YouTube Facebook Twitter RSS
18 Nov 2017, 0

Internasional

Dubes AS Minta Maaf Ke Menlu Soal Penolakan Panglima TNI

Sunday, 22 October 2017 | View : 21

siarjustisia.com-JAKARTA.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mendapatkan informasi penolakan masuk AS itu saat sudah berada di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta/SHIA), Cengkareng, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Pemberitahuan disampaikan maskapai saat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo hendak check in.

Pada Senin (23/10/2017) besok Kemlu RI akan memanggil Kedubes AS untuk dimintai klarifikasi.

KBRI Washington D.C. juga mengirimkan surat diplomatik untuk mendapatkan klarifikasi AS mengenai penolakan terhadap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tersebut.

Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. telah berbicara via telepon dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Lestari Priansari Marsudi via telepon mengenai penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi sudah berbicara dengan Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. mengenai penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan KBRI Washington DC telah mengirim nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat untuk meminta klarifikasi soal penolakan AS atas Panglima TNI ke wilayahnya. Kementerian pun telah mengirimkan nota diplomatik ke Kedutaan AS di Jakarta. "Wakil Dubes AS juga telah dipanggil untuk ke Kemenlu besok guna memberikan keterangan," ujarnya.

Dirjen Amerika dan Eropa (Amerop) Kemlu Mohammad Anshor menyatakan penolakan disampaikan saat Gatot sudah berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Provinsi Banten.

Pihak AS menyebut ada persoalan internal.

"Katanya ada persoalan internal ya. Ada persoalan internal di mereka," beber Dirjen Amerika dan Eropa (Amerop) Kemlu Mohammad Anshor ketika dikofirmasi awak media, Minggu (22/10/2017).

Namun, apa yang dimaksud persoalan internal ini tidak dijelaskan lebih rinci oleh Kedubes AS.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Mohammad Anshor, pada Sabtu (21/10/2017) pagi, Kedubes AS telah memberitahukan mengenai adanya persoalan internal tersebut.

"Pesawat Pak Panglima ini Sabtu jam 13, sampai siang persoalan ini selesai. Hingga akhirnya disampaikan ke beliau," kata Mohammad Anshor.

Kedubes AS untuk Indonesia memberikan penjelasan mengenai penolakan terhadap Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan delegasi.

Dubes AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr. meminta maaf. "Dubes Joseph Donovan telah meminta maaf ke Menteri Luar Negeri Retno Marsudi atas ketidaknyamanan Jenderal Gatot," demikian pernyataan Kedubes AS untuk Indonesia, Minggu (22/10/2017).

Kedubes AS mengaku akan tetap memfasilitasi Jenderal TNI Gatot Nurmantyo ke Negeri Paman Sam.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang sedianya bertolak ke AS rupanya guna memenuhi undangan sang sahabat, Jenderal Joseph F. Dufford.

Jenderal Joseph F. Dunford merupakan Kepala Staf Gabungan Militer AS. Ia resmi menjabat sebagai Kepala Staf Gabungan sejak 1 Oktober 2015 setelah sebelumnya dinominasikan Presiden ke-44 Barack Obama. Saat ini, Jenderal Joseph F. Dunford juga memegang jabatan Komandan Korps Marinir. Pada tanggal 1 Mei 2009, Pentagon mengumumkan Presiden AS Barack Obama menunjuk Jenderal Joseph F. Dunford untuk menjadi komandan Jenderal Angkatan Laut ekspedisi I dan Komando Pasukan Angkatan Laut. Pada tanggal 5 Juni 2014, Jenderal Joseph F. Dunford dinominasikan oleh Presiden AS Barack Obama untuk menjadi Komandan Korps Marinir ke-36.

"Joseph Dunford, pemimpin staf gabungan mengundang Panglima Jenderal Gatot Nurmantyo ke acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremism pada October 23-24 di Washington, D.C. Perjalanan Gatot tidak bisa dilakukan sebagaimana direncanakan," kata Kedubes AS dalam pernyataannya, Minggu (22/10/2017).

Staf Kedubes AS akan tetap berkomunikasi terus dengan staf Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Pihak Kedubes AS mengklaim akan tetap berupaya agar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bisa ke AS untuk menghadiri acara tersebut di atas.

"Kedubes AS telah dan akan tetap mempersiapkan perjalanan Jenderal ke Amerika Serikat. Kami tetap berkomitmen dengan kemitraan strategis dengan Indonesia," kata Kedubes AS.

Namun, Kedubes AS tidak menjelaskan secara rinci apa yang menyebabkan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo ditolak masuk ke AS.

Ini penjelasan lengkap Kedubes AS pada Minggu (22/10/2017) sore:

Chairman of the Joint Chiefs of Staff General Joseph Dunford invited Commander of the Indonesian Armed Forces General Gatot Nurmantyo to attend a Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremism being held October 23-24 in Washington, D.C. General Gatot was unable to travel as planned. 

The Embassy was in touch with the General's staff about this matter throughout the weekend, working to facilitate his travel. U.S. Ambassador Joseph Donovan has apologized to Foreign Minister Retno Marsudi for any inconvenience to General Gatot.

The U.S. Embassy was, and remains, prepared to facilitate the General's travel to the United States. We remain committed to our Strategic Partnership with Indonesia as a way to deliver security and prosperity to both our nations and peoples.

See Also

Polisi LA Selidiki Tuduhan Pemerkosaan Terhadap Ed Westwick
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
PBB Anugerahi Surabaya Penghargaan Global Green City
Imigran Asal Uzbekistan Tersangka Pembunuh Delapan Orang Di New York
Delapan Orang Tewas Dalam Aksi Teror Di New York
Tiga Juta Masyarakat Kongo Terancam Kelaparan
Dua Tewas Dalam Penembakan Di Grambling State University
Panglima TNI Ditolak Masuk AS
Empat Kapal Perang India Tiba Di Jakarta
Korea Utara Mau Berunding Dengan Syarat
Arab Saudi Sambut Baik Rekonsiliasi Palestina
Enam Tentara Mesir Tewas Dalam Serangan Di Sinai
Konvoi Pertama Militer Turki Masuki Idlib
Indonesia Sambut Baik Rekonsiliasi Hamas-Fatah
Hamas Dan Fatah Bersatu
Amerika Serikat Menarik Diri Dari UNESCO
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Perdana Menteri Laos Di Istana Bogor
Bangladesh Hancurkan Kapal Pengangkut Pengungsi Rohingya
FBI Tegaskan Tak Ada Bukti Penembakan Las Vegas Terkait Terorisme
Marilou Danley, Pacar Pelaku Penembakan Di Las Vegas
Wali Kota Surabaya Dinobatkan Sebagai Pemimpin Yang Menginspirasi
PBB Serukan Dukungan Lebih Banyak Buat Pengungsi Rohingya Dari Myanmar
Daftar Negara Yang Warganya Dilarang Masuk Ke Amerika Serikat
Kepala UNHCR Kunjungi Pengungsi Rohingya Di Tempat Penampungan Bangladesh
jQuery Slider

Comments

Archives :2017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 4.795.981 Since: 07.04.14 | 0.6738 sec