YouTube Facebook Twitter RSS
24 Feb 2018, 0

Hukum

Aktor Malaysia Dihukum 11 Tahun Penjara

Wednesday, 18 October 2017 | View : 48
Tags : Malaysia

siarjustisia.com-MEDAN.

Aktor Malaysia, Khaireyll Benjamin bin Ibrahim alias Benjy (38 tahun), dijatuhi vonis hukuman 11 tahun penjara. Dia dinyatakan bersalah memiliki 4,5 gram sabu-sabu.

Hukuman itu dijatuhkan Majelis Hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jl. Pengadilan No.8, Petisah Tengah, Medan Petisah, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Rabu (18/10/2017).

Benjy dinyatakan telah melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Menyatakan terdakwa Khaireyll Benjamin Bin Ibrahim alias Benjy terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak dan melawan hukum memiliki dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman seberat 4,5 gram, sesuai dakwaan subsidair. Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa selama 11 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan," sebut Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo.

Setelah menjatuhkan hukuman, Hakim Wahyu Prasetyo Wibowo bertanya pada Benjy, apakah dia mengerti tentang hukuman yang dijatuhkan. "Sedikit-sedikit saya mengerti," ucap Benjy.

Melihat Benjy yang tampak kebingungan, dia kembali mengulangi hukuman yang dijatuhkan. Akhirnya pria berkepala plontos itu pun menyatakan dirinya mengerti.

Hakim kemudian menjelaskan, terdakwa memiliki hak untuk banding jika tidak terima dengan putusan itu. Benjy pun dipersilakan untuk berpikir-pikir dan diberi waktu selama 7 hari. "Saya pikir-pikir," ucap Benjy.

Seusai persidangan, tak banyak kata yang terucap dari mulut Benjy. Dia hanya menyatakan hukuman yang dijatuhkan majelis hakim terlalu berat. "Sebelas tahun itu berat, saya cuma pemakai," ucapnya.

Hukuman yang dijatuhkan Majelis Hakim lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria F. Tarigan meminta agar Benjy dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

Selama proses persidangan, Benjy tidak didampingi penasihat hukum. Padahal ancamannya hukumannya di atas 5 tahun penjara. Bahkan pengacara prodeo pun tidak tampak mendampinginya sepanjang proses persidangan.

Bukan hanya pengacara, pihak Konsulat Malaysia pun tak tampak hadir di sana. Benjy menghadapi sendiri persidangan itu, dan beberapa kali tampak kebingungan.

Benjy ditangkap petugas Bea Cukai di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/4/2017). Dia kedapatan membawa sabu-sabu di dalam anusnya ketika baru tiba dari Malaysia menumpang pesawat Malindo Air dengan nomor penerbangan OD 322. 

Pihak Bea Cukai kemudian menyerahkan Benjy ke Polda Sumut dengan barang bukti sabu-sabu seberat 14 gram bruto yang disembunyikan di anus. Setelah diperiksa, berat bersih sabu-sabu yang ditemukan ternyata hanya 4,5 gram. Berdasarkan pemeriksaan, Benjy mengaku datang ke Medan untuk mencari bakat DJ pemula. 

Benjy yang juga pernah terlibat perkara narkotika di Malaysia diketahui cukup dikenal di negaranya. Selain dia juga sebagai aktor, almarhumah ibunya merupakan aktris ternama di Malaysia, Azean Irdawaty Yusoef atau lebih dikenal sebagai Azean Irdawaty. Dia terkenal sebagai penyanyi dan primadona layar perak era 1970-an dan 1980-an di negeri jiran itu. (mer/jos)

See Also

Gubernur DKI Jakarta Dipolisikan Terkait Penutupan Jalan Jatibaru Tanah Abang
KPK Cermati Ocehan Muhammad Nazaruddin Di Persidangan
Putri Elvy Sukaesih, Dhawiya Saida Akui Gunakan Narkoba
Polda Metro Jaya Telusuri Jaringan Pemasok Narkotika Dhawiya Saida
KPK Masih Dalami Keterlibatan I Wayan Koster
PSI Berencana Ajukan Uji Materi UU MD3 Ke MK
Menghindari Proses E-Katalog LKPP, Pembelian Komputer Sekolah Berpotensi Terjadi Korupsi
Kodim 0716/Demak Dukung Pemerintah Perangi Narkoba
KPK OTT Di Subang
Gunakan Narkoba, Fachri Albar Dicokok Polres Metro Jakarta Selatan
Penyuluhan Hukum Dari Kumdam IV/Diponegoro
Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap
KPK Tahan Pengusaha Pemberi Suap Bupati Ngada
Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Di Tanjakan Emen
KPK Tahan Bupati Halmahera Timur
KPK Tetapkan Bupati Halmahera Timur Sebagai Tersangka Suap
Dokter Bimanesh Sutarjo Diperiksa KPK
Polri Sebut Penyelidikan Ambruknya Selasar Tower II BEI Selesai
Polri Optimistis Pilkada Serentak 2018 Aman
39 Calon Kepala Daerah Tak Laporkan Hartanya Ke KPK
Satgas Nusantara Polri Dinginkan Pilkada Serentak 2018
Polisi Dalami Kasus Ambruknya Selasar BEI
Kapolres Karawang Instruksikan Tembak Mati Penjahat Jalanan
Kronologi Ambruknya Balkon Gedung Bursa Efek Indonesia Versi Polisi
Polres Metro Jakarta Barat Bentuk Satgasus Usut Kasus Mandek Di Tahun 2017
jQuery Slider

Comments

Archives :20182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 5.408.718 Since: 07.04.14 | 0.7848 sec