak Ke Kereta Di Amerika Serikat
Lima Tempat Romantis Rayakan Valentine Di Perth
Fosil Dinosaurus Baru Ditemukan Di Gurun Mesir
Pemimpin Oposisi Zimbabwe Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter Di Amerika Serikat
2 WNI Sandera Abu Sayyaf Dibebaskan
Bom Ganda Bunuh Diri Tewaskan 38 Orang Di Baghdad
Myanmar Bebaskan Dua Jurnalis Asing
Serangan Gereja Di Kairo Tewaskan 10 Orang
Stasiun Kereta Baru Di Yerusalem Akan Dinamai Donald John Trump
Ledakan Di Kantor Berita Afghanistan
Israel Pesan Ratusan Jet Temput Berteknologi Mutakhir
Kaisar Jepang Akihito Berulang Tahun
128 Negara Anggota PBB Tolak Keputusan Donald Trump Tentang Yerusalem
Tekanan Berat Bintang K-pop Shinee Kim Jong-hyun
Wakil PM Inggris Diminta Mundur Terkait Skandal Pornografi
Turki Sesalkan Veto AS Soal Yerusalem
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Parlemen Australia Setuju Pernikahan Sesama Jenis
Pidato Lengkap Donald Trump Saat Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Amerika Serikat Segera Memulai Proses Pemindahan Kedubesnya
Inggris Tidak Setuju Dengan Keputusan AS Soal Jerusalem
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.408.735 Since: 07.04.14 | 0.7217 sec