YouTube Facebook Twitter RSS
22 May 2019, 0

Hukum

Seorang Terduga Anggota Jaringan Terorisme Diciduk Di Sukoharjo

Tuesday, 24 October 2017 | View : 202

siarjustisia.com-SUKOHARJO.

Tim gabungan kepolisian melakukan penggeledahan di sebuah ruko di Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Selasa (24/10/2017). Tim Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror melakukan penggeledahan di sebuah ruko di Mojolaban, Sukoharjo. Ruko tersebut digunakan sebagai tempat tinggal H, seorang terduga terkait kasus terorisme. Ruko tersebut adalah tempat tinggal seorang berinisial H, yang telah ditangkap sebelumnya di sebuah lokasi tak jauh dari rumah tinggalnya.

H telah ditangkap di jembatan Mojo yang tak jauh dari rumahnya, Selasa (24/10/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. "Dia ditangkap di jembatan Mojo, sekitar pukul 10.00 WIB," kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, melalui telepon.

Kemudian, sekitar pukul 13.00 WIB, polisi menggeledah tempat tinggalnya di Ruko Graha Safira, Dukuh Pabrik RT 01 RW 01, Desa Wirun, Mojolaban, Sukoharjo. Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB di Ruko Graha Safira, Dukuh Pabrik RT 01 RW 01, Desa Wirun, Mojolaban, Sukoharjo. Proses penggeledahan berlangsung tak sampai satu jam.

Ruko yang ditempati H diketahui tidak pernah digunakan sebagai toko. H hanya menggunakannya sebagai tempat tinggal.

Menurut pedagang yang menempati ruko sebelahnya, Totok, ruko tersebut tidak digunakan untuk berdagang. Ruko hanya digunakan sebagai tempat tinggal H dan keluarganya.

"Hanya digunakan sebagai rumah. Ada lima orang. Tadi pagi saya sempat lihat orangnya, tapi pas penggeledahan hanya ada keluarganya. Kemungkinan penangkapannya di tempat lain," ujar Totok.

"Dia hanya mengontrak. Mengenai warga asli mana, kami belum tahu. Itu Densus yang akan mengintrogasi," katanya.

Mengenai sosok H, dia mengaku tidak mengenalnya. Sejak menempati ruko empat bulan lalu, Totok mengaku jarang berkomunikasi dengan H.

"Dia lebih dulu di ruko ini. Saya enggak kenal, jarang sekali ngobrol. Orangnya tinggi, putih, rambutnya keriting," ujar dia.

Sementara itu, Kades Wirun, Erry Suseno Wibowo, mengatakan H bukanlah warga asli Wirun. Ketika menempati ruko tersebut, menurutnya tidak ada pemberitahuan kepada perangkat desa.

"Itu (H) pendatang tapi tidak ada pemberitahuan ke kami. Belum ada keterangan berapa lama karena kami tidak tahu itu disewakan, belum ada pemberitahuan," ungkap dia.

Erry yang saat itu turut menyaksikan proses penggeledahan, mengatakan kepolisian menyita sejumlah barang bukti. Beberapa barang yang disita ialah senjata tajam dan bendera.

"Ada banyak yang dibawa. Ada samurai, panah, belati, bendera ISIS, buku-buku," ujarnya. 

Tim gabungan kepolisian menyita sejumlah barang bukti, antara lain bendera, senjata tajam dan pakaian. Polisi juga menyita beberapa alat elektronik, seperti ponsel dan laptop.

"Ada dua bendera bertuliskan huruf Arab, satu warna hitam, satu warna putih. Kemudian ada busur panah, sebilah pedang, beberapa alat komunikasi, handphone, laptop, baju, kartu identitas. Semuanya sudah dibawa di Densus," ujarnya.

Mengenai kasusnya, Iwan mengaku tidak mengetahui. Pihaknya hanya membantu tugas Densus 88.

"Lebih lanjut itu wewenang Densus. Kami hanya membackup pengamanan. Kami terjunkan satu peleton Dalmas, ditambah Kapolsek dan Kepala Desa sebagai saksi," pungkas dia.

See Also

Densus 88 Antiteror Tangkap 29 Terduga Teroris Berencana Ledakkan Bom
Sepanjang Tahun 2019, Polri Tangkap 68 Terduga Teroris Jaringan JAD
KPK Geledah Kantor Ditjen PSDKP
KPK Geledah Kantor PT. Daya Radar Utama
KPK Lelang Rumah Mewah Mantan Ketua DPRD Dan Bupati Bangkalan
Dukun Cabul Di Garut Diancam 15 Tahun Bui
Kalapas Dan 13 Petugas Lapas Nusakambangan Dicopot
Ketua Umum AKKMI Pertanyakan KSOP Mengutip PNBP
Keberadaan Lembaga KSOP Dinilai Masih Perlu Payung Hukum
AKKMI Soroti Legalitas Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan
AKKMI Dan APDHI Selenggarakan Seminar Nasional Pertanyakan Keamanan & Keselamatan Pelayaran
Syahbandar Miliki Peran Penting Dalam Mendukung Keamanan Dan Keselamatan Pelayaran
Pembentukan Syahbandar Utama & KSOP Disoroti
Legalitas KSOP Di Seluruh Pelabuhan Dipertanyakan
KPK Panggil Setya Novanto Sebagai Saksi
KPK Periksa Staf Khusus Menteri Agama
KPK Periksa Direktur SDM Adhi Karya
KPK Tetapkan Mantan Sekda Malang Sebagai Tersangka
Mantan Sekda Malang Ditahan KPK
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
KPK Periksa GM Adhi Karya
KPK Tetapkan Direktur PT. Krakatau Steel Tersangka Suap
KPK Amankan 6 Orang Dalam OTT Krakatau Steel
KPK OTT Direktur Produksi Dan Teknologi PT. Krakatau Steel
KPK Tetapkan Bupati Mesuji Sebagai Tersangka
jQuery Slider

Comments

Archives :201920182017201620152014
  •    •    •    •    •    •    •    •    •  
Copyright © 2014 Siar Justisia. All rights reserved. Visit: 7.832.093 Since: 07.04.14 | 0.5705 sec